Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
30Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
metode PCI

metode PCI

Ratings:

3.67

(3)
|Views: 1,603 |Likes:
Published by Tatank Bahlawant

More info:

Published by: Tatank Bahlawant on Oct 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/23/2014

pdf

text

original

 
1.1PENILAIAN KONDISI PERKERASAN
Penilaian terhadap kondisi perkerasan jalan merupakan aspek yang paling penting dalamhal menentukan kegiatan pemeliharaan dan perbaikan jalan. Untuk melakukan penilaian kondisi perkerasan jalan tersebut, terlebih dahulu perlu ditentukan jenis kerusakan, penyebab, sertatingkat kerusakan yang terjadi.
1.1.1Jenis – Jenis Kerusakan.
Menurut Shahin (1994), ada beberapa tipe jenis kerusakan :1.1.1.1
 Alligator Cracking 
(Retak Kulit Buaya)
Retak yang berbentuk sebuah jaringan dari bidang persegi banyak (
 polygon
) kecil – kecil menyerupai kulit buaya, dengan lebar celah lebih besar atau sama dengan 3 mm.Retak ini disebabkan oleh kelelahan akibat beban lalu lintas berulang – ulang.
Kemungkinan penyebab :
Bahan perkerasan/kualitas material yang kurang baik sehingga menyebabkan perkerasanlemah atau lapis beraspal yang rapuh (britle)
Pelapukan aspal
Penggunaan aspal kurang
Tingginya air tanah pada badan perkerasan jalan
Lapisan bawah kurang stabil.
Tabel 3.9 Tingkat kerusakan retak kulit buaya (
aligator cracking 
)
TingkatKerusakanIdentifikasi KerusakanPilihan untuk  perbaikanLHalus, retak rambut/halus memanjang sejajar satu dengan yang lain, dengan atau tanpa berhubungan satu sama lain. Retakan tidak mengalami gompalBelum perludiperbaiki, penutup permukaan, lapisantambahan (
overlay
)MRetak kulit buaya ringan terus berkembang kedalam pola atau jaringan retakan yang diikutidengan gompal ringanPenambalan parsial,atau diseluruhkedalaman, lapisantambahan,rekonstruksiHJaringan dan pola retak berlanjut, sehingga pecahan pecahan dapat diketahui denganmudah, dan dapat terjadi gompal dipinggir.Beberapa pecahan mengalami
rocking 
akibatlalu lintasPenambalan parsial,atau diseluruhkedalaman, lapisantambahan,rekonstruksi
Sumber. Shahin, 1994
 
Cara Pengukuran :
Retak kulit buaya diukur dalam meter persegi (m
2
). Kesulitan utama dalammengukur jenis kerusakan ini adalah jika terdapat dua atau tiga tingkat keparahan adadalam lokasi. Jika bagian ini dapat mudah dibedakan dari satu sama lain, mereka harusdiukur dan dicatat secara terpisah. Namun, jika tingkat keparahan berbeda tidak dapatmudah dibagi, seluruh kawasan harus dinilai pada saat ini tingkat keparahan tertinggi. Jikaretak buaya dan alur terjadi di daerah yang sama, masing-masing dicatat secara terpisah dimasing-masing tingkatannya.
Gambar 3.2
 Low Severity
Gambar 3.3
 Medium Severity
 
Gambar 3.4
 High Severity
1.1.1.2
 Bleeding 
(Kegemukan)
 
Cacat permukaan ini berupa terjadinya konsentrasi aspal pada suatu tempattertentu di permukaan jalan. Bentuk fisik dari kerusakan ini dapat dikenali denganterlihatnya lapisan tipis aspal (tanpa agregat halus) pada permukaan perkerasan dan jika pada kondisi temperatur permukaan perkerasan yang tinggi (terik matahari) atau pada lalu
 
lintas yang berat, akan terlihat jejak bekas ‘bunga ban’ kendaraan yang melewatinya. Halini juga akan membahayakan keselamatan lalu lintas karena jalan akan menjadi licin.
Kemungkinan penyebab utama :
Penggunaan aspal yang tidak merata atau berlebihan.
Tidak menggunakan binder (aspal) yang sesuai.
Akibat dari keluarnya aspal dari lapisan bawah yang mengalami kelebihan aspal.
Tabel 3.10 Tingkat kerusakan penngemukan (
bleeding 
)
TingkatKerusakanIdentifikasi KerusakanPilihan untuk  perbaikanLKegemukan terjadi hanya pada derajat rendah,dan nampak hanya beberapa hari dalam setahu.Aspal tidak melakat pada sepatu atau rodakendaraan.Belum perludiperbaikiMKegemukan telah mengakibatkan aspalmelekat pada sepatu atau roda kendaraan, paling tidak beberapa minggu dalam setahun.Tambahkan pasir/aggregat dan padatkanHKegemukan telah begitu nyata dan banyak aspal ,melekat pada sepatu atau rodakendaraan, paling tidak lebih dari beberapaminggu dalam setahun.Tambahkan pasir/aggregat dan padatkan
Sumber. Shahin, 1994
Cara Pengukuran :
Cacat permukaan ini diukur dalam meter persegi (m
2
).
Gambar 3.5
 Bleeding 
1.1.1.3
 Block Cracking 
(Retak Blok)
Sesuai dengan namanya, retak ini berbentuk blok pada perkerasan jalan. Retak initerjadi umumnya pada lapisan tambahan (
overlay
), yang menggambarkan pola retakan

Activity (30)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Restu Andita liked this
Egi Retsa Nadra liked this
Egi Retsa Nadra liked this
Aloysius G. Lake liked this
Nilla Pus Sari liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->