Analisis Regresi Logistik dan Analisis Diskriminan adalah teknik statistik yang sesuai untuk variabel dependen yang bersifat katagorial (nominal atau nonmetrik) dengan variabel independen bersifat metrik. Pada banyak kasus, variabel dependen terdiri dari dua kelompok atau klasifikasi, contoh : laki\u00adlaki dan perempuan, tinggi dan rendah; bahkan seringkali juga lebih dari dua kelompok, seperti : rendah, sedang dan tinggi. Analisis Diskriminan dapat diaplikasi kepada dua kelompok atau lebih. Jika hanya ada dua kelompok variabel dependen, maka analisis disebut sebagaiTwo Group Discriminant Analysis, sedang untuk tiga kelompok atau lebih, analisis disebutMultiple Discriminant Analysis (MDA). Analisis Regresi Logistik atau disebut sebagai Analisis Logit terbatas hanya pada dua kelompok variabel dependen, walaupun dengan formulasi alternatif analisis ini bisa diaplikasi kepada lebih dari dua kelompok variabel dependen.
Analisis Diskriminan melibatkan penurunan sebuah variat, merupakan kombinasi linier terbaik dari dua variabel independen atau lebih yang akan mendiskriminasi antara kelompok\u00ad kelompok yang secara apriori didefinisikan sejak awal. Diskriminasi dapat diperoleh melalui mengatur bobot variat untuk setiap variabel untuik memaksimumkan varians antar kelompok relatif terhadap varians di dalam kelompok. Kombinasi linier tersebut disebut sebagai fungsi diskiriminan, yang diderivasi dari sebuah persamaan dalam bentuk :
Analisis Diskriminan adalah teknik statistik yang sesuai untuk menguji hipotesis yang menyatakan bahwa rata\u00adrata kelompok dari sekumpulan variabel independen untuk dua kelompok atau lebih, setara. Untuk menyatakan hal itu, Analisis Diskriminan mengkalikan nilai setiap variabel independen dengan bobotnya masing\u00admasing dan menjumlahkannya bersama\u00adsama. Hasilnya adalah sebuah skor Z diskriminan tunggal yang bersifat komposit untuk setiap individual dalam analisis. Melalui perata\u00adrataan terhadap skor diskriminan untuk seluruh individual pada suatu kelompok tertentu, akan dihasilkan rata\u00adrata kelompok, atau disebut sebagaigroup centroids.Centroids ini mengindikasikan sebagian besar lokasi tipikal dari setiap individual yang ada pada kelompok tertentu, dan sebuah perbandingan terhadap
Uji signifikansi statistikal terhadap fungsi diskriminan adalah ukuran yang digeneralisasi dari jarak antaracentroids kelompok. Ini ditentukan dari perbandingan distribusi skor diskriminan untuk kelompok\u00adkelompok. Jikaoverlaps distribusi yang dihasilkan itu kecil, maka fungsi diskriminan memisahkan kelompok\u00adkelompok itu dengan baik. Jikaoverlaps distribusi itu besar, maka fungsi diskriminan yang dihasilkan adalah fungsi yang tidak dapat berperan sebagai diskriminator dengan baik.
Gambar yang di atas menunjukkan bahwa fungsi diskriminan dapat mendiskriminasi kelompok A dan B dengan baik. Daerah berarsir adalah adalah daerah kesalahan klasifikasi, yaitu individual dari kelompok A diklasifikasi sebagai anggota kelompok B. Gambar yang di bawah menunjukkan bahwa fungsi diskriminan kurang dapat mendiskriminasi kelompok A dan B dengan baik.
Analisis Diskriminan Multiple memiliki karakter yang unik di antara analisis\u00adanalisis hubungan, yaitu : jika ada lebih dari dua kelompok sebagai variabel dependen, analisis diskriminan akan menghitung lebih dari satu fungsi diskriminan (NG \u2013 1), di mana NG adalah banyaknya kelompok. Setiap fungsi menghitung skor Z pada setiap kelompok yang diperbandingkan.
Analisis Logit adalah bentuk khusus dari analisis regresi yang difromulasikan untuk memprediksi dan menjelaskan sebuah variabel dependen dengan sifat katagori (binary). Perbedaan antar Analisis Logit dengan Analisis Diskriminan adalah terutama pada asumsi yang mendasari. Asumsi pada Analisis Diskriminan : multivariat normal dan kesetaraan matriks varians\u00adkovarians antar kelompok, adalah asumsi yang sulit dipenuhi pada banyak situasi. Untuk variabel dependen yang terdiri atas dua kelompok katagorial, Analisis Logit lebih direkomendasi daripada Analisis Diskriminan.
Analisis Diskriminan diaplikasi dengan tujuan pemahaman kepada anggota kelompok, apakah kelompok\u00adkelompok itu berupa individual (pelanggan dan bukan pelanggan), perusahaan (profitable dan unprofitable), produk (berhasil dan tidak berhasil); yang bisa dievaluasi melalui serangkaian variabel independen.
HATCO bermaksud mengetahui apakah sebuah produk baru \u2013food mixer, akan berhasil dipasarkan secara komersial. Untuk itu HATCO melakukan survey kepada calon pelanggannya. HATCO mengklasifikasi dua kelompok pelanggan, yaitu pelanggan yang akan membeli produk baru tersebut dan pelanggan yang tidak akan membeli. HATCO telah menentukan tiga variabel yang diperkirakan menjadi pertimbangan pelanggan dalam memutuskan membeli atau tidak, yaitu : daya tahan (durability), kualitas hasil (performance)
dan tampilan (style). Kuesioner yang disebar kepada pelanggan berisi pertanyaan\u00ad pertanyaan yang menyangkut kepada ketiga variabel ini, dengan skor jawaban 1 sampai dengan 10 (1 = sangat buruk, 10 = istimewa). Hasil survey kepada pelanggan dari dua kelompok adalah :
Kelompok\u00ad1 : Akan Membeli
Pelanggan 1
Pelanggan 2
Pelanggan 3
Pelanggan 4
Pelanggan 5
Kelompok\u00ad2 : Tidak Membeli
Pelanggan 6
Pelanggan 7
Pelanggan 8
Pelanggan 9
Pelanggan 10
Dengan sepuluh pelanggan yang diamati pada tiga variabel pertimbangan, dapat dibuat grafik untuk melihat apa yang dihasilkan Analisis Diskriminan. (Pelanggan yang akan membeli ditandai lingkaran, yang tidak membeli ditandai dengan kotak).