Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sejarah an Atletik Di Indonesia

Sejarah an Atletik Di Indonesia

Ratings: (0)|Views: 2,983|Likes:
Published by sahibsalehfik

More info:

Published by: sahibsalehfik on Oct 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/09/2013

pdf

text

original

 
Dinamika kehidupan manusia tak pernah lepas dari kisah-kisah unik atau catatan sejarah. Apalagi, dinamika manusia dalam berolahragasebagaimana Olimpiade Beijing 2008 yang berlangsung dua pekan (8-24Agustus). Dengan 28 cabang dan 302 medali emas yang diperebutkan, kisahunik atau catatan sejarah diharapkan bermunculan dari pesta olahraga setiapempat tahunan ini.Ratusan juta, bahkan mungkin lebih dari satu miliar, pasang mata bakal berharap ada sejarah baru yang mengukir sebuah catatan sejarah ataurekor yang sudah terlalu lama bertahan. Sebuah pencapaian baru yangmemperlihatkan manusia dari waktu ke waktu ternyata kian cepat (citius),semakin tinggi (altius), dan semakin kuat (fortius).Harapan kuat sejarah baru akan muncul dari cabang atletik lari 100meter putra di Beijing. Sudah sejak Olimpiade Atlanta, Amerika Serikat,tahun 1996, Donovan Bailey dari Kanada mencatat sejarah rekor manusiatercepat di planet ini. Bailey ketika itu mencatat waktu 9,84 detik.Sebuah rekor yang sudah bertahan 12 tahun, sebuah rentang waktuyang cukup panjang. Di Beijing, harapan sejarah rekor baru ditaruh padaUsain Bolt dan Asafa Powell dari Jamaika. Tyson Gay dari AS juga masuk dalam jajaran mereka yang bisa menyandang predikat manusia tercepat,memperbaiki rekor Bailey.Sejarah rekor lainnya juga diharapkan muncul dari cabang lari 100meter putri. Putri tercepat di dunia ini masih disandang pelari AS, FlorenceGriffith-Joyner, dengan 10,54 detik pada Olimpiade Seoul 1988. Para pelari putri di Olimpiade Beijing 2008 cukup mengurangi satu detik untuk sebuah
 
kisah sejarah baru. Lauryn Williams, Muna Lee, dan Torri Edwards, trio pelari AS, diharapkan bisa membuat prestasi baru.Lari maraton putra tetap suatu yang menarik di setiap Olimpiademodern karena cabang ini merupakan cabang asli dari Olimpiade kuno yang berlangsung di Athena, Yunani, tahun 776 Sebelum Masehi. Maraton putri baru diadakan tahun 1984. Maraton baru berlangsung saat hari terakhiOlimpiade. Martin Lel dan Robert Cherulyot dari Kenya bakal menjadi bintang putra. Paula Radcliffe dari Inggris Raya dan Deena Kastor dari AS bakal menjadi jagoan dari putri.ATLIT-ATLIT INDONESIA YANG PERNAH MERAIH MEDALIPada Asian Games IV/1962, catatan waktu di nomor 100 meter masih 10,5detik, dibukukan atlet Indonesia, Sarengat. Ia memperbaiki rekor AsianGames II (10,6 detik) atas nama Abdul Khalik dari Pakistan. Berarti, dalamtempo 40 tahun, rekor itu baru mampu dipertajam!Atlet Indonesia yang dipercayakan maju ke perlombaan tingkat AsianGames XIV Busan adalah Richard Sam Bera dari cabang renang dan daricabang atletik adalah I Gede Karang Asem (lari jarak jauh), Yurika Aryani(lontar martil) dan Ni Putu Desy Margawati (loncat galah).Untuk tingkat Asia Tenggara, Indonesia pernah berjaya di kedua cabang ini.Pada 1977, atlet renang Indonesia menyabet 21 medali emas dan dua tahun berikutnya bertambah menjadi 23. Pada 1981 turun menjadi 16 medali emas,1987 (10) sampai akhirnya tinggal dua medali emas pada SEA GamesXXI/2001 dari target empat sampai enam medali emas.
 
Di cabang atletik, pada 1987 Indonesia meraih 17 medali emas, dua tahunkemudian menjadi 10, tahun 1993 (13) dan setelah itu melorot terus sampai1999 (5) dan dua tahun berikutnya pada SEA Games XXI di Malaysiamenjadi hanya tiga dari target antara 8-12.Masih di cabang atletik, pelari I Gusti Gede Karang Asem, kelahiranMataram 1 Januari 1975, menembus lima besar Asia ketika mengikutinomor maraton Kejuaraan Asia di Hongkong, Februari, dengan waktu dua jam 25, 34 menit.Rekor itu jauh dari rekor Asia (2:08.40), namun Gede membuat prestasitersendiri karena baru pertama turun di nomor itu.Atlet anggota TNI AD berpangkat Sertu itu, yang sebelumnya hanya turundi nomor 5.000m dan 10.000m, dalam lomba setengah maraton di Lari GoldCoast, Australia, beberapa waktu lalu membukukan catatan satu jam 07, 54detik.PERKEMBANGAN CABANG ATLETIK DI INDONESIA SAAT INI skip  to sidebar  

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ina Kartina liked this
Ekhy Manileth liked this
Ravaella Bianca liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->