3 |
Disalin dariwww.khotbahjumat.com
أ م ٓ ٕ ٌحس ذضٔأآ اإ٘ بّٔبإ راض إاَء ٓا بؤ بّٔبإ ٖ٘ ٗراص ى
شجز
.
شبو ٘ ارب ِس إ بّس راض ْش ث ٓا بأ
.
أ
ٕز ٔأ ش شو ٘ ثز ٓرش أ ًحش ب و
“
Dan apabila diturunkan suatu surat, maka di antara mereka (orang-orang munafik) ada yang berkata, "Siapakah di antara kamu yang bertambah imannya dengan (turannya) surat ini?" adapun orang-orang yang beriman, maka surat ini menambah imannya, dan merekamerasa gembira. Dan adapun orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, makadengan surat itu bertambah kekafiran mereka, di samping kekafirannya (yang telah ada) danmereka mati dalam keadaan kafir. Dan tidaklah mereka (orang-orang munafik)memperhatikan bahwa mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun, dan mereka tidak (juga) bertaubat dan tidak (pula) mengambil pelajaran?
(Qs at-Taubah/9:124-126)Wahai kaum Muslimin, demi Allah
Subhanahu wa Ta
‟
ala
, adakah di antara kita yangmenyandang kedudukan ini? Adakah dari kita, ketika nama Allah
Subhanahu wa Ta
‟
ala
disebut, hatinya menjadi takut kemudian mengagungkan-Nya. Adakah dari kita, ketika ayat-ayat Allah
Subhanahu wa Ta
‟
ala
dibacakan, imannya menjadi bertambah dan mereka merasagembira karena telah merasakan manisnya bisa membenarkan dan mengamalkan hukum-hukumnya? Adakah dari kita yang mewujudkan tawakalnya kepada Allah
Subhanahu waTa
‟
ala
? hanya bersandar kepada-Nya serta tidak menggantungkan diri kepada selain-Nya?Adakah dari kita yang mengerjakan shalat sesuai yang tuntutan agama, dengan cara menjagashalat itu dan menyempurnakan rukun-rukun dan syarat-syaratnya? Adakah dari kita yangmenginfakkan sebagian rezekinya yang telah diberikan oleh Allah
Subhanahu wa Ta
‟
ala
dengan cara membayar zakat dan menutup kekurangan kaum kerabat dan orang-orang fakirmiskin?Wahai kaum Muslimin, marilah sejenak kita memikirkan keadaan saudara kita sesamaMuslim. Jika kita perhatikan keadaan mereka saat ini - tidak hanya di negeri ini saja- akantetapi di seluruh negara Islam, kita akan dapati mereka bukanlah Muslim dan Mukmin sejati,kecuali orang-orang yang dikehendaki oleh Allah
Subhanahu wa Ta
‟
ala
. Mulai yang kayahingga yang miskin, mereka meremehkan (agama) dan tidak menunaikan hak-hak Allah
Subhanahu wa Ta
‟
ala
yang menjadi kewajiban mereka sebagai hamba-Nya. Penyepeleandalam perkara keimanan maupun keyakinan dan penyepelean dalam akhlak danpemeliharaanya. banyak umat Islam yang meremehkan masalah keimanan dan keyakinan
sebagaimana mereka juga meremehkan masalah akhlak dan penjagaannya serta meremehkanamalan. Mereka menyepelekan keimanan dan keyakinan karena sebagian umat Islam, terlebihbagi orang yang pernah tinggal beberapa waktu di negeri kafir dan meneguk pemikiranmereka yang telah terkontaminasi dan peradaban mereka yang palsu; kita dapati dalam hatimereka ada keraguan terhadap berita dari Allah
Subhanahu wa Ta
‟
ala
dan Rasul-Nya berupaperkara-perkara ghaib. Mereka ragu-ragu dengan keberadaan malaikat, keberadaan jin, dankebenaran risalah Muhammad
shallallahu
„
alaihi wa sallam
. Bahkan sebagian mereka ragudengan keberadaan Allah
Subhanahu wa Ta
‟
ala
, keberadaan penciptanya sendiri.
Subhânallâh
, mereka ragu dengan keberadaan Allah
Subhanahu wa Ta
‟
ala
dan tidak merasaragu dengan keberadaan diri mereka. Padahal, orang yang ragu dengan keberadaan Allah