Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
1 |
Naskah Khutbah Jumat Gratis dariwww.khotbahjumat.com
 
SETELAH RAMADHAN BERLALU
 
[KHUTBAH JUMAT PERTAMA]
ِِا إٔ   بٔبأ ٔدبٓظ بِعأ س ٔ ِبث  سٔزع ٔزع ٔ ج اّٓ أ أ ُا إ إ  أ أ  ٔب٘  ٔ    ٔ  ُا ظ   ٔع زأ إ ٓرر  ٔٔربمر ٓك َا امٓرا اآ  ا بٓ أب    بٔ ث بش بٔ ك ٕحٔا ٍط ٔ ىم ٔا ىٓث امٓرا ضبا بٓ أب ب  بّجٔ ى بو َا إ َبَا ٔث َءبعر ٔا َا امٓرا ًءبع اّسٔو   ىسٔ  ىبأ ى ٔ  اّ ٔظ  ا َا امٓرا اآ  ٔا بٓ أب  ىث ٔ    ث بٓأ ،بّٔ اّش شب م ظ َا...  ُا ٓس ،ظ ٔ ا  ٕٓ ٘ ا س ،ِا ةبزٔو ٔ ٔا قأ ٔ و ٌخث ٕخ و ،برببٓا ٔ ٔخ و ،خ ٕخث.
 
 Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah
Puji syukur marilah kita panjatkan kepada Allah
Subhanahu wa Ta
’ 
ala
yang telahmelimpahkan kepada kita semua nikmat yang demikian besar, salah satunya adalahdipertemukannya kembali dengan hari kemenangan ini. Setelah bulan Ramadhan berlalu,orang akan terbagi menjadi beberapa bagian, namun secara garis besarnya mereka terbagi duakelompok.
Kelompok yang pertama.
Orang yang pada bulan Ramadhan tampak sungguh-sungguhdalam ketaatan, sehinggga orang tersebut selalu dalam keadaan sujud, shalat, membaca
 
2 |
Naskah Khutbah Jumat Gratis dariwww.khotbahjumat.com
 
Alquran atau menangis, sehingga bisa-bisa anda lupa akan ahli ibadahnya orang-orangterdahulu (salaf). Anda akan tertegun melihat kesungguhan dan giatnya dalam beribadah.Namun itu semua hanya berlalu begitu saja bersama habisnya bulan Ramadhan, dan setelahitu ia kembali lagi bermalas-malasan, kembali mendatangi maksiat seolah-olah ia baru sajadipenjara dengan berbagai macam ketaatan kembalilah ia terjerumus dalam syahwat dankelalaian. Kasihan sekali orang-orang seperti ini.Sesungguhnya kemaksiatan itu adalah sebab dari kehancuran karena dosa adalah ibarat luka-luka, sedang orang yang terlalu banyak lukanya maka ia mendekati kebinasaan. Banyak sekali kemaksiatan-kemaksiatan yang dapat menghalangi seorang hamba untuk mengucap"
 La ilaha illallah
" ketika sakaratul maut.Setelah sebulan penuh ia hidup dengan iman, Alquran serta amalan-amalan yangmendekatkan diri kepada Allah, tiba-tiba saja ia ulangi perbuatan-perbuatan maksiatnya dimasa lalu. Mereka itulah hamba-hamba musiman mereka tidak mengenal Allah kecuali hanyapada satu musim saja (yakni Ramadhan), atau hanya ketika di timpa kesusahan, jika musimatau kesusahan itu telah berlalu maka ketaatannyapun ikut berlalu.
Kelompok yang kedua.
Orang yang bersedih ketika berpisah dengan bulan Ramadhanmereka rasakan nikmatnya kasih dan penjagaan Allah, mereka lalui dengan penuh kesabaran,mereka sadari hakekat keadaan dirinya, betapa lemah, betapa hinanya mereka di hadapanYang Maha Kuasa, mereka berpuasa dengan sebenar-benarnya, mereka shalat dengansungguh-sungguh. Perpisahan dengan bulan Ramadhan membuat mereka sedih, bahkan tak  jarang di antara mereka yang meneteskan air mata.Apakah keduanya itu sama? Segala puji hanya bagi Allah! Dua golongan ini tidaklah sama,akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. Allah
Subhanahu wa Ta
’ 
ala
berfirman,artinya, "
Katakanlah; Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaan masing-masing
.." (Q.s. Al-Isra': 84).Para ahli tafsir mengatakan, makna ayat ini adalah bahwa setiap orang berbuat sesuai dengankeadaan akhlaq yang sudah biasa ia jalani.
 Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah
Barang siapa berpuasa siang hari di bulan Ramadhan dan shalat di malam harinya, melakukankewajiban-kewajibannya, menahan pandangannya, menjaga anggota badan serta menjagashalat jum'at dan jama'ah dengan sungguh-sungguh untuk menyempurnakan ketaatannyasesuai yang ia mampu maka bolehlah ia berharap mendapat ridha Allah, kemenangan diSurga dan selamat dari api Neraka. Orang yang tidak menjadikan ridha Allah sebagaitujuannya maka Allah tidak akan melihatnya.Jangan seperti orang yang merusak tenunanyang kuat hingga bercerai beraiHati-hatilah, jangan seperti seorang wanita yang memintal benang (menenun) dari kaintersebut ia bikin sebuah gamis atau baju. Ketika semuanya telah usai dan nampak kelihatanindah, maka tiba-tiba saja ia potong kain tersebut dan ia cerai beraikan, helai demi helaibenang dengan tanpa sebab.Berhati-hati jualah Anda! jangan sampai seperti seorang yang diberi oleh Allah keimanan danAlquran namun ia berpaling dari keduanya, dan ia lepaskan keduanya sebagaimana seekordomba yang dikuliti, akhirnya ia masuk keperngkap syetan sehingga jadi orang yang merugi,orang yang terjerumus di dalam jurang yang dalam, menjadi pengikut hawa nafsunya,
 
3 |
Naskah Khutbah Jumat Gratis dariwww.khotbahjumat.com
 
 Naudzu billah mindzalik.
 Allah
Subhanahu wa Ta
’ 
ala
berfirman, artinya,
"Dan bacakanlah kepada mereka beritakepada orang yang telah kamu berikan kepadanya ayat-ayat Kami, kemudian merekamelepaskan diri dari ayat-ayat itu lalu dia diikuti oleh syetan sampai ia tergoda, maka jadilah ia termasuk orang-orang yang sesat. Dan kalau Kami menghendaki sesunguhnyaKami tinggikan derajatnya dengan ayat-ayat itu. Tetapi ia cenderung kepada dunia danmenurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing, jika kamumenghalaunya diulurkannya lidahnya, dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkanlidahnya (juga). Demikianlah perumpa-maan orang yang mendustakan ayat-ayat Kami makaceritaklah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir."
(Al-A'raaf: 175-176).Amal yang paling dicintai oleh Allah, Rasulullah
shalallahu
‘ 
alaihi wassalam
pernahditanya, Amalan apa yang paling di sukai Allah? Beliau menjawab,
"Yakni yang terus-menerus walaupun sedikit".
Aisyah
radhiyallah 'anha
ditanya,
Bagaimana Rasulullah mengerjakan sesuatu amalan,apakah ia pernah mengkhusus-kan sesuatu sampai beberapa hari tertentu
Ia menjawab,"Tidak, namun beliau mengerjakan secara terus-menerus, dan siapapun di antara kalianhendaknya ia jika mampu mengerjakan sebagaimana yang di kerjakan Rasulullah
Shalallahu
‘ 
alaihi wassalam
.
 Hadits ini memberikan beberapa pelajaran, antara lain:
 
Hendaknya, seluruh kebajikan kita laksanakan secara keseluruhan tanpa pilih-pilihmenurut kemampuan kita dan dikerjakan secara rutin.
 
Tengah-tengah dalam beribadah (sedang-sedang), dan menjauhi segala bentuk berlebihan, agar jiwa selalu bersemangat dan lapang, maka dengan ini akan tercapaisegala tujuan ibadah, dan sempurna dari berbagai segi.
 
Supaya rutin dalam beramal, suatu amalan meskipun sedikit jika dilakukan secaraterus-menerus lebih baik dari pada amalan yang banyak namun terputus.Dengan demikian amalan yang sedikit namun rutin akan memberi buah dan nilai tambahyang berlipat ganda dari pada amalan banyak yang terputus.Semoga Allah
Subhanahu wa Ta
’ 
ala
senantiasa memberikan kemudahan di dalammenjalakan amal ibadah secara terus menerus dan mendapatkan limpahan pahala yangberlipat ganda disisiNya, amin.
٘ ٓإ سٔزظب ٔدبٔعا ٔٔعا سٔئبعٔ ى ٔ ا سٔزظأ ا٘ ٔ أا   ٔٓسا
 
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • More From This User

    Notes
    Load more