Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
11Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MAKALAH METODE PENELITIAN

MAKALAH METODE PENELITIAN

Ratings: (0)|Views: 2,826|Likes:
Published by Tanzil Al Khair

More info:

Published by: Tanzil Al Khair on Oct 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/26/2014

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUAN
Secara umum, jenis penelitian berdasarkan pendekatan analisisnya dibedakan menjadidua, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan ini lazim juga disebut sebagai pendekatan,ancangan, rencana atau desain..Banyak buku teks dan jurnal metodologi penelitian telah mengupas secara mendalampengertian penelitian kualitatif dan kuantitatif. Pada sub bagian ini, pembahasan pengertianpenelitian kualitatif dan kuantitatif tidak dimaksudkan untuk merangkum seluruh pengertiantersebut. Pembahasan lebih difokuskan pada beberapa konsep dasar yang dapat digunakansebagai landasan untuk merumuskan karakteristik penelitian kualitatif dan kuantitatif. Untuk lebih memperjelas posisi dan kekhususannya, beberapa bagian pembahasan dilakukan denganmemperbandingkannya keduanya.Penelitian kualitatif sering diposisikan berada pada sisi lain atau berkebalikan denganpenelitian kuantitatif.Untuk itu kita akan membahas satu persatu tentang eksistensi penelitian kualitatif dankuantitatif.
 
2
BAB IIPEMBAHASANMETODE PENELITIAN KUALITATIF DAN KUATITATIFA. Penelitian Kualitatif 
Secara harfiah, sesuai dengan namanya, penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yangtemuan-temuannya tidak diperoleh melalui prosedur kuantifikasi, perhitungan statistik, ataubentuk cara-cara lainnya yang menggunakan ukuran angka (Strauss dan Corbin, 1990 dalamHoepfl, 1997 dan Golafshani, 2003). Kualitatif berarti sesuatu yang berkaitan dengan aspek kualitas, nilai atau makna yang terdapat dibalik fakta. Kualitas, nilai atau makna hanya dapatdiungkapkan dan dijelaskan melalui linguistik, bahasa, atau kata-kata. Oleh karena itu, bentuk data yang digunakan bukan berbentuk bilangan, angka, skor atau nilai; peringkat atau frekuensi;yang biasanya dianalisis dengan menggunakan perhitungan matematik atau statistik (Creswell,2002).Menurut Creswell (2003), pendekatan kualitatif adalah pendekatan untuk membangunpernyataan pengetahuan berdasarkan perspektif-konstruktif (misalnya, makna-makna yangbersumber dari pengalaman individu, nilai-nilai sosial dan sejarah, dengan tujuan untuk membangun teori atau pola pengetahuan tertentu), atau berdasarkan perspektif partisipatori(misalnya: orientasi terhadap politik, isu, kolaborasi, atau perubahan), atau keduanya.
1
 
Penelitian yang menggunakan penelitian kualitatif bertujuan untuk memahami obyek yang diteliti secara mendalam. Lincoln dan Guba (1982) menjelaskan bahwa penelitian kualitatif bertujuan untuk membangun ideografik dari body of knowledge, sehingga cenderung dilakukantidak untuk menemukan hukum-hukum dan tidak untuk membuat generalisasi, melainkan untuk membuat penjelasan mendalam atau ekstrapolasi atas obyek tersebut.Berbeda dengan penelitian kuantitatif yang bertujuan memperoleh teori-teori atau hukum-hukum hubungan kausalitas yang general yang memungkinkan peneliti melakukan prediksi danpengendalian seperti yang dilakukan pada penelitian ilmu alam, penelitian kualitatif berupayamembangun pemahaman (verstehen) dan penjelasan atas perilaku manusia sebagai mahkluk sosial (Muhadjir, 2000).Penelitian kualitatif bermaksud menggali makna perilaku yang berada dibalik tindakanmanusia. Interpretasi makna terhadap perilaku ini tidak dapat digali melalui verifikasi teorisebagai generalisasi empirik, seperti yang dilakukan pada panelitian kuantitatif. Dengan kata lain,penelitian kualitatif bermaksud memahami obyeknya, tetapi tidak untuk membuat generalisasimelainkan membuat ekstrapolasi atas makna di balik obyeknya tersebut. Para peneliti kualitatif mengungkapkan dan menjelaskan kenyataan adanya makna yang menyeluruh dibalik obyek yang
1
Creswell, 2003, hal.18.
 
3
ditelitinya, yang terbentuk dari keterhubungan berbagai nilai-nilai kehidupan dan kepercayaan,bukan dari ekstrasi atau turunan dari konteks pengertiannya yang menyeluruh.
2
 Berdasarkan pembahasan di depan, maka secara hakikat keilmuan, karakteristik penelitiankualitatif dapat disimpulkan sebagai berikut:
Secara ontologis
, penelitian kualitatif memandang realita terbentuk dari hakikat manusia sebagaisubyek yang mempunyai kebebasan menentukan pilihan berdasarkan sistem makna individu.Oleh karena itu, fenomena sosial, budaya dan tingkah laku manusia tidak cukup dengan merekamhal-hal yang tampak secara nyata, melainkan juga harus mencermati secara keseluruhan dalamtotalitas dengan konteksnya. Hal ini perlu dilakukan karena tingkah laku sebagai fakta tidak dapatdilepaskan atau dipisahkan begitu saja dari konteks yang melatarbelakanginya, serta tidak dapatdisederhanakan ke dalam hukum-hukum tunggal yang bebas nilai dan bebas konteks. Subyek penelitian kualitatif adalah tingkah laku manusia sebagai individu yang menjadi anggotamasyarakat. Di sini ditekankankan perspektif pandangan sosio-psikologis, yang sasaran utamanyaadalah pada individu dengan kepribadiannya dan pada interaksi antara pendapat internal daneksternal tingkah laku seseorang terhadap latar belakang kehidupan sosialnya. Para penelitikualitatif meyakini bahwa di dalam masyarakat terdapat keteraturan yang terbentuk secara alamiseiring dengan perjalanan sejarah, yang dilatarbelakangi oleh nilai-nilai tertentu. Oleh karena itu,tugas peneliti adalah menemukan kebenaran dibalik keteraturan itu pada umumnya dankhususnya nilai-nilai yang melatarbelakanginya, bukan menciptakan atau membuat sendiribatasan-batasannya berdasarkan teori atau aturan yang ada. Jadi, pada hakikatnya penelitiankualitatif adalah satu kegiatan sistematis untuk melakukan eksplorasi atas teori dari fakta di dunianyata, bukan untuk menguji teori atau hipotesis. Penelitian kualitatif tetap mengakui faktaempiris sebagai sumber pengetahuan tetapi tidak menggunakan teori yang ada sebagai landasanuntuk melakukan verifikasi.
Secara epistemologis
, di dalam penelitian kualitatif, proses penelitian merupakan sesuatu yanglebih penting dibanding dengan hasil yang diperoleh. Karena itu peneliti sebagai instrumen utamapengumpul data merupakan salah satu karakteristik utama penelitian kualitatif. Hanya denganketerlibatan peneliti dalam proses pengumpulan datalah hasil penelitian dapatdipertanggungjawakan. Khusus dalam proses analisis dan pengambilan kesimpulan, paradigmakualitatif menggunakan induksi analitis dan ekstrapolasi. Induksi analitis adalah satu pendekatanpengolahan data ke dalam konsep-konsep dan kateori-kategori, jadi bukan dalam bentuk frekuensi. Untuk mencapai hal tersebut, sarana berpikir yang digunakan tidak dalam bentuk numerik, melainkan dalam bentuk deskripsi bahasa, yang ditempuh dengan cara merubah data kedalam penjelasan-penjelasan yang bersifat formulatif. Sedangkan ekstrapolasi adalah suatu carapengambilan kesimpulan yang dilakukan secara simultan pada saat proses induksi analitis dan
2
David dan Sutton, 2004, hal. 35

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->