Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
13Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MAKALAH TAFSIR ((Tafsir surah at-tiin (1-6), surah al-a’raaf (175-176), surah al-mukminun (ayat 23), surah al-isra’ (ayat 70))

MAKALAH TAFSIR ((Tafsir surah at-tiin (1-6), surah al-a’raaf (175-176), surah al-mukminun (ayat 23), surah al-isra’ (ayat 70))

Ratings: (0)|Views: 1,566 |Likes:
Published by Tanzil Al Khair

More info:

Published by: Tanzil Al Khair on Oct 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2014

pdf

text

original

 
1
A. SURAH AT-TIIN ( AYAT 1
 – 
6)Diturunkan Di MekkahPengantar
Hakikat pokok yang dipaparkan surah ini adalah hakikat fitrah yang lurus yangAllah menciptakan manusia atas fitrah ini. Istiqamah tabiatnya bersama tabiat Iman,dan sampainya fitah itu bersama iman kepada kesempurnaannya yang ditakdirkanuntuknya. Hakikat tentang jatuhnya manusia dan kerendahannya ketika ia menyimpangdari fitrah yang benar dan iman yang lurus.
Malik dan Syu‟bah telah meriwayatkan dari adiy ibnu Sabit, dari Al
-Barra IbnuAzib, bahwa Nabi SAW, acapkali membaca surat
Wal Tiini Wazzaituun
dalam salatperjalanannya, dan aku belum pernah mendengar seseorang yang lebih indah suara danbacaannya daripada beliau SAW. Hadits ini diketengahkan oleh Jamaah didalamkitabnya masing-masing.

1. Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun[1587],[1587] yang dimaksud dengan Tin oleh sebagian ahli tafsir ialah tempat tinggal nabiNuh, yaitu Damaskus yang banyak pohon Tin; dan Zaitun ialah Baitul Maqdis yangbanyak tumbuh Zaitun.Dari ayat diatas, ulama tafsir berbeda pendapat sehubungan dengan tafsir surat ini, adabeberapa pendapat yang cukup benyak dikalangan mereka mengenainya. Menurut suatupendapat, yang dimaksud dengan
at-tiin
adalah sebuah masjid di kota Dimasyq.Menurut pendapat yang lainnya adalah buah tin. Dan menurut pendapat yang lainnyalagi adalah nama sebuah gunung penuh dengan buah tin.Al-Qurtubi mengatakan bahwa
Tiin
adalah masjid As-Habul Kahfi. Dan telahdiriwayatkan dari Ibnu Abbas oleh Al-Aufi, bahwa
Tiin
disini adalah masjid Nabi Nuhyang ada dipuncak Bukit Al-Judi. Nujahid mengatakan bahwa makna yang dimaksudadalah pohon tin kalian ini.
 
2
Sedangkan mengenai Zaitun
 – 
 
menurut Ka‟bul Ahbar, Qatadah, Ibnu Zaid, dan
yang lainnya
 – 
hal ini adalah nama sebuah mesjid yang terletak di kota Yerussalem(Baitul Maqdis). Mujahid dan Ikrimah mengatakan bahwa makna yang dimaksud adalahbuah Zaitun yang kalian peras ini.
1
 Dalam Kitab Tafsir fi Zhilalil Quran karya Sayyid Quthb, mengenai zaitun adayang mengatakan bahwa ia adalah isyarat yang menunjuk kepada Gunung Zaita diBaitul Maqdis. ada yang mengatakan bahwa ia mengisyaratkan kepada Baitul Maqdisitu sendiri. ada yang mengatakan bahwa ia mengisyaratkan kepada ranting pohon zaitunyang dibawa pulang kembali oleh burung merpati yang dilepas oleh Nabi Nuh daribahtera untuk memberi pertanda telah surutnya banjir. Maka, ketika burung itu kembalidengan membawa ranting pohon ini, tahulah Nabi Nuh bahwa bumi telah surut airnyadan telah menampakkan tumbuhan-tumbuhannya.Pohon zaitun yang diisyaratkan di dalam Al-Quran berada di suatu tempat
didekat Gunung Sinai. Lalu, dikatakan. “Pohon yang tumbuh dari kawasan Gunung
Sinai yang menghasilkan minyak dan dijadikan lauk pauk bagi orang yang hendak 
makan”, sebagaimana di dalam Al
-Quran disebutkan Zaitun dalam firman Allah,

“Zaitun dan Pohon kurma.”
„ 
 Abasa : 29)
Oleh karena itu, kita tidak dapat memastikan sesuatupun dalam persoalan ini.Paling-paling kita hanya dapat mengatakan, dengan bersandar pada persamaan bingkaiini dalam surah-surah Al-Quran, bahwa kemungkinan terdekat adalah bahwapenyebutan tiin dan zaitun mengisyaratkan kepada tempat-tempat atau kenangan-kenangan yang ada hubungannya dengan persoalan agama dan keimanan. Atau,memiliki hubungan dengan pertumbuhan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya(boleh jadi hal itu terjadi di surga tempat dimulainya kehidupan di sana). sehingga, adarelevansi antara isyarat dan hakikat pokok yang tampak dalam surah ini. dan selaraspula antara bingkai dan hakikat yang ada didalamnya. Semuanya disampaikan menurutmetode Al-Quran.
2
 
1
Al-
Imam Abul Fida Isma’il Ibnu katsir Ad
-Dimasyq,
TAFSIR IBNU KATSIR.
Hal : 427
2
Sayyid Quthb,
TAFSIR FI ZHILALIL QUR’AN.
Hal :298
 
3
Ka‟bul
ahbar dan yang lainnya yang bukan hanya seorang mengatakan bahwa iniadalah nama bukit yang ditempat itu Allah Berbicara langsung kepada musa.

3. Dan demi kota (Mekah) Ini yang aman,Makna yang dimaksud adalah kota makkah, menurut Ibnu Abbas, Mujahid,Ikrimah, Al-hasan, Ibrahim An-
 Nakha‟I, Ibnu Zaid
, dan ka;bul Ahbar; tiada perbedaanpendapat diantara mereka dalam hal ini.Sebagian para imam mengatakan bahwa ketiganya merupakan nama tiga tempatyang pada masing-masingnya Allah telah mengutus seorang nabi dari kalangan Ulul
„Azmi para pemilik syariat
-syariat yang besar.Yang pertama ialah tempat yang dipenuhi dengan tin dan zaitun, yaitu BaitulMaqdis. Allah telah mengutus Isa Putra Maryam padanya. Yang kedua adalah TurSinai,. yakni nama bukit yang padanya Allah berbicara langsung kepada Musa IbnuImran. Dan yang ketiga ialah Mekkah alias kota yang aman; yang barang siapamemasukinya, pasti dia dalam keadaan aman; di tempat inilah Allah SWT mengutusNabi Muhammad SAW.Mereka mengatakan bahwa pada akhir kitab taurat nama ketiga tempat ini
disebutkan, “Allah datang dari Bukit Sinai – 
yakni tempat yang padanya Allah berbicaralangnsung kepada Musa a.s Ibnu Imran
 – 
.
dan muncul Saa‟iir, nama
sebuah bukit diBaitul maqdis, yang padanya Allah mengutus Isa. Dan tampak di bukit-bukit faaraan,yakni bukit-bukit Mekkah yang darinya Allah SWT, mengutus Nabi Muhammad SAW.Maka Allah SWT. menyebutkan nama-nama ketiga tempat ini serayamemberitakan tentang mereka yang diutus-Nya secara tertib dan menurut urutanzamannya. Untuk itulah hal ini berarti Allah bersumpah dengan menyebut yang mulia,lalu yang lebih mulia darinya, kemudian yang lebih mulia dari keseluruhannya.
3
 
 
 
3
Sayyid Quthb,
TAFSIR FI ZHILALIL QUR’AN.
Hal :299

Activity (13)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Mila Desriyani liked this
Gea Salsabila liked this
Amirul Danial liked this
EXha wulan'Za liked this
Dahlia Tambajong liked this
Dahlia Tambajong liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->