Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Motivasi-Belajar-Siswa

Motivasi-Belajar-Siswa

Ratings: (0)|Views: 46 |Likes:
Published by Atler

More info:

Published by: Atler on Oct 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/28/2011

pdf

text

original

 
No. 1 THN. XXVIII 2001 - 1
P
ENDAHULUAN
Seorang guru sekolah menengah di Los Angeles menerap-kan cara yang unik untuk merangsang siswa-siswinya untukberpikir secara kritis.Dari waktu ke waktu, ia menulis pesan-pesan singkat di  papan tulis yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan pel-ajaran-pelajaran yang sedang diajarkannya.Pada suatu pagi para siswa melihat angka 25.550 di papantulis. Seorang siswa mengangkat tangan dan bertanya mengapa  gurunya menuliskan angka tersebut. Lalu sang guru menjelas-kan bahwa 25.550 merupakan jumlah hari dalam kehidupanseseorang yang hidup hingga 70 tahun. Guru itu berusaha me-nerangkan tentang singkatnya kehidupan dan betapa bernilainya hari-hari yang telah kita lalui. Melalui artikel yang diberikan oleh si guru ini ia berusaha berperan sebagai seorang motivator bagi para muridnya dalam hal menghargai waktu.Selain hal di atas yang juga seringkali terdengar adalah ke-luhan atau percakapan para ibu yang memiliki putra/putri saat itu mungkin sedang duduk di SD, yang lebih mendengar-kan petunjuk gurunya daripada petunjuk orang tua mereka  pada saat sedang belajar ataupun pada saat mengerjakan pe-kerjaan rumah mereka, walaupun mungkin orang tua mereka memiliki kemampuan lebih daripada sang guru itu sendiri. Melalui cerita di atas dapat kita lihat betapa besarnya  pengaruh seorang guru dalam memberikan motivasi kepada mu-rid-muridnya.Keberadaan seorang anak dalam suatu sekolah menuntut-nya untuk memiliki suatu motivasi untuk tetap bertahan se-bagai seorang siswa-siswi. Motivasi ini tidaklah akan dapat dimiliki seorang anak dengan sendirinya. Membutuhkan ba-nyak aspek untuk membuat seorang anak memiliki motivasi untuk bersekolah ataupun belajar khususnya dalam proses be-lajar yang terjadi di sekolah.
G
URU
 
SEBAGAI
M
OTIVATOR
Keberadaan seorangguru dalam suatu sekolahtidaklah dapat disangkalilagi, karena tanpa gurusekolah tidak akan dapatberjalan. Namun peranguru tidaklah hanya ber-henti sebagai pengajaryang melakukan transferilmu saja, karena tanpaadanya peran sebagai mo-tivator maka sia-sialah pe-ran guru sebagai sosokyang melakukan transferilmu.Seorang motivatoradalah seseorang yangmampu membangkitkanmotif atau keinginanseseorang untuk melaku-kan suatu tindakan terten-
P
ERAN
G
URU
 
DALAM
M
ENINGKATKAN
MOTIVASI BELAJAR SISWA 
Oleh : Yenny Mangoendaan
 
2 - No. 1 THN. XXVIII 2001
tu. Berdasarkan kedudukannya sebagaiseorang guru tentu memiliki sasaran yangpasti yaitu murid-murid yang dihadapin-ya sehari-hari. Bangkitnya motivasi mere-ka untuk meraih suatu prestasi merupakanbagian dari keberhasilannya sebagai se-orang motivator dan merupakan suatu ke-banggaan melihat murid yang di-bimbingnya memiliki suatu prestasi yangoptimal. Tampilnya seorang guru sebagai mo-tivator bagi siswa-siswi yang dihadapinyasehari-hari bukanlah hal yang mudah. Un-tuk menjadi seorang motivator bagi siswa-siswinya, seorang guru juga harus dapatmemberi motivasi bagi dirinya sendiriyang otomatis menjadi motivator bagi di-rinya sendiri.Sudahkah Anda menjadi motivatorbagi diri Anda sendiri ? Tanpa hal inirasanya akan sulit bagi seorang guru un-tuk menjadi motivator bagi siswa-siswi-nya.Saat ini yang sering menjadi pertan-yaan adalah bagaimana cara yang terbaikyang harus dilakukan oleh seorang guruagar ia dapat melaksanakan fungsinya se-bagai seorang motivator . Berbagai teoritelah dikemukakan namun seringkaligagal. Siswa tetap tidak memiliki motiva-si belajar yang tinggi , yang nampak mela-lui nilai-nilai akademik, banyaknyasiswa-siswi yang membolos sekolah hing-ga menimbulkan banyak masalah. Con-tohnya; tawuran diantara siswa.Hal ini membuat para guru menjadiserba salah dalam bertindak, karena mera-sa telah melaksanakan berbagai cara atau-pun teori namun hasil yang dicapai tidakkunjung terlihat. Sehingga seringkali tim-bul kesan bahwa guru-guru di Indonesiaadalah guru yang memiliki kemampuanminim. Padahal bila dibuktikan akan ter-lihat bahwa banyak guru di Indonesia ada-lah guru-guru yang memiliki kompetentinggi dalam dunia pendidikan.Namun tidak pula dapat kita sangkalibahwa banyak guru di Indonesia yanghanya melakukan transfer ilmu tanpa mausedikitpun menjadi motivator bagi murid-muridnya, bahkan tampak adanya kesanbangga bila muridnya mendapat nilai bu-ruk dalam mata pelajaran yang diajarnya,hal ini dianggapnya menunjukkan bahwasemua murid itu bodoh dan hanya guru-lah yang pandai.
E
MPAT
L
ANGKAH
 
SEORANG
M
OTIVATOR
E
FEKTIF
Sebenarnya menjadi seorang motiva-tor bagi siswa-siswi di sekolah bukanlahhal yang sulit. Namun hal ini juga bukanberarti hal yang mudah untuk dilakukan.Oleh karena itulah penulis mencobamerangkum beberapa pemikiran kedalam ‘Empat Langkah…’ ini
1.Lakukanlah yang terbaik!
 Apapun yang kamu perbuat, perbuat-lah dengan segenap hatimu sepertiuntuk Tuhan dan bukan untuk manu-sia (Kolose 3 : 23 )Kuncinya adalah belajarlah mencin-tai apa yang anda lakukan maka Andaakan merasakan hasilnya.
2.Jadilah teladan bagilingkungan.
 Teladan yang baik merupakan buktibahwa seseorang mampu menjadi

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->