Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
P. 1
Dialog Islam - Maryam Jamilah Dan Maulana Maududi

Dialog Islam - Maryam Jamilah Dan Maulana Maududi

Ratings:

4.64

(1)
|Views: 2,137|Likes:
Published by Edy Ramdan
Kisah perjalanan spiritual Maryam Jamilah, seorang Mualaf memilih Islam dengan penuh keyakinan, dan ilmu.
Kisah ini penuh dengan romantika nuansa Ilmu Pengetahuan yang menawan hati dan pikiran.
Insyaallah, semoga kisah ini menjadi manfaat dan penyemangat bagi anda untuk tekun mempelajari Islam, agar keyakinan dan keimanan kita semakin kuat dan dalam.
Insyaallah....
Kisah perjalanan spiritual Maryam Jamilah, seorang Mualaf memilih Islam dengan penuh keyakinan, dan ilmu.
Kisah ini penuh dengan romantika nuansa Ilmu Pengetahuan yang menawan hati dan pikiran.
Insyaallah, semoga kisah ini menjadi manfaat dan penyemangat bagi anda untuk tekun mempelajari Islam, agar keyakinan dan keimanan kita semakin kuat dan dalam.
Insyaallah....

More info:

Published by: Edy Ramdan on Oct 17, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/25/2013

pdf

text

original

 
Daftar IsiPENDAHULUAN
New York, 5 Desember 1960
o
Lahore, 21 Januari 1961
New York, 31 Januari 1961
o
Lahore, 25 Februari 1961
New York, 8 Maret 1961
o
Lahore, 1 April 1961
New York, 12 April 1961
o
Lahore, 19 Mei 1961
New York, 29 Mei 1961
o
Lahore, 20 Juni 1961
New York, 11 Juli 1961
o
Lahore, 29 September 1961
 
New York, 9 Oktober 1961
o
Lahore, 24 Oktober 1961
New York, 8 November 1961
o
Lahore, 16 Desember 1961
New York, 25 Januari 1962
o
Lahore, 10 Februari 1962
New York, 22 Maret 1962
o
Lahore, 31 Maret 1962
New York, 7 April 1962
o
Lahore, 18 April 1962
Lahore, 18 April 1962
o
New York, 2 Mei 1962
 
Tentang PenulisMaryam Jamilah(d/h Margaret Marcus)
PENDAHULUAN
Pada umur 19 tahun segera setelah mulai saya pelajari dengan intensif literatur Islam yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, sayamelakukan surat menyurat dengan belasan kaum muda dan dunia Arabdan Pakistan. Tujuan saya adalah agar dapat memperoleh pengetahuan
 
yang lebih mendalam dari tangan pertama tentang arti Islam menurutorang Islam sendiri, dan untuk mendapatkan informasi yang lebihterperinci tentang peristiwa-peristiwa yang sedang terjadi di negara Islamdaripada informasi yang biasa dimuat dalam surat kabar dan majalah.Sebagian hubungan sahabat pena tidak berlangsung lama karena segerasaja saya menjadi kecewa dengan gaya hidup mereka yang ter-barat-kankarena, keacuh-takacuhan mereka dan kadang-kadang permusuhan yangtersembunyi terhadap Islam, dan pikiran mereka yang kekanak-kanakan.Akhirnya saya putuskan untuk melakukan surat-menyurat denganpemimpin-pemimpin Islam yang matang dan berpengaruh, khususnyadengan para ulama.Pada penghujung tahun 1960, telah saya adakan surat-menyurat denganDr. Fadhil Jamali, bekas pemimpin delegasi Irak di PBB; Dr. Mahmud F.Hoballah, Direktur Islamic Centre di Washington DC pada waktu itu; SyaikhMuhammad Bashir Ibrahimi (almarhum) pemimpin ulama Aljazair danpemimpin perjuangan kemerdekaan melawan Imperialis Perancis; Dr.Muhammad al-Bahay dari Al-Azhar; Dr. Hamidullah dari Paris; Dr. Ma'ruf Dawalibi, ahli hukum Islam dan Guru Besar dalam Syari'ah padaUniversitas Damaskus yang juga bekas Perdana Menteri Syria; dan Dr. SaidRamadhan, pemimpin Islamic Centre di Jenewa. Saya telah berusahadengan sungguh-sungguh untuk melakukan kontak dengan Sayyid Qutb(almarhum) yang pada waktu itu sedang menjalani hukuman yangpanjang di penjara Mesir.Walaupun kegiatan-kegiatan Syaikh Hasan al-Banna (almarhum) dan al-Ikhwan al Muslimuun telah mendapatkan publisitas yang melimpahwalaupun dengan nada menghina di persurat-kabaran New York, tetapiMaulana Maududi dan Jemaat Islaminya belum banyak menarik perhatiankalangan sarjana dan wartawan Amerika.Walaupun sudah hampir satu dekade saya begitu keranjingan membacasemua buku dan terbitan-terbitan berkala dalam bahasa Inggris tentangIslam yang saya temukan, belum saya dengar tentang Maulana Maududidan tidak pula saya ketahui siapa dan apa Jemat Islami itu, sampai sayadapatkan esai Mazharuddin Siddiqui dalam buku Islam Jalan Lurus (EditorKenneth Morgan, Ronald Press, New York, 1958), ketika secara kebetulansekali saya temukan artikel yang bagus dalam majalah The Muslim Digest,Durban, oleh penulis yang sama, segera saja saya merasa tertarik untukberkirim surat dengan orang yang mempunyai kelebihan luar biasa ini,dan menulis surat kepada redaksi majalah tersebut untuk memintaalamatnya.Pertama kali mengirim surat, saya hanya mengharap jawaban singkatyang mengungkapkan rasa saling simpati yang timbul dan kesamaan cita-cita. Waktu itu saya tidak bisa meramalkan betapa surat menyurat iniakan menandai perioda yang paling kritis dalam seluruh sejarah hidupsaya.Maulana Maududi tidak perlu lagi membujuk saya untuk memeluk Islamkarena waktu itu saya telah berada di ambang peralihan kepada agamaIslam, dan sudah akan mengambil langkah terakhir, bahkan tanpasepengetahuannya. Maulana Maududi juga tidak mengupayakan pengaruhyang menentukan apapun atas arah karier menulis saya, karena sudah
 
sejak lebih dari setahun sebelum persahabatan kami saya telah menulisesai-esai untuk membela Islam dan pokok-pokok pikiran saya yang utamatelah mapan jauh sebelum kami berdua saling berkenalan. Namundemikian, sebagai hasil dari surat menyurat ini adalah banyakbertambahnya wawasan dan pengetahuan saya, sehingga saya lebihmahir mengemukakan pendapat, dan tulisan-tulisan saya pun bertambahmatang dan mendalam.Surat-surat ini mesti dibaca dengan tetap memperhatikan latar belakangsejarahnya. Di Amerika, John F. Kennedy, presiden waktu itu, telahmencapai kekuatan politik dan kemakmuran ekonomi yang belum pernahdicapai sebelumnya. "Perang dingin" antara Komunis Rusia di bawahKrushchev dengan demokrasi Barat baru mulai mencair. Di Pakistan,Presiden Ayub Khan memerintah tanpa penentang, dan untukmelestarikan kediktatorannya dia memberlakukan undang-undang daruratperang dan melarang partai politik, termasuk Jemaat Islami. Ulama yangtakwa diganggu dan diintimidasi karena mereka berani mengkritikpemberlakuan undang-undang keluarga yang tidak Islam secarasewenang-sewenang dan sembarangan melawan kehendak mayoritasrakyat.Sesudah tiga setengah tahun psikoanalisa yang mahal dan takmembuahkan hasil dan dua tahun di rumah sakit, saya baru saja mentasdari masa remaja yang panjang, tidak bahagia lagi penuh dengankesendirian dan frustrasi, dan sedang berusaha menemukan diri sayasendiri serta tempat yang cocok dalam hidup ini. Hanya karena Allah yangMaha Pengasih lagi Penyayang sajalah pada tahap itu Maulana Maududimemberikan kesempatan bagi saya untuk meraih kehidupan yangbermanfaat, kaya dengan pemuasan kebutuhan dengan menyediakantanah yang subur tempat bisa tumbuh dan berkembang penuhnya usaha-usaha saya.
Maryam Jamilah14 Jumadits-Tsana 1389 H (28 Agustus 1969 M).
-------------------------------------------------------------
New York, 5 Desember 1960
Maulana Maududi yth.,Artikel anda yang bagus sekali berjudul Life After Death (Hidup SesudahMati) yang dimuat dalam majalah The Muslim Digest, Durban, AfrikaSelatan terbitan bulan Februari 1960 adalah yang terbaik dan palingmeyakinkan yang pernah saya baca. Ketika pertama kali saya bacatentang anda dalam tutisan Mazharuddin Siddiqui yang dimuat dalambuku Islam The Straight Path (Islam Jalan-Lurus, editor Kenneth Morgan,Ronald Press, New York 1958) tentang umat Islam di Pakistan, segera sajasaya bersimpati sepenuh hati terhadap anda dan masalah-masalah anda,walaupun Mazharuddin adalah seorang modernis khas yangmenggambarkan anda dengan gaya menghina.Pada tahun lalu saya telah berketetapan hati untuk membaktikankehidupan saya guna berjuang melawan filasafat-filsafat materialistik,sekularisme dan nasionalisme yang sekarang masih merajalela di dunia.Aliran-aliran tersebut tidak hanya mengancam kehidupan Islam saja,tetapi juga mengancam seluruh umat manusia. Untuk itulah telah saya

Activity (36)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
aliaroseli_89 liked this
anan_habibie liked this
Joe Roy liked this
Siti Jaozah liked this
Sarah Al-haura' liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->