Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
58Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab 9 Metode Perturbasi

Bab 9 Metode Perturbasi

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 1,235|Likes:
Published by api-3735201

More info:

Published by: api-3735201 on Oct 17, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/18/2015

pdf

text

original

Bab IX Metode Perturbasi/
BAB IX
METODE PERTURBASI
9.1 Pengantar

Sekarang kita akan membahas metode aproksimasi penting kedua dalam mekanika kuantum setelah metode variasi yaitu metodeperturbasi atau metodegangguan atau metodeSimpangan. Jika seandainya kita mempunyai sistem dengan Hamiltonian bebas waktu\u0124 dan kita tidak mungkin menyelesaikan secara eksak persamaan Schrodinger:

\u0124\u03c8n= En \u03c8n
(9-1)
untuk mendapatkan fungsi dan nilai eigennya, dan jika\u0124 hanya berbeda sedikit dengan
operator Hamilton\u01240 dari suatu sistem yang persamaan Schrodinger-nya yaitu:
\u01240\u03c8n(0)= En(0)\u03c8n(0)
(9-3)
yang dapat diselesaikan dengan pasti, maka sistem dengan\u0124 disebut sistem terperturbasi
sedang sistem dengan\u01240 disebut sistem takterperturbasi.
Sebagai contoh sistem perturbasi adalah sistem osilator takharmonis yang\u0124 nya adalah::
\u0124=\u2212m
2
2
2
2
dx
d
+\u00bd k x2 +c x3 +d x4
(9-3)
Hamiltonian (9-3) tersebut tidak berbeda jauh dengan Hamiltonian dari sistem osilator
harmonis:
\u01240=\u2212m
2
2
2
2
dx
d
+ \u00bd k x2
(9-4)
Jika tetapan c dan d pada (9-3) itu kecil, maka diperkirakan bahwa fungsi dan nilai eigen
dari osilator takharmonis tidak terlalu jauh dengan yang harmonis. Jika perbedaan antara
\u0124d an \u01240 kita sebut \u0124' . Perbedaan Hamiltonian ini kita sebutperturbasi. JadiPerturbasi
kita definisikan dengan:
\u0124'= \u0124\u2013 \u01240
(9-5a)
jadi:
\u0124= \u01240+ \u0124'
(9-5b)
(Awas tanda ' tidak berhubungan dengan differensial). Untuk contoh osilator takharmonis
dengan Hamiltonian (9-3), perturbasinya dikaitkan dengan osilator harmonis adalah:
172
Bab IX Metode Perturbasi/
\u0124' =c x3 + d x4
(9-6)
Yang menjadi tugas kita adalah menyatakan fungsi dan nilai eigen dari sistem yang
terperturbasi (yang tidak diketahui) dinyatakan dalam fungsi dan nilai eigen sistem yang
takterperturbasi (yang dapat diketahui). Dalam menangani kasus ini, kita akan

membayangkan bahwa perturbasi berlangsung secara gradual, artinya perubahan dari takterperturbasi menjadi terperturbasi berlangsung secara continous atau berangsur-angsur (tidak mendadak/spontan). Secara matematika, hal seperti ini berarti memasukkan

parameter\u03bb kedalam Hamiltonian dalam bentuk relasi sebagai berikut:
\u0124= \u01240+\u03bb \u0124'
(9-7)
Jika\u03bb = nol, maka kita mempunyai sistem takterperturbasi. Seiring dengan meningkatnya
\u03bb, maka perturbasi akan tumbuh semakin besar, dan jika \u03bb = 1, maka dikatakan perturbasi
aktif secara penuh (fully turned on).
9.2 Teori Perturbasi Nondegenerate

Teori perturbasi untuk energi degenerate dan nondegenerate adalah berbeda. Sekarang kita akan membahas yang nondegenerate lebih dulu. Jika\u03c8n(0) adalah fungsi gelombang dari sebuah partikel takterperturbasi nondegenerate dengan energi En(0), dan jika\u03c8n adalah fungsi gelombang terperturbasi menjadi\u03c8n(0) , maka untuk sistem terperturbasi, persamaan Schrodinger-nya adalah:

\u0124\u03c8n= (\u01240+\u03bb \u0124')\u03c8n = En\u03c8n
(9-8)
Karena Hamiltonian (9-8) tersebut bergantung pada parameter\u03bb, maka\u03c8n dan En
merupakan fungsi\u03bb. Jadi:
\u03c8n= \u03c8n(\u03bb , q) dan En = En(\u03bb)
dengan q adalah koordinat sistem. Sekarang\u03c8n dan En akan kita ekspansi sebagai deret
Taylor dalam\u03bb (artinya deret pangkat\u03bb).
\u03c8n=\u2211=
\u03bb
\u03bb
\ue009\ue009\ue00a\ue008
\ue002\ue002\ue003\ue001
\u03bb\u03c8
0
k
k
0
-
k
n
k
!
k
d
d
173
Bab IX Metode Perturbasi/
=
0
-
n\u03bb
\u03c8
+
\u03bb
\u03bb\u03c8
=
\u03bb0
n
d
d
+
!
2
d
d
2
0
2n
2
\u03bb
\u03bb\u03c8
=
\u03bb
+....
(9-9)
En =\u2211=
\u03bb
\u03bb
\ue004\ue004\ue005\ue003
\ue001\ue001\ue002\ue000
\u03bb
0
k
k
0
-
k
n
k
!
k
d
E
d
=
0
-
n
E\u03bb
+
\u03bb
\u03bb=
\u03bb0
n
dE
d
+
!
2
d
E
d
2
0
2n
2
\u03bb
\u03bb
=
\u03bb
+....
(9-10)
Selanjutnya agar penulisannya ringkas,
!
kk
0
-
\u03bb
\ue009\ue009\ue00a\ue008
\ue002\ue002\ue003\ue001
\u03bb\u03c8
\u03bb
k
n
k
d
d
ditulis\u03c8n(k) dan
!
kk
0
-
\u03bb
\ue009\ue009\ue00a\ue008
\ue002\ue002\ue003\ue001
\u03bb
\u03bb
k
n
k
d
E
d
ditulis En(k) jadi:
Sehingga untuk k = 0, maka:
\u03c8n(0)=
!
0
d
d
0
0
0n
0
\u03bb
\u03bb\u03c8
=
\u03bb
=
0
-
n\u03bb
\u03c8
.
(9-11a)
En(0) =
!
0
d
E
d
0
0
0n
0
\u03bb
\u03bb
=
\u03bb
=
0
-
n
E\u03bb
(9-11b)
dan k = 1, 2, 3. . . . .
\u03c8n(k)=
!
k1
d
d
0
k
n
k
=
\u03bb
\u03bb\u03c8
k = 1, 2. . . .
(9-12a)
En(k) =
!
k1
d
E
d
0
k
n
k
=
\u03bb
\u03bb
k = 1, 2, . . .
(9-12b)
sehingga (9-9) dan (9-10) dapat ditulis:
\u03c8n= \u03c8n(0)+ \u03bb\u03c8n(1)+ \u03bb2\u03c8n(2)+ \u03bb3 \u03c8n(3)+. . . . + \u03bbk\u03c8n(4)+. . . .
(9-13)
En = En(0) +\u03bb En(1) +\u03bb2En(2) +\u03bb3En(3) +. . . . +\u03bbkEn(k) +. . . .
(9-14)
174

Activity (58)

You've already reviewed this. Edit your review.
Nazilah Syamlan added this note
nice
Nazilah Syamlan liked this
Ayu Uls Setyadi liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Bruce Kai Meiwa liked this
Bruce Kai Meiwa liked this
fahri_amirullah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->