P. 1
Bahan Belajar Keterampilan Medik Tahun Ajar 2009

Bahan Belajar Keterampilan Medik Tahun Ajar 2009

Ratings: (0)|Views: 12,322 |Likes:
Published by Minoru Iobi

More info:

Published by: Minoru Iobi on Oct 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/16/2013

pdf

text

original

 
 
 
BAHAN AJAR KETERAMPILAN MEDIK VI
 
 
Farmasi Kedokteran
 
1
Laboratorium Keterampilan Medik
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM
BAHAN BELAJAR KETERAMPILAN MEDIK
FARMASI KEDOKTERAN
Siti Rahmatul Aini, S.F, Apt, dr. Triana Dyah C, dr. Ilsa HunaifiAndang Sari, S.Si, Apt, Drs. Agus Supriyanto, Apt, dr. Nurhidayati M.Kes, dr.Emmy Amalia
PENDAHULUAN
Ilmu farmasi kedokteran merupakan ilmu terintegrasi dengan ilmu farmasi dan ilmu kedokteranklinik. Ditilik dari sejarahnya, sebelum abad XX, obat yang digunakan masih sederhana yaitu obattradisional dan Ars Prescribendi dan Ars Preparans dipegang oleh 1 ahli yaitu dokter/tabib. Sedangkansetelah abad XX, melalui perkembangan ilmu pengobatan maka diciptakan obat dari bahan kimia, Arsprescribendi oleh dokter dan Ars preparansi dilakukan oleh apoteker.
PERIHAL OBAT
BATASAN OBAT
Obat dapat didefinisikan sebagai suatu zat yang dimaksudkan untuk dipakai dalam diagnosis,mengurangi rasa sakit, mengobati atau mencegah penyakit pada manusia, hewan dan tumbuhan.Obat adalah unsur bahan aktif secara fisiologis, zat kimia, atau racun. Menurut Permenkes RINo.242/1990, obat adalah bahan atau panduan bahan yang digunakan untuk mempengaruhi ataumenyelidiki sistem fisiologi atau keadaan patologi dalam rangka penetapan diagnosa, pencegahanpenyakit, penyembuhan penyakit, pemulihan, dan peningkatan kesehatan termasuk kontrasepsi dansediaan biologis.Obat adalah unsur bahan aktif secara fisiologis, zat kimia, atau racun, sedangkan menurutPermenkes No.193/Kab/B-VII/71, obat adalah bahan/paduan bahan yang digunakan dalam menetapkan :
 
DiagnosisContoh: cairan kontras (BaSO4)
 
MencegahContoh: vaksin, pil KB.
 
Menghilangkan penyakit/ gejala, luka/kelainanContoh: obat-obat simptomatis, contoh: parasetamol.
 
Memperindah/memperelok tubuhContoh: obat jerawat, pemutih
KATEGORI OBAT
 Obat bisa dikategorikan menurut UU Farmasi, bentuk (fisik), cara pemberian dan khasiat/efek obat.Berdasarkan keamanannya obat dapat digolongkan (
Peraturan MenKes No. 242/ Thn 90
)
 
Obat bebas
 
Obat bebas terbatas
 
Obat keras
 
Obat Psikotropika
 
Obat narkotika
Menurut Jenisnya Obat Dapat Dibedakan Menjadi :
 
Obat baku/bahan
 Substansi yang ditetapkan oleh Farmakope Indonesia atau buku
 
 
 
BAHAN AJAR KETERAMPILAN MEDIK VI
 
 
Farmasi Kedokteran
 
2
Laboratorium Keterampilan Medik
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM
obat
resmi lainnya yang ditetapkan pemerintah.
 
Obat jadi
 Obat standart, obat generik: obat dengan komposisi dan nama teknisstandart seperti dalam Farmakope Indonesia atau buku lain yangditetapkan pemerintah.
 
Obat paten
 
 
Trade name
: obat jadi dengan nama dagang yang terdaftar sepertinama pabrik atau yang dikuasakannya dan dijual dalam bungkus aslidari pabrik yang memproduksinya dan obat tersebut obat yangmasih dilindung oleh hak patennya. Obat paten tidak tersedia dalambentuk generik, dan tidak boleh suatu perusahaan membuat namapaten yang lain dengan kandungan yang sama selama masa patenobat ini masih dikuasai oleh perusahaan leadernya atau selama hakpaten kandungannya tidak dijual atau dilisensikan ke perusahaanlain yang berminat.
 
Obat Off Paten
 obat yang telah habis masa patennya
 
Obat Generik
 obat dengan nama generik, nama resmi yang telah ditetapkan dalamFarmakope Indonesia dan INN (International Non-propietary Names)dari WHO (World Health Organization) untuk zat berkhasiat yangdikandungnya. Nama generik ini ditempatkan sebagai judul darimonografi sediaan-sediaan obat yang mengandung nama generiktersebut sebagai zat tunggal (Obat Generik Berlogo). Obat Generikbisa berupa obat off paten yang terdiri atas
branded 
generik dangenerik (berlogo).
 
Obat asli
 
 Obat tradisional, jamu, fitofarmaka: obat yang didapat langsung daribahan-bahan alamiah Indonesia.
 
Obat dengan NamaDagang
 Obat generik yang dibuat oleh pabrik dengan nama yang berbedadengan nama generiknya tetapi komposisinya sama dengangeneriknya. Yang membedakan adalah bentuk sediaan, rasa,kemasan dan promosi.
Menurut Cara Pemberiannya, Obat Dibedakan Menjadi:
 
Obat sistemik, yaitu cara pemberian obat yang memungkinkan obat masuk dalam tubuh dan beredar dalam sirkulasi sistemik sehingga efek kerjanya bersifat sistemik. Cara pemberian obat sistemik inimisalnya pemberian per oral dan parenteral.
 
Obat lokal, yaitu cara pemberian obat yang menghasilkan efek setempat atau hanya pada tempatpemberian. Obat lokal ini tidak atau minimal ditemukan dalam sirkulasi sistemik. Cara pemberianobat dengan efek lokal misalnya obat topikal seperti salep kulit, sampho anti ketombe, danpemberian per inhalasi.
Menurut khasiat/efek obat, obat dibedakan menjadi
kelas terapi 
seperti tercantum dalam
Daftar Obat Essensial Nasional ( DOEN).
Penggolongan Berdasar Efek Farmakologi
Contoh :
Fenobarbital
; dapat dikategorikan menurut:
 
Tempat kerja dalam tubuh; merupakan obat yang bekerja pada SSP
 
 Aktivitas terapeutik; merupakan obat sedatif-hipnotik.
 
Mekanisme kerja farmakologi; merupakan depressan SSP
 
Sumber asal/ sifat-sifat kimia; merupakan turunan asam barbiturat.
Menurut bentuk dan struktur kimia:
 
 Asam; contoh acetosal, acidum ascorbinium, barbitalum
 
Basa; contoh alucol, bisacodyl, hidrochlorothiazida
 
Garam; contoh : natrium chlorida, papaverine HCI, atropine sulfas
 
 
 
BAHAN AJAR KETERAMPILAN MEDIK VI
 
 
Farmasi Kedokteran
 
3
Laboratorium Keterampilan Medik
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM
 
Garam/senyawa kompleks; contoh: magnesium trisilikat, cynacobalamin, aluminium/ kalium sulfat.
 
Ester; contoh: chloramphenicol palmitat, adrenaline bitartrat, gliceryl guayacolate
 
Kristal mengandung aior: contoh ampiciline trihiodrat, calcii lactas, codein HCI
 
Isotop radioaktif: contoh : chlormerodin Hg, natrii yodida.Hubungan antara struktur kimia-sifat kimia dan aktivitas biologis obat.
Struktur kimia Sifat kimia-fisika Aktifitas biologis obat
Jumlah Kelarutan ResponMacam Koefisien partisi Kenaikan jumlah ikatan obat reseptor Susunan dari atom molekul obat AdsorpsiDerajat ionisasi
Penggolongan Obat Tradisional
Penggolongan obat di atas adalah obat yang berbasis kimia modern, padahal juga dikenal obatyang berasal dari alam, yang biasa dikenal sebagai obat tradisional.Obat tradisional Indonesia semulahanya dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu obat tradisional atau jamu dan fitofarmaka. Namun, dengansemakin berkembangnya teknologi, telah diciptakan peralatan berteknologi tinggi yang membantu prosesproduksi sehingga industri jamu maupun industri farmasi mampu membuat jamu dalam bentuk ekstrak.Namun, sayang pembuatan sediaan yang lebih praktis ini belum diiringi dengan perkembangan penelitiansampai dengan uji klinik. Saat ini obat tradisional dapat dikelompokkan menjadi 3, yaitu jamu, obatekstrak alam, dan fitofarmaka.
1.
 
Jamu (Empirical based herbal medicine)
Jamu adalah obat tradisional yang disediakan secara tradisional, misalnya dalam bentuk serbukseduhan, pil, dan cairan yang berisi seluruh bahan tanaman yang menjadi penyusun jamu tersebutserta digunakan secara tradisional. Pada umumnya, jenis ini dibuat dengan mengacu pada reseppeninggalan leluhur yang disusun dari berbagai tanaman obat yang jumlahnya cukup banyak,berkisar antara 5
 –
10 macam bahkan lebih. Bentuk jamu tidak memerlukan pembuktian ilmiahsampai dengan klinis, tetapi cukup dengan bukti empiris. Jamu yang telah digunakan secara turun-menurun selama berpuluh-puluh tahun bahkan mungkin ratusan tahun, telah membuktikankeamanan dan manfaat secara langsung untuk tujuan kesehatan tertentu.

Activity (286)

You've already reviewed this. Edit your review.
Spidol Bloborr liked this
Dina Anid liked this
Dina Anid liked this
vitisf liked this
Margaret Dwi liked this
Eleonora Reth added this note
Cara downloadnya, sprti apa???

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->