Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Koran Padang Ekspres | Selasa, 1 November 2011

Koran Padang Ekspres | Selasa, 1 November 2011

Ratings: (0)|Views: 4,028|Likes:
Published by All Faceminang
baca selengkapnya di www.faceminang.com
baca selengkapnya di www.faceminang.com

More info:

Published by: All Faceminang on Nov 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/23/2012

pdf

text

original

 
Persyaratan KhususPengangkatan Honorer K Idan K II menjadi CPNS
Bersambung kehalaman 7 
GRAFIS: ORTA
Dan tidak adalah kekuasaan iblisterhadap mereka, melainkan hanya-lah agar Kami dapat membedakansiapa yang beriman kepada adanya kehidupanakhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu.Dan Tuhanmu Maha Memelihara segalasesuatu.
(QS. Saba’: 21)
SUBUH........
04.40
ZUHUR........
12.04
ASHAR........
15.23
MAGHRIB....
18.09
ISYA.............
19.19
Koreksi Waktu:
Alahanpanjang-1menit,AirBangis+4menit,BalaiSelasa-1menit,Batusangkar-1menit,Dharmasraya–3menit,MuaraLabuh-2menit,Painan-1menit,Sijunjung-2menit,Sawahlunto-1menit,SimpEmpat+2menit,Solok-1menit,SeiLimau+1menit
REDAKSI
0751-778886
IKLAN
0751-778882
KORAN
0751-778884
SELASA
1 NOVEMBER 2011
 
5 DZULHIJJAH 1432 H
KORAN NASIONAL DARI SUMBAR
Rp
3.000
www.padangekspres.co.id
redaksi@padangekspres.co.id
Luar Kota+ Ongkos Kirim
Beragam Surveidengan Beragam Hasil
DI
negara yang sama, dengan jumlah respon-den yang relatif sama, dan dilakukan dalam wak-tu yang juga relatif sama, tapi hasilnya berbeda- beda. Inilah gambaran beberapa lembaga survei yang baru-baru ini merilis hasil surveinya.Jika perbedaannya ”hanya” 2-3 persen, dalamarti masih dalam batas toleransi (
margin of er-ror
) yang ditetapkan, saya kira bisa dimaklumi. Yang kita lihat, perbedaannya bukan hanyamelebihi batas toleransi, tapi sudah sampai padatahap sangat kontras.Coba perhatikan, dalam survei yang dilakukanReform Institute (12-24 September 2011), sebagaicalon presiden, Aburizal Bakrie berada di posisipaling atas. Sementara dalam survei yangdilakukan Jaringan Suvei Indonesia (10-15 Ok-tober 2011), Aburizal berada di posisi ketiga, dandalam survei Soegeng Sarjadi Syndicate (3-8Oktober 2011), Aburizal berada di posisi keempat.Mengapa beragam lembaga survei hasilnya berbeda secara signifikan? Banyak kalangan menilai(lebih tepatnya menuduh), perbedaan hasil itu di-sebabkan karena lembaga-lembaga tersebut dibayaroleh pihak-pihak tertentu sehingga hasilnya sesuaidengan pesanan yang membayar.Tapi, apakah benar penilaian (tuduhan) ini?Jawabannya
 wallahu a’lam
. Tidak bisa diketahuidengan pasti. Yang jelas, dalam proses kampanyepolitik memang ada lembaga-lembaga survei yang menjadi bagian dari tim sukses ataumenjadi klien dari partai politik tertentu.Setiap lembaga survei yang menjadi tim suk-ses atau klien dari partai politik, tentu sangat m-asuk akal jika hasil-hasil surveinya akan di-arahkan untuk memenangkan kliennya.
teras
UTAMA
 
JEFFRIE GEOVANIE
Anggota Komisi I DPR RI
Mohammad Baedowy, dari Auditor Bank menjadi Pengusaha Sampah yang Sukses
Sempat Bangkrut, Bangkit karena Filosofi Kaca Spion
 Awalnya, pekerjaan MohammadBaedowy cukup mentereng: auditor sebuah bank yang sangat mapan.Ketika karirnya menanjak, diamemutuskan untuk keluar. Diamemilih menjadi pengusaha sampah.Kini usahanya menjadi bosnya parapemulung itu kian moncer.
Bangunan tersebut berdiri di ataslahan seluas total seribu meter persegi,di kawasan Desa Cimuning, BekasiTimur. Di tempat itulah, Baedowy meraup rezeki di bawah bendera CV Majestik Buana Group.Kantor yang ditempati Baedowy itutentu saja tak sementereng kantornyasebelumnya. Yakni, ketika dia masihmenjadi auditor di Royal Bank of Scot-land (RBS) yang berlokasi di kawasanelite Jakarta.“Sekarang saya lihat teman-teman yang masih bertahan di bank tersebut.Saya tanya mobilnya apa dan gajinya berapa. Setelah tahu, saya bersyukur.Berarti keputusan saya keluar dari bank itu sudah benar.
 
Baca
Sempat...
Hal 7
Tidak Diganggu Nyeri Lambungdan Mual-mual lagi
PENYAKIT
maag
memang sangat banyakdiderita masyarakat zaman sekarang, tak peduliapakah mereka bekerja di kantor ataupun di hu-tan. Juga tak peduli apakah mereka itu pelajar ataupun guru besar. Pola makan yang tak tera-turlah yang jadi penyebab penyakit
maag
.
 
Baca
Tidak...
Hal 7
 ADVERTORIAL
Paskah Suzetta Batal Bebas
 
Baca
Telah...
Hal 7
Telah Lahir Penghuni Bumi ke-7 Miliar
Jakarta, Padek 
—Kemente-rian Hukum dan HAM di ba- wah duet Amir Syamsuddin-Denny Indrayana mulai men-curi perhatian. Mereka mem- buktikan ucapan saat baru di-lantik bahwa terpidana korup-si bakal tidak mudah bebas. Yang menjadi korban pertamaadalah Paskah Suzetta. Terpi-dana kasus suap cek perjalanandalam pemilihan Miranda Goel-tom sebagai Deputi GubernurSenior Bank Indonesia (DGS BI)pelawat itu ditolak permohonan bebas bersyaratnya.Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin menegas-kan, telah menolak semua per-mohonan pembebasan bersya-rat (PB) yang diajukan terpi-dana korupsi dan terorisme.
Korban PertamaKebijakanMenkum HAM
Nur PamudjiNakhoda Baru PLN
Jakarta, Padek 
—PT Perusa-haan Listrik Negara (PLN)punya nahkoda baru. Selepasditinggal Dahlan Iskan yangmenjadi menteri BUMN, tong-kat estafet kepemimpinan PLNakan diserahkan kepada NurPamudji yang saat ini men- jabat sebagai Direktur EnergiPrimer PT PLN.Dahlan Iskan mengatakan,Nur Pamudji dinilai sebagaisosok muda yang punya kapa-sitas dan kapabilitas untuk memimpin PLN. ”Dia punyaintegritas dan brilian,” ujarnya
Manila, Padek 
—Sembari membawakue kecil, beberapa wakil PBB itu me-nemui Camille Dalura yang tengah ter-senyum lebar sembari memandangiDanica May Camacho, bayi perem-puan yang baru dilahirkannya di JoseFabella Memorial Hospital, Manila.”Dia sungguh cantik. Tak percayarasanya dia adalah warga dunia yangke-7 miliar,” kata Dalura setelahmenerima ucapan selamat dari para wakil PBB tersebut sebagaimanadikutip
The Guardian.
 Ya, putri pasangan Camille Dalura-Florante Camacho yang lahir Kamisdini hari (31/10), beberapa saat setelahlewat Minggu tengah malam (30/10),itu merupakan salah seorang bayi yangdipilih secara simbolis oleh PBB seba-gai warga dunia ke-7 miliar. Itu di-lakukan untuk menandai Hari TujuhMiliar yang jatuh kemarin.Hari Tujuh Miliar merupakan pro-gram PBB untuk mengingatkan selu-ruh penduduk bumi bahwa planet yang mereka huni sekarang sudah be-risi tujuh miliar orang. Dengan pendu-duk sebanyak itu, otomatis bumi juga bakal menghadapi semakin banyak masalah.Filipina saja sudah memiliki 94,9 juta penduduk. Berdasar laporan PBB,15 persen di antara total gadis berusia 15-19 tahun di negeri tersebut sudah pernah berbadan dua.
 
Baca
Beragam...
Hal 7
 
Baca
2011...
Hal 2
2011, hanya Honorer Kategori I
Jakarta, Padek 
—Pemerintah bertekad menuntaskan pengang-katan tenaga honorer menjadiCPNS tahun ini. Terutama untuk tenaga honorer kategori I (dibia- yai APBN dan APBD). Lantas, ba-gaimana dengan instansi yang su-dah tidak memiliki honorer kate-gori I? Apakah bisa diganti de-ngan honorer kategori II (dibia- yai selain APBN dan APBD)?Kepala Humas Badan Kepe-gawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat mengakui ada bebera-pa kabupaten/kota yang menga- jukan tenaga honorer kategori IIuntuk diangkat menjadi CPNS. Alasannya, tenaga honorer
 
Baca
Nur Pamudji...
Hal 2
SEHARI-HARI
Baedowy ber-kantor di sebuah bangunan yang luas-nya sekitar 100 meter persegi. Ba-ngunan yang dilengkapi AC itu terletak agak tersembunyi di antara tumpukan botol oli bekas, botol minuman, botolsam po, dan berbagai sampah plastik.
SUGENG SULAKSONO
—Jakarta
 
Baca
Paskah...
Hal 7
PENGUSAHA PEMULUNG:
Muhammad Baedowy saat ditemui di kantornya sekaligustempat pengumpulan plastik bekas di Desa Cimuning, Bekasi Timur.
SUGENGSULAKSONO/JPNN
Tahap II IkutSeleksi Ujian Tertulis
 Ari Fahrial Syam
TERSANGKA TERORIS SOLO DITAHAN
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution memperlihatkan foto dua tersangka kasus bom bunuh diri di Solo beberapa waktu lalu, di Mabes Polri Jakarta, kemarin (31/10). Keduatersangka, yakni berinisial NI (kiri) dan YS (kanan) saat ini resmi ditahan Mabes Polri.
AGUNGPUTUISKANDAR/JPNN
BAYI TUJUHMILIAR:
PerwakilanPBB menyerahkanbingkisan kepadaDanica MayCamacho, di JoseFabella MemorialHospital, Manila. (kiri)Bupati DharmasrayaAdi Gunawanmengendong bayike-7 miliar versiDharmasraya.
AFPPHOTOZULFIAANITA/PADEK
 
Salah satu gejala awal diabetes me-litus adalah si penderitanya sering kalikencing. Hal ini terjadi ketika kadargula melebihi ambang ginjal yangmengakibatkan glukosa dalam urinmenarik air sehingga urin menjadi ba-nyak. Itulah yang selalu dialami olehBustami. 2 tahun lamanya ia mengi-dap penyakit dikenal sebagai “ibu se-gala penyakit” karena potensinya me-ngundang penyakit berbahaya lainnyaseperti ginjal, hipertensi, jantung,impotensi, kebutaan dan lainnya.Diabetes adalah peningkatankadar glukosa darah akibat kekura-ngan insulin baik yang sifatnya ab-solut maupun relatif atau resistensireseptor insulin. Diabetes melitussangat erat kaitannya dengan me-kanisme pengaturan gula normal.“Mungkin karena pola makansaya kurang terkontrol dan jarangberolahraga, maka ketika periksagula darah 2 tahun yang lalu,ternyata saya didiagnosa menderitadiabetes.” Terang pria berusia 43tahun ini memulai percakapan.Tentunya, menderita penyakit se-perti diabetes bukan hal yang mu-dah. Ini telah dirasakan oleh Busta-mi yang mengeluhkan badannyamudah letih, mengantuk dan seringkencing, terutama ketika malam.Untuk mengatasi keluhannyatersebut, ayah 3 orang anak iniseringkali berobat ke dokter. Sampaiakhirnya, ia mendapatkan informasimengenai Gentong Mas. “2 bulan lalusaya mendapat informasi tentangGentong Mas yang salah satu man-faatnya dapat menormalisir guladarah. Ternyata setelah saya minum,manfaatnya benar-benar terasa.Sekarang saya merasa sehat, badanterasa fit dan keluhan-keluhan yangdulu dirasakan sudah hilang.” Ungkappria yangyang bekerja sebagai PNS inidengan penuh syukurDi akhir percakapannya, wargaBukit Apit, Bukit Tinggi, SumateraBarat ini berujar, “Mudah-mudahanpengalaman saya dengan Gentong Masdapat bermanfaat bagi orang lain”Harapnya.Gentong Mas adalah minumankesehatan herbal alami dengan bahanutama Gula Aren dan Nigella Sativa(Habbatussauda) yang terbukti man-faatnya bagi penderita dari berbagaipenyakit, termasuk penderita diabe-tes.Habbatussauda dipercaya dapatmeningkatkan fungsi insulin dan me-ngurangi resistensi reseptor insulin,sedangkan Gula Aren berperan dalamoptimalisasi kerja reseptor insulin.Gentong Mas juga mengandungChromium yang efektif memper-lancar metabolisme gula darah danmengatur kepekaan sel terhadap in-sulin sehingga meringankan kerjapankreas. Selain itu, indeks glisemik dalam Gentong Mas yang sangataman bagi kesehatan yaitu hanya 35(aman jika indeks glisemik dibawah50), mampu menjaga dan merawatpankreas agar tetap berfungsidengan baik.Meski demikian, untuk menda-patkan hasil maksimal, disarankanuntuk mengatur pola makan, olah-raga, pengaturan berat badan seidealmungkin, diet rendah lemak, kont-rol stress, dan menghindari rokok serta alkohol.Dengan aturan penggunaan yangtepat, manfaat bagi kesehatan dankelezatan rasanya membuat sema-kin banyak masyarakat yang meng-konsumsi Gentong Mas.Untuk informasi lebih lanjutsilahkan kunjungi www.gentong-mas.com. Bagi Anda yang membu-tuhkan Gentong Mas bisa didapat-kan di apotek/ toko obat terdekatatau hubungi: Padang: 0812833-07337/0751-9879924, 0821730-08999 Bukittinggi/Agam :081266-649000 , Pasaman Timur : 085263-468003, Apt. Saiyo Farma, TokoObat Mira Ps. Lubuk Sikaping Pa-yakumbuh: 085274663871. Sawah-lunto: 081374119996. Solok:085274751679. Painan: 081266-944088. Pariaman: 087820250088.Batusangkar: 085274740505. Pasa-man Barat: 082170517000. Pa-dangpanjang: 085272954400. Li-mapuluh Kota : 085216048020,Solok Selatan : 082174562792Depkes:P-IRT: 812320501114.
KARENKARENKARENKARENKARENA DIABETESA DIABETESA DIABETESA DIABETESA DIABETES,,,,,BBBBBUSTUSTUSTUSTUSTAMIAMIAMIAMIAMISERINGKALI KENCINGSERINGKALI KENCINGSERINGKALI KENCINGSERINGKALI KENCINGSERINGKALI KENCING
UTAMA
SELASA
 
1 NOVEMBER
2011
2
LINTAS UTAMA
Haji NonkuotaDinilai Ilegal
Padang, Padek 
—Ratusan jamaah haji non-kuota sejak beberapa hari lalu telantar di ArabSaudi. Mereka kata Kepala Bidang Haji, Zakatdan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian AgamaSumbar, Japeri Jarap tidak terdaftar didatapemerintah. Makanya, pemerintah tidak ber-tanggung jawab terhadap jamaah tersebut. ”Itupermasalahan sudah lama. Status mereka ilegal,karena tidak mengantongi izin pemerintah,”katanya kepada
Padang Ekspres
, Senin (31/10)tadi malam. Kehadiran mereka di tanah suci kataJaperi hanya akan membebani kedutaan Re-publik Indonesia di sana.Dari seratusan jamaah tersebut, Japeri belum mendapat kabar ada tidaknya jamaah asalSumbar. ”Saya harap tidak adalah, karena sejak lama kami sudah sosialisasikan kepada masya-rakat untuk mendaftar haji melalui lembagaresmi pemerintah,” sebutnya. Keberangkatan jamaah nonkuota itu, katanya, disponsori pihak-pihak yang berusaha mengeruk keuntunganselama musim haji. Makanya, kata Japeri, adasanksi tegas kepada pihak-pihak yang mela-kukan penyelundupan itu. ”Tentu akan diproses,dan diselesaikan melalui jalur hukum,” katanya.Sementara itu, satu jamaah EmbarkasiPadang wafat di tanah suci, Jumat (28/10) lalu. Yaitu, Jamaan Bin Marah, 71, asal Balai GadangBawah Bungo, Limapuluh Kota yang wafat diBalai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI)Mekkah. Ia meninggal akibat gagal sistempencernaan (
profuse bleeding
). Jenazahnyadimakamkan di Syara, Mekkah, tempat pema-kaman khusus jamaah haji.
(mg8)
Rawan Pangan Mengancam
Padang, Padek 
—Wakil Guber-nur Sumbar Muslim Kasimmengingatkan pemerintah kabu-paten dan kota memperhatikanketersediaan bahan pangan didaerah masing-masing di tengahterus meningkatnya harga pa-ngan dunia. Pasalnya, pergerakanharga pangan dunia merupakanancaman besar bagi ketahananpangan dalam negeri.Muslim Kasim mengemu-kakan itu usai membuka peri-ngatan hari Pangan Sedunia keXXXI di halaman Kantor BadanKetahanan Pangan Sumbar, Se-nin (31/10). Meski kebutuhanpangan di Sumbar masih bisadicukupi, tapi hal itu tidak bolehmembuat pemerintah lengah.Produksi harus terus diting-katkan. pengembangan keane-karagaman pangan juga harusdilakukan, dan tidak boleh ter-pusat pada beras saja.Meski sejumlah daerah terja-di peningkatan harga panganakibat bencana, Muslim menilaiSumbar tidak terjadi. Kalaupunada, krisis pangan yang terjadihanya pada titik-titik tertentu dan jumlahnya sangat kecil seperti diMentawai dan sebagian kecilPesisir Selatan (kawasan LunangSilaut). ”Penyebabnya, terken-dala akses transportasi yang tidak lancar. Terutama daerah terisolir,sehingga distribusi pangan men- jadi tersendat,” ungkapnya.Terkait harga cenderung naik,namun masyarakat masih mam-pu membelinya. Hal ini, sebutMuslim, tak terlepas dari pene-tapan Upah Minimum Regional(UMR) bagi para pekerja dite-tapkan berdasarkan standar hi-dup layak. ”Harga pangan me-mang cenderung naik. Tetapimasyarakat masih mampu mem- belinya. Karena itu, kita akanselalu perhatikan UMR yangditerima para pekerja agar sesuaikebutuhan hidup yang layak,”kata Wagub.Menurut Kepala Badan Keta-hanan Pangan Sumbar, SyahrialSyam, Mentawai tercatat sebagaizona akses pangan yang tidak lancar. Distribusi pangan dikabupaten kepulauan ini terken-dala transportasi, baik tran-sportasi antarkabupaten/kotamaupun transportasi antarkeca-matan di daerah itu. Bila kondisiini tak segera teratasi, dapatmenyebabkan terjadinya kera- wanan pangan. Di daerah ini,lanjutnya, perlu dilakukan pem- benahan pola konsumsinya. Dulumasyarakat setempat makananpokoknya adalah talas. Sekarangtelah beralih ke beras. Jika me-reka masih mengkonsumsi talas,diyakini tak akan terjadi kera- wanan pangan. “Ini masalah yangharus dihadapi. Pemerintah se-tempat harus memacu peng-gunaan pangan lokal agar tingkatkonsumsi beras dapat diturun-kan,” katanya.Daerah lainnya adalah Lu-nang Silaut (Pesisir Selatan).Namun kondisinya tidak separahdi Mentawai, karena masih ter- jangkau akses transportasi. Na-mun jangan khawatir, penduduk  yang bermukim di daerah teriso-lir maupun lokasi banjir, akandibantu pemerintah daerah atauadanya jaminan ketersediaanpangan.
PemerintahBelum Pro Petani
Di sisi lain, Kebijakan peme-rintah soal pertanian dinilai belum pro petani. Buktinya sam-pai hari ini belum ada jaminankesejahteraan hidup bagi petani.Padahal, petani adalah tulangpunggung untuk menciptakanketahanan pangan nasional. Apa-lagi kelangsungan hidup tujuhmiliar manusia di bumi sangat bergantung pada petani. Indone-sia masuk sebagai satu dari em-pat negara yang menyumbangpenduduk terbesar di dunia.Demikian diutarakan KetuaKontak Tani dan Nelayan An-dalan (KTNA) Sumatera Barat, Arismiyanto. Jika kini petanimasih dianggap bagian lemahdan tidak penting di republik ini,melalui Hari Ketahanan PanganSedunia pandangan itu mestinya berubah. ”Pertanian harus kem- bali digalakkan dan jadi prima-dona,” katanya kepada
PadangEkspres
kemarin (31/10). Apalagisaat ini dunia pertanian, tak hanya Sumbar terkena dampak perubahan iklim yang tak menen-tu. Hal itu sedikit banyak mem-pengaruhi produksi pangandunia.Persoalan itu diamini Peng-amat Pertanian Universitas TamanSiswa (Unitas) Padang, ZulmanHarja Utama. Menurutnya sudahmelekat dalam pikiran masyarakat bahwa pertanian bukanlah pe-kerjaan menjanjikan. ”Dulu sayamasih ingat, juara umum darisekolah-sekolah unggulan berebutmasuk Fakultas Pertanian. Se-karang pertanian jadi pilihan ter-akhir,” katanya. Kondisi seperti itusebutnya, disebabkan minimnyaperhatian pemerintah terhadapdunia pertanian. Sebab, tidak ada jaminan kesejahteraan hidup bagipetani.
(*/mg8)
Muslim: DaerahJangan Lengah
GANDA CIPTGANDA CIPTGANDA CIPTGANDA CIPTGANDA CIPTAAAAA
redaksi@padangekspres.co.id
Bekal KeagamaanSiswa Kurang
Padang, Padek 
—Kesurupan terjadi di se- jumlah sekolah beberapa waktu belakangan inidi Kota Padang, dinilai Guru Besar IAIN Padang Asasriwarni akibat bekal keagamaan siswamasih kurang. Hingga, mereka mudah dimasukimakhluk halus seperti jin. ”Dari pengalamankami beberapa siswi dari sejumlah sekolah diSumbar, sebagian besar kesurupan itu menimpasiswi yang tingkat pemahaman agamanyarendah,” katanya, Senin (31/10).Ia memaparkan, fenomena kesurupanmassal di beberapa sekolah di Sumbar inimemang perlu disikapi serius. Di antaranya,meningkatkan pemahaman agama siswa. ”Kalauseorang siswa itu bekal agamanya bagus, makaimannya kuat, tidak mudah dimasuki makhluk halus,” ujarnya.Selain itu, Asas mengungkapkan, para siswa yang kesurupan rata-rata tidak sarapan saat berangkat sekolah. ”Karena tidak sarapan, makafisiknya lemah. Kalau lemah, jin dan makhluk halus lainnya ini mudah masuk,” terangnya. Asas juga meminta agar para guru dan siswalain tidak panik saat mengetahui ada siswa yangkesurupan. ”Semakin panik, maka kesurupan inisemakin parah. Bahkan, makin mudah me-rembet ke siswa siswi lain. Jadi makin banyak  yang kesurupan. Makanya harus tenang,”ungkapnya.Sedangkan tentang rukyah,metode inisebenarnya baik dilakukan tidak hanya padamereka yang mengalami gangguan. Namun,pada orang yang sehat juga disarankan untuk dilakukan.. ”Rukyah itu kan prinsipnya mem- baca doa-doa Rasulullah, dan ayat-ayat AlQuran. Jadi, itu jelas baik untuk semuanya,”imbuhnya.
(mg6)
Sambungan dari hal. 1
Nur Pamudji Nakhoda Baru PLN
kepada wartawan kemarin(31/10). Rencananya, pelantikanNur Pamudji akan dilakukanpukul 11.00 hari ini di GarduInduk PLN Karet Tengsing,Jakarta.Dahlan menyebut, salah satufaktor lain yang membuatnyamemilih Nur Pamudji adalahusianya yang masih tergolongmuda. Nur yang lahir 2 Agustus1961, adalah sosok termuda di jajaran direksi PLN. ”Dia (akanmenjadi dirut PLN) yang ter-muda dalam sejarah PLN mod-ern,” katanya.Menurut Dahlan, PLN harusdipimpin orang-orang mudakarena orang muda dinilai bakal bisa membawa PLN lebih maju.”Saya percaya sama orang muda.Orang muda harus diberi posisi yang cepat naik. Selain itu, dia juga punya kemampuan,” je-lasnya.Sebelumnya, Dahlan pernahmengatakan jika dirinya akanmembawa semangat muda da-lam tubuh BUMN, karena itusosok-sosok muda potensialakan diberi kesempatan untuk memimpin BUMN. Khusus un-tuk PLN, Dahlan juga ingin agarlebih feminim, sehingga bisa jadiakan mengakomodasi masuk-nya sosok wanita yang punyakapabilitas untuk duduk di jajaran pimpinan PLN.Selain itu, Dahlan berkelakar bahwa faktor lain yang membuatdirinya menunjuk Nur Pamudjisebagai dirut PLN adalah latar belakang Nur Pamudji yangdulunya juga pernah menjadi wartawan. ”Kalau jawaban gu- yonnya, saya ini
kan
wartawan.Tentu saya minta pengganti sayaitu dari wartawan juga. Dulu NurPamudji itu wartawan perskampus yang hebat, dia peng-asuh (rubrik) ilmu dan teknologidi (harian)
Sinar Harapan
sebelum dibredel,” katanya.Ketika dihubungi
JPNN
,Nur Pamudji masih enggan berkomentar banyak. Menurutdia, sebelum ada hitam di atasputih atau surat keputusan (SK)pengangkatan, dirinya tidak akan banyak omong terkait visidan misinya memimpin PLN.”Tunggu besok ya,” ujarnya.
Siapakah Nur Pamudji?
Nur Pamudji bukan sosok asing di PLN. Pria kelahiran Kota Apel, Malang, ini merintis karirdi PLN dari bawah. Setelah lulusdari Teknik Elektro InstitutTeknologi Bandung (ITB) pada1985, Nur masuk memulai karirsebagai Engineer Sistem OperasiPembangkit (1985-2001). Mulai2001, karirnya mulai menanjak dengan menduduki kursi Ma-najer Transmisi untuk AreaSulawesi Selatan. Kemudian,pada 2004, Nur memimpin TimPengembangan Sistem Kom-petensi SDM PLN.Selanjutnya, pada 2005, Nurmenjadi Manajer Sistem OperasiPembangkit Jawa-Bali. Setelahitu, pada April 2008 diangkatsebagai General Manager PLNP3B Jawa-Bali, hingga akhirnyapada Desember 2009 ditunjuk sebagai Direktur Energi PrimerPT PLN, yang membidangi pe-nyediaan energi primer (BBM,gas, batu bara, dan lain-lain)untuk mensuplai kebutuhanpembangkit listrik.Selain bekal kuliah di ITB,Nur pamudji juga tercatat per-nah menempuh pendidikan diPascasarjana di Fakultas Teknik University of New South Wales, Australia pada 1995 dan Masterof Public Management dari Na-tional University of Singaporepada 2003.Dari sisi teknis, Nur Pamudji jelas sosok yang punya kapa- bilitas dan kapasitas untuk memimpin PLN. Bagaimanadari sisi nonteknis? Selain muda,Nur Pamudji juga dikenal seba-gai sosok yang tegas. Ketegasanitu pernah dimunculkannyadalam hal larangan merokok.Sebagai pendaki gunung yanghandal dan pecinta alam, Nurmemang tak kenal kompromisoal rokok.Seorang karyawan PLN per-nah bercerita. Dalam sebuahseminar yang dilakukan di Ge-dung Serbaguna di PusdiklatPLN di Ragunan, sebagian besarpeserta tampak merokok diruangan ber-AC. Ketika itu, tiba-tiba Nur Pamudji mengambil
microphone
dan mengatakandengan tegas. ”Karena ruanganseminar ini ber-AC, mohonpeserta seminar yang merokok di ruangan ini, diminta keluaroleh panitia,” demikian kuranglebih ucapannya.Bahkan, beberapa karyawanlain menceritakan, Nur Pamudjisempat mencabut rokok darimulut salah seorang karyawanPLN yang nekat merokok dalamruangan gardu listrik Jawa BaliControl Center di Gandul.Terkait hal itu, Nur Pamudji juga pernah bercerita, ketikamenjadi Kabag Operasi di Con-trol Center di Gardu Listrik Gandul, pada 2000, dia mem- berlakukan larangan merokok digedung operasi. ”Alasannya,Bahaya Kebakaran. Habis gima-na lagi, pangkat saya waktu itucuma kepala bagian, di atas sayamasih ada kepala dinas dankepala divisi di gedung yangsama, jadi musti cari alasan yangkuat,” ujarnya.Nur Pamudji juga meng-ungkapkan, dirinya tidak segan-segan untuk mencabut rokok dari mulut karyawan PLN yangnekat merokok di ruang operasikontrol listrik. ”Nggak peduliatasan atau bawahan. Gara-garaitu, saya dijuluki ’Madura’ ka-rena galak banget soal rokok ini,”ceritanya.Namun demikian, nama NurPamudji sempat terseret dalampemberitaan kasus Nazaruddin,mantan bendahara Partai De-mokrat. Ceritanya, saat itu Na-zaruddin berkongsi dengansalah seorang pengusaha batu bara (Daniel Sinambela) untuk ikut tender pengadaan batu baradi PLN. Nazaruddin bersamaDaniel dan Sutan Bhatoegana(anggota Komisi VII DPR) ke-mudian menemui Nur Pamudjisebagai Direktur Energi Primer yang mengurus pengadaan batu bara di PLN.Dalam pertemuan terse- but, Nazaruddin dan Sutanmeminta agar Nur Pamudjimengawal agar Daniel menangdalam tender. Akhirnya, PTMatahari Anugrah Perkasamilik Daniel memang berhasilmemenangkan tender, karenamemang memberikan hargaterendah. Namun, Daniel ke-mudian mengirimkan batu bara yang kualitasnya lebihrendah dari ketentuan dalamtender, sehingga ditolak olehPLN dan tidak dibayar. Aki- batnya, Nazaruddin pun me-nuntut Daniel agar uangnyadikembalikan, bahkan Danielditahan pihak Kepolisian.Menanggapi hal itu, NurPamudji sempat mengakui,dirinya memang bertemu de-ngan ketiga orang tersebut.”Saya memang mudah dite-mui, tapi bukan berarti bisa di-atur-atur dalam tender. La-gipula, tender dilakukan se-cara terbuka, transparan,”tegasnya. Ketika itu, hampirpasti ada tekanan dari pihak Nazaruddin kepada PLN un-tuk menerima batu bara meskikualitasnya jelek dan mem- bayarnya. Namun, akhirnyaPLN tetap menolaknya.Karena itu, ketegasan pe-gawai PLN tersebut, DahlanIskan yang ketika itu masihmenjabat dirut PLN menga-takan, seandainya petugasPLN itu takut kepada Na-zaruddin dan menerima begitusaja batu bara yang jelek itu,atau mau disuap agar tutupmulut dan menerima batu bara, maka bisa saja PLN yangrugi dan Nazaruddin yang un-tung. ”Saya sangat bangga de-ngan pegawai PLN itu. Bah-kan, kalau saja petugas ituseorang wanita, akan sayacium dia,” selorohnya ketikarapat di Komisi VII DPR. Bisa jadi, di balik ketegasan dankeberanian pegawai PLN di bagian penerima batu bara itu,ada sosok tegas Nur Pamudji yang mendukungnya.
(owi/agm/jpnn)
TudingIncumbent Intervensi
Jakarta, Padek 
—MahkamahKonstitusi (MK) menggelar si-dang perdana sengketa pemi-lihan kepala daerah (Pilkada)Kepulauan Mentawai, di gedungMK, kemarin (31/10). KuasaHukum penggungat calon bu-pati-calon wakil bupati (Cabup-Cawabup) Antonius-Melki,Syahrul Aru Gusman menye- butkan, telah terjadi pelang-garan secara terstruktur, sis-tematis, dan masif selama pro-ses pilkada. Akibatnya, berimbaskepada perolehan suara masing-masing pasangan calon.Penggugat juga menudingtelah terjadi intimidasi yangdilakukan wakil bupati
incum- bent
terhadap para pemilih de-ngan ancaman warga Kecamat-an Sipora yang notabene parapendatang akan dikembalikanke daerah asalnya bila tidak me-milihnya.”Mereka yang tinggal di Ke-pulauan Sipora Utara apabilatidak memilih pasangan terpilih(Yudas Sabaggalet-Rizal Sa-maloisa, red), maka konsekuen-sinya diusir mengingat merekapenduduk transmigrasi,” ujarSyahrul. Tak hanya itu, peng-gugat juga mendalilkan adaketerlibatan Pegawai NegeriSipil (PNS) secara sistematis danterstruktur dengan meman-faatkan jabatannya untuk me-menangkan salah satu pasangancalon.Syahrul juga menuturkan,proses pilkada diwarnai keter-libatan pemilih yang secara yuri-sidis belum berhak memilih.Tapi, hal itu terjadi dalam Pil-kada Kepulauan Mentawai.”Adanya, pemilih di bawah umur baik anak SD dan SMP yang di-tangkap polisi saat mencoblos,”kata Syahrul di hadapan majelishakim yang diketua AhmadSodiki, Senin (31/10).Selain itu, lanjut Syahrul,ditemukan pula fakta bahwa ada beberapa surat undangan tidak diserahkan kepada pemilih. ”Se-harusnya KPU bertindak sebagai wasit yang sempurna, tetapi itutidak dicerminkannya. Ada pro-ses pembelajaran demokrasi yang keliru, cukup signifikanuntuk mempengaruhi hasil per-olehan suara,” tandasnya.Sementara majelis hakimmeminta penggugat memper- baiki permohonan agar lebih jelas dan rinci terkait pokok permohonan. MK juga memintasemua pihak yang bersengketamenyerahkan
soft copy 
ke mah-kamah. ”Sidang selanjutnya bakal dihelat Rabu (besok, red)sekitar pukul 14.30 WIB, untuk mendengarkan jawaban ter-mohon, pihak terkait dan pem- buktian dari pihak pemohon,”ujar Sodiki.
(kyd/jpnn)
Sidang SengketaPilkadaMentawai di MK 
MENKUM HAM DATANGI KPK 
Menkum HAM Amir Syamsuddin saat ditanya wartawan seputar kedatangannya ke gedung KPK, Jakarta, Senin(31/10). Kedatangannya bersama Wamenkum HAM Denny Indrayana adalah untuk membuat laporan HartaKekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
INDRAHARDI/JPNN
 
SELASA
 
1 NOVEMBER
2011
EKONOMI BISNIS
3
Geliat 
umkm
4 Liter, Jarak Tempuh 310 KM
Padang, Padek 
—Keiritan bahan bakar New Supra X 125Helm In, kembali terbukti.Dalam tantangan Jelajah DuaProvinsi Pekanbaru-Padang yang digelar PT Menara Agu-ng, maindealer motor Hondadi Sumbar, sebanyak delapanrider dari komunitas dan war-tawan, berhasil menembus Ko-ta Padang dengan menghabis-kan bahan bakar sekitar 4 liter bensin, Minggu (30/10).Sebelumnya, CV Hayati juga menguji keiritan sepedamotor tersebut melalui tanta-ngan jelajah dua Provinsi, yak-ni dari Muarobungo, Jambi kePadang. Dalam tantangan itu,para rider yang dilibatkan CV Hayati, yakni komunitas dan wartawan, berhasil menembusPadang dengan menghabiskan bensin sekitar 3,5 liter.Koordinator Tantangan Je-lajah Dua Provinsi, Enroe Ma-hardika mengatakan, tanta-ngan ini bertujuan membukti-kan keiritan sepeda motor New Supra X 125 Helm In. Dalamtantangan tersebut, para ridermemulai start di PelataranParkir Mal SKA PekanbaruRiau, sekitar pukul 09.00 WIB.Selama perjalanan, para riderdi kawal oleh petugas Direkto-rat Lalu Lintas Polda Sumbar.Tidak hanya itu, perjalanan yang menempuh jarak sepan- jang 310 kilometer dan mengha- biskan waktu sekitar 10 jam de-ngan kecepatan rata-rata 60, ha-nya berhenti di satu titik, yaknidi dealer Menara Agung Paya-kumbuh.“Para rider istrahat makandan shalat. Para rider hanyaistirahat sekitar satu jam, ke-mudian langsung menuju garisfinish, di lapangan parkir ImamBonjol, Padang,” kata Enroe.Ricky, Manejer MarketingMain Dealer Honda Menara Agung mengatakan, tantanganini, tidak hanya menunjukankeiritan sepada motor New Supra X 125 Helm In, tetapi ju-ga menunjukan kenyamananmengendarainya. Hal itu, ka-tanya, terbukti pada delapan ri-der yang mengendarai New Su-pra X 125 Helm In sanggup me-ngendarai dengan satu kali berhenti.“Bahkan sampai di garis fi-nish, para rider terlihat sehatdan kuat. Selain itu, sepedamotor keluaran terbaru ini ka-pasitas bensin 5, 6 liter. Kapa-sitas bagasi joknya, yang bisamenampung beban seberat 10kilogram, termasuk untuk me-nyimpan helm
Fullface
,” ujar-nya.
(*)
Supra X 125 HelmIn Kembali Teruji
RIKI SUARDI
redaksi@padangekspres.co.id
Heri, Penjual Gorengan di Jalan Belakangolo, Padang
Sukses Itu Ketenangan Jiwa
HERI
sudah menjual go-rengan sejak 18 tahun lalu. Diamenjual aneka gorengan se-perti pisang goreng, ubi go-reng, bakwan, pastel, dan tahu.Menjelang pukul 18.00 WIB,seluruh gorengan tersebutludes tak bersisa. Berarti iahanya berjualan sekitar enam jam dalam sehari.“Saya tidak punya trik apa-apa dalam berjualan. Yangpenting, pelanggan terlayanidengan baik. Itu sudah cukup jadi penglaris,” ujar pria ber-usia 55 tahun ini kepada
Pa-dang Ekspres
.Dulu, sebutnya, ia ber- jualan keliling di Pasar Raya.Karena kecapekan harus keli-ling tiap hari, ia lantas berniatuntuk berhenti. Menetap disuatu tempat. “Saya lihat tem-pat ini (di Belakangolo) ko-song, lalu saya sewa. Jadilahsaya jualan di sini. Itu pada ta-hun 1993,” kenangnya.Dari hasil menjual gore-ngan, sebutnya, ia bisa me-nyekolahkan anak-anaknya.Dua anaknya yang pertamacuma sampai sekolah mene-ngah. Sedangkan anaknya ter-akhir, sarjana di Fakultas Eko-nomi ekstensi Universitas An-dalas. “Saya tidak pernah
neko-neko
. Tidak mau berharap banyak, yang penting saya bisamenyekolahkan anak-anak sampai tamat, lalu mereka bisa bekerja sendiri. Harapan saya, ya, bisa terus berjualan di sini,itu saja,” ujarnya. Apakah dia tidak mau me-ngajukan permohonan kreditusaha rakyat (KUR)? “Sayaorangnya paling takut ber-utang. Takut tidak mampu ba- yar,” jawabnya. Ia juga menye- butkan, selama ia berjualan disitu, sudah banyak yang me-nawarkan pemberian bantuan.Namun semuanya ia tolak. “Ya,mau gimana lagi. Anak sudahpada bekerja semua. Otomatis,tanggungan juga berkurang.Lagian, memang belum butuhuang banyak. Hasil berjualanini,
 Alhamdulillah
cukuplahuntuk belanja sehari-hari,”tambahnya.Sebelumnya, ia pernah berpikiran untuk membukacabang usahanya di tempatlain. Tapi, setelah ia memi-kirkan risiko yang akan ia te-mui, ia membatalkan renca-nanya tersebut. “Dulu
kan
sering ada anak-anak kuliahan berbelanja di sini. Merekamenawarkan untuk membukacabang di kampus mereka.Tapi, setelah saya pertim- bangkan masak-masak, akhir-nya saya batalkan. Saya me-mang orangnya
nggak 
mau re-pot. Yang ini (di Belakangolo)kan sudah cukup, “ katanya lagisambil tersenyum.Heri, tipe pedagang yangmenikmati dalam menjalan-kan usahanya sehari-hari.Dengan berjualan gorengan ia bisa menghidupi keluarganya, bahkan bisa menyekolahkananak-anaknya. Harusnya se-tiap orang, apalagi anak muda berpandangan sama denganPak Heri. Usaha yang berhasil,tidak melulu bersumber dari
Gerobak gorengan di sudutperempatan JalanBelakangolo, Padang Barat ituselalu ramai setiap hari. Sejakpukul 13.00 WIB, Heri danistrinya sudah berada di sana.Membagi tugas. Kadang, diayang menggoreng, istrinyamelayani pembeli. Kadangsebaliknya.
TV Call, SatuAlat Multifungsi
Padang, Padek 
—Pola hidupsehat menjadi pilihan masya-rakat saat ini, salah satu cara-nya berolahraga. Banyak alatolahraga yang bisa digunakanseperti yang disediakan TV Call.
Showroom
yang bergerak di bidang kebugaran ini me-nyediakan alat-alat kebugaran yang dirancang sehingga me-miliki multi fungsi,
simple
, danharga terjangkau.Seperti Orbitrack, alat ke- bugaran ini memiliki multi-fungsi dan bisa digunakanhingga empat orang sekaligus. Ada beberapa alat tambahan yang terdapat pada alat ini se-perti
stepper, twister,
dan
dumble
. Alat ini memungkin-kan satu keluarga kecil untuk  berolahraga sekaligus.”Orbitrack ini seperti sepe-da statis, tapi dikombinasikandengan alat kebugaran lain se-hingga dengan membeli satualat banyak manfaat yang di-rasakan dan bisa menggu-nakan sekaligus dalam keluar-ga,” kata Supervisior TV Call,Fauzi Rakasiwi, kepada
Pa-dang Ekspres
, di
showroom
TV Call di Plasa Andalas lantaiII, kemarin.Selain Orbitrack, ada alatkebugaran lainnya yang me-miliki multifungsi yaitu
tread-mill double freestyle
. Denganmengabungkan dua alat initentunya manfaat yang dirasa-kan juga akan lebih terasaseperti pembakaran kaloripada tubuh.“Dengan harga Rp2,225 juta alat kebugaran ini sudah bisa dibawa pulnag konsumen.Barang dan harga diskon ter- batas, jadi siapa yang cepat dia yang dapat,” ujarnya. Ada juga alat kebugaranlain yang juga diberi diskonhinga 50 persen sampai akhirNovember, seperti Air ClimberRp1,2 juta sebelumnya Rp2,25 juta, Easy Rider sebelumnyaRp3 juta, sekarang dipatok Rp2,25 juta, Konzui SlimingSuit dari harga Rp1,2 jutasekarang Rp720 ribu. Alat kebugaran akan dibe-rikan garansi satu tahun, untuk service akan diberikan selama-nya. Karyawan TV Call akanmengunjungi konsumen untuk mengecek fungsi alat dan me-perbaikinya jika ada kerusakantanpa dipungut biaya.“Selain garansi, karyawanakan datang ke konsumen jikaalat yang mereka beli sudah ti-dak nyaman. Dan service yangdiberikan tidak dipungut biyadalam waktu tidak terbatas,”tukasnya.
(e)
gaji bulanan.Tidak harus mengenakan“seragam” untuk bisa disebutsukses. Sukses justru berasaldari kesenangan dan kete-nangan jiwa, menikmati usaha yang dijalankan.
(mg11)
NIKMATI USAHA:
Heri didampingi istri sudah menjual gorengan sejak18 tahun lalu.
RISWANINDRA/PADEK
ORBITRACK:
Karyawan TV Call mengajarkan penggunaan Orbitrackyang memiliki multifungsi.
EKARIANTO/PADEK

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Johny Tarore liked this
Zet Afriati liked this
Melda Gasctra liked this
Richo Ariefianto liked this
Hermayadi Free liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->