Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
1
BAB IPENDAHULUANA. LATAR BELAKANG
Perlu disadari bahwa sampai pada saat ini lulusan SMK belumdapat diserap langsung oleh pihak dunia usaha maupun duniaindustri. Karena memang pada kenyataannya banyak SMK yangmasih minim dengan peralatan praktik, sehingga peserta diklattersebut yang seharusnya mendapatkan porsi pembelajaran praktikidealnya 70%, hanya dapat dilaksanakan 30% saja. Bahkan adabeberapa SMK yang sama sekali tidak memiliki peralatan praktik,sehingga dalam pelaksanaannya peserta diklat hanya dapatberangan-angan dengan teori yang diberikan oleh guru saja, tidakdengan peralatan nyata yang sebenarnya. SMK dengan peralatanpraktik cukup memadai, belum tentu peralatan itu sesuai denganyang ada di dunia uasaha/industri dan belum tentu juga peralatanpraktik yang ada di SMK tersebut sesuai dengan peralatan yang adapada saat ini yang sudah sangat berkembang dengan pesatnya.Sehingga pelaksanaan praktik hanya sekedar mengenal peralatanyang ada, kurang memperhatikan perkembangan pada saat ini dankurang memperhatikan kebutuhan di dunia usaha/industri.Sesuai dengan pengamatan dan penelitian DirektoratPendidikan Menengah Kejuruan, pola penyelenggaraan di SMKbelum secara tegas dapat menghasilkan tamatan sebagaimana yangdiharapkan. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi pembelajaran yangbelum kondusif untuk menghasilkan tenaga kerja yang professional.Melihat kenyataan di atas, Dikmenjur menetapkan strategioperasional yang berdasarkan kepada kebijakan “
Link and Match 
(kesesuaian dan kesepadanan) Departeman Pedidikan danKebudayaan dalam model penyelenggaraan Praktik Kerja Industri.Pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalamnUndang-Undang Nomor 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan
 
 2
Nasional, PP Nomor 39 tahun 1992 tentang Peran Serta MasyarakatDalam Pendidikan Nasioanal, Kepmendikbud Nomor 080/U/1992tentang Pendidikan Nasional dan Kepmendikbud Nomor 080/U/1993tentang Kurikulum SMK sebagai berikut:“Penyelenggaraan pendidikan dilaksanakan melalui dua jalur yaitupendidikan di sekolah dan pendidikan di luar sekolah”Praktik Keja Industri ini dilaksanakan dalam rangkamemberikan gambaran yang nyata kepada para siswa atau pesertadiklat tentang dunia kerja industri dan dunia usaha, agar para siswaatau peserta diklat dapat mengetahui dan merasakan secaralangsung bagaimana dunia kerja industri dan dunia usaha itusebenarnya. Selain itu, dalam kegiatan Praktik Kera Industri ini parasiswa atau peserta diklat diberikan kesempatan secara langsunguntuk mempraktikan semua ilmu pengetahuan yang diperoleh darisekolah ke tempat siswa atau peserta diklat melaksanakan kegiatanPraktik Kerja Industri tersebut.
B. MAKSUD DAN TUJUAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI1. Maksud
Praktik Kerja Industri adalah salah satu bentukpenyelenggaraan Pendidikan Keahlian Kejuruan, yangmemadukan secara sistematik progran pendidikan disekolah danprogram penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegitanbekerja langsung pada bidang pekerjaan yang relefan, terarahuntuk mencapai kemampuan atau keahlian tertentu. Dalampengertian tersebut tersirat, bahwa ada 2 (dua) pihak yaitulembaga pendidikan dan lembaga kerja (industri/perusahaan atauinstansi tertentu) yang secara bersama-sama menyelenggarakansuatu program keahlian kejuruan. Dengan demikian kedua belahpihak seharusnya terlibat dan bertanggung jawab mulai dari tahappenyelenggaraan program, tahun penyelenggaraan, sampai padapenilaian kelulusan siswa atau peserta diklat.
 
 3
Selain itu secara umum laporan hasil Praktik Kerja Industriini disusun sebagai salah satu bukti bahwa penulis sudah benar-benar telah melaksanakan Praktik Kerja Industri di DinasTanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau. Dan secarakhusus laporan Praktik Kerja Industri (Prakerin) ini menjadi salahsatu bukti dari pengalaman yang sangat berharga bagi penulisyang mendapatkan banyak ilmu yang sangat berharga danberguna dan juga tidak ternilai harganya.
2. Tujuan
Penyelenggaraan pendidikan dengan Praktik Kerja Industripada SMK berguna untuk:a) Menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas. Yaitu tenagakerja yang memiliki tingkat pengetahuan, keterampilan danetos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan pekerjaan.b) Memperkokoh Link and Match antara SMK dan dunia kerja.c) Meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses pendidikan danpelatihan kerja berkualitas.d) Memberikan pengakuan dan penghargaan terhadappengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan.e) Membuka kesempatan kerja yang menyerap lulusankhususnya lulusan SMK Taruna Mandiri Pekanbaru.f) Membimbing siswa untuk mengenal wirausaha.g) Melatih siswa hidup jujur dan semangat.
C. SEJARAH PERUSAHAAN
Departemen pertanian berdiri sejak zaman penjajahanBelanda yang disebut “LONBOW XII JOHAN HANDEL” yangdidirikan atas usaha MELCHRTRE UP. tugasnya adalahmelaksanakan kegiatan penyuluhan pertanian akan tetap itu gastersebut tidak dilaksanakan melalui pamong praja, yang berdasarkankegiatan petani.
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more