Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengukuran Arus Dan Tegangan

Pengukuran Arus Dan Tegangan

Ratings: (0)|Views: 73 |Likes:
Published by anon_718081922

More info:

Published by: anon_718081922 on Nov 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/07/2012

pdf

text

original

 
Pengukuran Arus Dan Tegangan
Pendahuluan
Dua alat ukur listrik yang cukup penting peranannya akan di bahas dalam modul ini.Kedua alat ukur itu adalah alat ukur arus listrik dan alat ukur tegangan listrik. Alat ukur arus listrik biasa disebut amperemeter dan alat ukur tegangan listrik disebut voltmeter.Terdapat pembedaaan yang mencolok dalam penggunaan kedua alat ukur ini.Amperemeter dipasang seri terhadap sumber tegangan, sedangkan volmeter dipasang paralel terhadap sumber tegangan.Sekarang ini kedua alat ukur tersebut sudah terintegrasikan ke dalam satu alat di berinama multimeter, karena kemampuanya unutk mengukur beberapa besaran listrik. Selainkedua besaran di atas, multimeter juga dapat digunakan unutk mengukur besarnyahambatan.
Teori
Untuk mengukur kuat arus di suatu rangkain digunakan amperemeter. Amperemeter itudi pasang seri seperti dalam gambar 1a. mengukur tegangan anatar dua titik dalamrangkaian digunakan voltmeter. Volmeter pengukur tegangan dipasang paralel sepertidalam gambar 1b.Mengukur serempak baik kuat arus maupun tegangan dapat dilakukan seperti dalam(gambar 1c) maupun dalam gambar 1d.
 
Tetapi pengukuran serempak ini ada kelemahan-kelemahannya. Pada gambar 1c volmeter mengukur tegangan ujung-ujung R tetepi amaperemeter bukan mengukur arus yangmelalui R, tetapi sebaliknya pada gambar 1d amperemeter amperemeter mengukur arusmelalui R tetapi volmeter tidak mengukur tegangan ujung-ujung R.Jadi jika pengukuran arus yang dimaksud yang melalui R, tegangan yang dimaksud padaujung-ujung R, maka baik pada gambar 1c maupun pada gambar 1d, hanya satu alat yangmengukur sebenarnya.Untuk itu hasil pengukuran perlu dikoreksi dan untuk mengoreksinya perlu diketahuihambatan dalam dari alat (amperemeter dan volmeter).
Mengukur Hambatan Dalam Amperemeter Dan Voltmeter
 Baik amperemeter maupun voltmeter hamabatan dalamnya dapat diukur masing-masingdengan 2 cara:
 
1.Pengukuran hambatan dalam amperemeter Cara pertama, lihat gambar 2a : Kalau hasil pengukuran voltmeter adalah V danhasil pengukuran amperemeter adalah I, maka hambatan dalam amperemeter ituadalah:Cara kedua, lihat gambar 2b: Pengukuran dilakukan dua kali, mula-mula ketikaRb belum dipasang, misalkan hasil pengukuran amapermeter menunjukan I1.Kemudian Rb dipasang maka penunjukan amperemeter akan berubah, misalkanmenjadi I2, maka hamabatan dalam amperemeter adalah :2.Pengukuran hambatan dalam voltmeter. Cara pertama, lihat gambar 3a: Kalauhasil pengukuran ampermeter adalah I dan hasil pengukuran voltmeter adalah V,maka hambatan dalam voltmeter itu adalah :3.Cara kedua, lihat gambar 3b : Pengukuran dilakukan dua kali, mula-mula ketikaRb belum dipasang, misalkan hasil,penunujukan voltmeter V1. Kemudian Rbdipasang maka penunjukan voltmeter akan berubah misalkan menjadi V2, makahambatan dalam voltmeter adalah:

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->