Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
12Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Modernisasi Islam

Modernisasi Islam

Ratings: (0)|Views: 2,746|Likes:

More info:

Published by: Asep Dadan Kurniawan on Nov 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/24/2013

pdf

text

original

 
MODERNISASI ISLAM DI INDONESIA
Oleh : Asep Dadan KurniawanNIM : 09/281920/SA/14691Mata Kuliah : Sejarah Indonesia abad 19-20 28 April 2011Pendahuluan
Kedatangan umat agama Islam ke Indonesia memunculkan berbagai pendapat danpandangan. Kemunculan pertama kali juga dihiasi ketidakpastian bagaimana dan oleh siapaIslam masuk ke Indonesia. Hanya saja, sebelum datangnya Islam sebagai sebuah kelompokagama, di nusantara terdapat kerajaan Hindu dan Budha. Kebesaran agama Hindutercermin dari kebesaran Majapahit dan Budha diwakili Sriwijaya. Kejayaan yang berabad-abad itu sungguh membekas di masyarakat jawa. Kepercayaan dinamisme dan animismtergantikan oleh agama tersebut.Tanpa membahas oleh siapa dan bagaimana Islam masuk dan kemudian menyebar diIndonesia. Tentunya salah satu cara Islam masuk Indonesia ialah melalui perdagangan.Keluar dari kontroversi itu, abad kejayaan majapahit bersinggungan dengan munculnyaIslam. Keredupan majapahit abad ke -16 menjadi awal keruntuhan hindu dan munculnyaIslam. Sebenarnya Islam telah ada sebagai sebuah kelompok atau komunitas sekitar abad13 (1200-an). Dari periodisasi ini MC Riclefs mengawali penelitiannya tentang sejarahIndonesia. Alas an memilih periode itu ialah sejak adanya Islam sumber sumber sejarahIndonesia sudah menjadi kesatuan yang padu.
1
Islam masuk ke nusantara sedikit demi sedikit menggantikan Posisi Hindu di jawa. Beberapareferensi mengatakan Islam disebarkan dengan cara asimilasi terutama di jawa. Kedudukanagama Hindu yang masih kuat meski kerajaan Hindu tidak lagi berkuasa sedikitmenghambat tersebarnya Islam di Indonesia. Salah satu jalan ialah dengan cara asimilasikebudayaan Islam dan Hindu. Asimilasi berarti penggabungan dua kebudayaan yangberbeda dan kebudayaan lamanya tetap ada. Asimilasi itu tercermin dalam berbagaiupacara keagamaan. Dikatakan para wali songo menyebarkan agama Islam melalui wayangyang merupakan salah satu unsure dari kebudayaan. Islamisasi di nusantara dan khususnyaJawa terus berkembang. Meski telah menganut agama Islam, kepercayaan dan beberaparitual agama Hindu masih tetap mereka laksanakan.Kedatangan bangsa asing terutama dari Eropa di Indonesia menambah warna tersendiri.Tahun 1511 adalah awal orang Eropa menginjakkan kakinya di Maluku. Secara beruntunSpanyol, Portugis, dan yang paling besar pengaruhnya ialah Belanda. Semua Negara itupada mulanya hanya untuk berdagang. Lambat laut kepentingan mereka di negeri inimengalami perubahan. Semula mereka hanya berdagang kemudian berlanjut hinggamencari Negara jajahan (koloni). Istilah yang paling terkenal adalah Emporium ke Imperium.Kayanya sumber daya alam yang terdapat di nusantara membuat bangsa Eropa khususnyaBelanda berubah fikiran. Memanfaatkan konflik internal kerajaan local nusantara, semakin
1
M.C. Ricklefs, Sejarah
Indonesia Modern 1200-2004 
, (Jakarta : Serambi, 2008), hlm. 14
 
memuluskan dan melegalkan posisi mereka. Belanda menggunakan politik
devide et impera 
atau politik pecah belah untuk mengambil alih daerah-daerah koloninya hingga meneguhkankeberadaannya. Akhir abad ke-19 hampir semua wilayah di nusantara berhasil dikuasai.Mereka berhasil menguasai seluruh aspek kehidupan masyarakat.Imperialisme bangsa asing kiat membuat penduduk pribumi tidak berdaya. Masyarakatbukannya bertambah sejahtera melainkan tambah sengsara. Berbagai kebijakan Belandahanya menguntungkan bangsanya sendiri dibandingkan bangsa pribumi. Masyarakat kalaitu semakin tidak berdaya. Pengekangan terjadi dalam hampir semua aspek kehidupanbangsa pribumi.
Pembaharuan masuk Indonesia
Imperialisme barat yang meyebar ke seluruh bagian Asia dan Afrika, benar-benarmembatasi gerak suatu Negara. Hal serupa terjadi di timur tengah dimana Inggrismenguasai daerah itu. Tidak hanya perkembangan ekonomi yang menghambat, ilmupengetahuan juga sulit berkembang di bawah penjajahan. Di bidang agama juga hampirterjadi hal serupa. Doktrin penutupan pintu ijtihad dan hanya mengandalkan imam dankitabnya kian mempersempit pengetahuan akan agama khususnya Islam.Kondisi keterbelakangan yang terjadi di Negara-negara timur tengah serta usaha merekamemperbaharui Islam supaya umat Islam sendiri sadar akan keterbelakangan bangsanyasendiri. Pengaruh gerakan pembaharuan Islam menyebar ke Indonesia. Persamaanpenderitaan yang dialami karena pengaruh imperialisme barat.Tiga dasawarsa pertama Abad ke-20 merupakan periode dimana terjadi perubahan yangbesar di Indonesia terutama masalah politik, budaya, dan agama.
2
Indonesia memasukimasa perubahan dalam ketiga aspek itu. Gerakan modernisme Islam pada abad ke-19dipelopori oleh Sayyid Jamaluddin al-Afghani. Meskipun lahir di Afghanistan, usianyadihabiskan di berbagai bagian Dunia Islam: India, Mesir, Iran, dan Turki. Dia mengembarake Eropa, dari Saint Petersburg sampai Paris dan London. Di mana pun dia tinggal dan kemana pun dia pergi, Jamaluddin senantiasa mengumandangkan ide-ide pembaharuan danmodernisasi Islam.Bersama muridnya, Syaikh Muhammad Abduh dari Mesir, Jamaluddin pergi ke Paris untukmenerbitkan majalah
Al-`Urwah al-Wutsqa 
(
Le Lien Indissoluble 
), yang berarti “ikatan yangteguh”. Abduh menjadi pemimpin redaksi, dan Jamaluddin menjadi redaktur politik. Nomorperdana terbit 13 Maret 1884 (15 Jumad al-Ula 1301), memuat artikel-artikel dalam bahasaArab, Perancis, dan Inggris. Terbit setiap Kamis, majalah itu penuh dengan artikel-artikelilmiah dan mengobarkan semangat umat untuk kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah Nabi,serta menyerukan perjuangan umat Islam agar terlepas dari belenggu penjajahan Eropa.Majalah
Al-`Urwah al-Wutsqa 
tersebar di kawasan Timur Tengah, Afrika Utara, India, dankota-kota besar di Eropa. Sayangnya, majalah ini hanya sempat beredar 28 nomor saja danterpaksa berhenti terbit pada bulan Oktober 1884. Hal ini disebabkan pemerintah kolonialInggris melarang majalah itu masuk ke Mesir dan India, lalu pemerintah Turki Usmani (yang
2
Ibid 
, hlm. 341
 
kuatir akan gagasan
jumhuriyah 
atau republik yang diusulkan Jamaluddin) jugamelarangnya beredar di wilayah kekuasaannya, sehingga
Al-`Urwah al-Wutsqa 
kehilangandaerah pemasarannya. Namun dalam masa delapan bulan beredar, majalah Muslimpertama di dunia itu berhasil menanamkan benih-benih modernisasi di kalangan umat Islam.Gagasan pembaharuan Jamaluddin dan Abduh menjadi lebih tersebar luas di seluruh DuniaIslam, tatkala seorang murid Abduh yang bernama Muhammad Rasyid Ridha menerbitkanmajalah
Al-Manar 
di Mesir. Majalah
Al-Manar 
inilah yang secara kongkrit menjabarkan ide-ide Jamaluddin al-Afghani dan Muhammad Abduh, serta berpengaruh langsung kepadagerakan modernisme Islam di Asia Tenggara pada awal abad ke-20.Pembaruan Islam di Indonesia menuai kritik dari kalangan tradisionalis. Karena Pemahamankepada Islam murni selalu dapat dijumpai kredo-kredo tentang : sikap seorang muslimterhadap nilai modenitas, dan seterusnya. Sikap kemandirian Islam selalu menekankanadanya “nilai otentik” atau “otentisitas”. Ketika berhadapan dengan entitas-entitas lain dannilai-nilai lain, selalu diklaim bahwa Islam memiliki nilai-nilainya sendiri dan karenanya sudahpasti otentik.
3
Pembaruan di Minangkabau
Dalam perkembangan gerakan modernisme Islam di Indonesia, orang-orang minangkabautidaklah dapat diabaikan. Di samping karena Minangkabau telah mengenal idepembaharuan Islam sejak masa Perang Paderi, suku Minangkabau terbiasa mengadakankontak dengan dunia luar dan terbuka kepada ide-ide baru.Menjelang akhir abad ke-19, seorang putra Minangkabau menjadi imam Masjid al-Haram diMakkah, yaitu Syaikh Ahmad Khatib al-Jawi al-Minankabawi.
4
Dia banyak mempunyai muridyang datang dari tanah air, antara lain Ahmad Dahlan yang kelak mendirikanMuhammadiyah, Syaikh Muhammad Djamil Djambek, haji Abdul Karim Amrulloh, dan Hajiabdulloh Ahmad.
5
Selain itu masyarakat yang pergi haji ke Mekah dan Madinah menjaditempat pertemuan terbesar
6
hingga dapat menyebarkan ajaran pembaharuan pada saat itu.Meskipun memegang teguh mazhab Syafi`i, Syaikh Ahmad Khatib tidaklah melarang paramuridnya mempelajari ide-ide pembaharuan dari Jamaluddin, Abduh, dan Rasyid Ridha.Salah seorang murid Syaikh Ahmad Khatib adalah sepupunya, Syaikh Muhammad TahirJalaluddin (1869–1957), yang pada tahun 1893 sampai 1897 kuliah di Universitas Al-Azhardi Kairo dan menjadi sahabat akrab Rasyid Ridha. Ketika Rasyid Ridha menerbitkan Al-Manar tahun 1898, dia ikut menyumbangkan artikelnya. Syaikh Tahir pulang ke tanah air
3
Nur Khalik Ridwan,
Agama Borjuis Kritik atas Nalar Islam Murni 
, (Yogyakarta : Arruz, 2004),hlm 138
4
Deliar Noer,
Gerakan Moderen Islam di Indonesia 1900-1942 
, (Jakarta : Pustaka LP3ESIndonesia, 1996), hlm. 39
5
Ibid 
.,
6
Azyumardi Azra,
Jaringan Ulama Timur tengah dan kepulauan Indonesia abad XVII dan XVIII akar Pembaharuan Islam si Indonesia 
, (Jakarta : Kencana,2007), hlm. 52

Activity (12)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
'refi Chan' liked this
Aura Net liked this
Adam BeSmart liked this
Anzalia Sabrina liked this
Galank Damasto liked this
Jaran Sunat liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->