Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Permendagri 32 2011 Hibah Dan Bansos

Permendagri 32 2011 Hibah Dan Bansos

Ratings: (0)|Views: 1,811|Likes:
Published by Mailan Bastari,S.Pd
Permendagri 32 2011 Hibah Dan Bansos
Permendagri 32 2011 Hibah Dan Bansos

More info:

Published by: Mailan Bastari,S.Pd on Nov 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/18/2013

pdf

text

original

 
MENTERI DALAM NEGERIREPUBLIK INDONESIAPERATURAN MENTERI DALAM NEGERINOMOR 32 TAHUN 2011TENTANGPEDOMANPEMBERIAN HIBAH DAN BANTUAN SOSIAL YANG BERSUMBER DARI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAHDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAMENTERI DALAM NEGERI,Menimbang : a. bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 129 dan Pasal 130 PeraturanPemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan KeuanganDaerah, Menteri Dalam Negeri berwenang melakukan pembinaanpengelolaan keuangan daerah;b. bahwa dalam rangka pembinaan terhadap pengelolaan hibah danbantuan sosial agar tercipta tertib administrasi, akuntabilitas dantransparansi pengelolaan hibah dan bantuan sosial ang bersumberdari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, perlu disusunpedoman kepada pemerintah daerah;c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalamhuruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri DalamNegeri tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yangbersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah;Men ngat : 1. Undang Undang Nomor 8 Tahun 1985 tentang OrganisasiKemasyarakatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1985Nomor 44, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor3298);2. Undang Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);3. Undang Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang PerbendaharaanNegara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);4. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang PembentukanPeraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4389);5. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang PemerintahanDaerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437)sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan UndangUndang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua AtasUndang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang PemerintahanDaerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor59, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4844);
 
 -2-MEMUTUSKAN:Menetapkan : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI ENTANG PEDOMANPEMBERIAN HIBAH DAN BANTUAN SOSIAL YANG BERSUMBER DARIANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH6. Undang Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang PerimbanganKeuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);7. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem JaminanSosial Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004Nomor 150, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor4456);8. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang PenanggulanganBencana (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4723);9. Undang Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang KesejahteraanSosial (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor12, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4967);10.Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2005 tentang ibah KepadaDaerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor139, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4577);11.Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang PengelolaanKeuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4578);12.Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang PembagianUrusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan DaerahProvinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);13.Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang OrganisasiPerangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4741);14.Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang StandarAkuntansi Pemerintahan (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2010 Nomor 12 , Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 5165);15.Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2011 tentang ata CaraPengadaan Pinjaman Luar Negeri dan Penerimaan Hibah (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 23, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5202);16.Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang PengadaanBarang/Jasa Pemerintah;17.Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentangPedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telahdiubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri DalamNegeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan kedua PeraturanMenteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 (Berita NegaraRepublik Indonesia Tahun 2011 Nomor 310).
 
 -3-BAB IKETENTUAN UMUMBagian PertamaPengertianPasal 1Dalam Peraturan Menteri ini, yang dimaksud dengan:1. Pemerintah Daerah adalah Gubernur, Bupati dan Walikota, dan perangkat daerahsebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.2. Kepala Daerah adalah Gubernur bagi daerah provinsi atau Bupati bagi daerahkabupaten dan/atau Walikota bagi daerah kota.3. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disingkat DPRD atau sebutanlain adalah lembaga perwakilan rakyat daerah sebagai unsur penyelenggarapemerintahan daerah.4. Keuangan Daerah adalah semua hak dan kewajiban daerah dalam rangkapenyelenggaraan pemerintahan daerah yang dapat dinilai dengan uang termasukdidalamnya segala bentuk kekayaan yang berhubungan dengan hak dan kewajibandaerah tersebut.5. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang selanjutnya disingkat APBD adalahrencana keuangan tahunan pemerintahan daerah yang dibahas dan disetujuibersama oleh pemerintah daerah dan DPRD, dan ditetapkan dengan peraturandaerah.6. Pejabat Pengelola Keuangan Daerah yang selanjutnya disingkat PPKD adalah kepalasatuan kerja pengelola keuangan daerah yang mempunyai tugas melaksanakanpengelolaan APBD dan bertindak sebagai bendahara umum daerah.7. Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah yang selanjutnya disingkat SKPKD adalahperangkat daerah pada Pemerintah Daerah yang melaksanakan pengelolaan APBD.8. Satuan Kerja Perangkat Daerah yang selanjutnya disingkat SKPD adalah perangkatdaerah pada pemerintah daerah selaku pengguna anggaran/barang.9. Tim Anggaran Pemerintah Daerah yang selanjutnya disingkat TAPD adalah tim yangdibentuk dengan keputusan kepala daerah dan dipimpin oleh sekretaris daerah yangmempunyai tugas menyiapkan serta melaksanakan kebijakan kepala daerah dalamrangka penyusunan APBD yang anggotanya terdiri dari pejabat perencana daerah,PPKD dan pejabat lainnya sesuai dengan kebutuhan.10. Rencana Kerja dan Anggaran PPKD yang selanjutnya disingkat RKA-PPKD adalahrencana kerja dan anggaran badan/dinas/biro keuangan/bagian keuangan selakuBendahara Umum Daerah.11. Rencana Kerja dan Anggaran SKPD yang selanjutnya disingkat RKA-SKPD adalahdokumen perencanaan dan penganggaran yang berisi program, kegiatan dananggaran SKPD.12. Dokumen Pelaksanaan Anggaran PPKD yang selanjutnya disingkat DPA-PPKDmerupakan dokumen pelaksanaan anggaran badan/dinas/biro keuangan/bagiankeuangan selaku Bendahara Umum Daerah.13. Dokumen Pelaksanaan Anggaran SKPD yang selanjutnya disingkat DPA-SKPDmerupakan dokumen yang memuat pendapatan dan belanja setiap SKPD yangdigunakan sebagai dasar pelaksanaan oleh pengguna anggaran.14. Hibah adalah pemberian uang/barang atau jasa dari pemerintah daerah kepadapemerintah atau pemerintah daerah lainnya, perusahaan daerah, masyarakat danorganisasi kemasyarakatan, yang secara spesifik telah ditetapkan peruntukannya,bersifat tidak wajib dan tidak mengikat, serta tidak secara terus menerus yangbertujuan untuk menunjang penyelenggaraan urusan pemerintah daerah.15. Bantuan sosial adalah pemberian bantuan berupa uang/barang dari pemerintahdaerah kepada individu, keluarga, kelompok dan/atau masyarakat yang sifatnyatidak secara terus menerus dan selektif yang bertujuan untuk melindungi darikemungkinan terjadinyaresiko sosial.

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Handoko Tiya liked this
Ikhwanuddin Iwan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->