a. merumuskan kebijakan operasional
b. melakukan sosialisasi kebijakan,
c. melaksanakan akreditasi perguruan tinggi
manajemen yg lebih rumit untuk menjadikan sistem manajemen mutu (QMS) BAN- PT andal. Selain itu, diharapkan agar sebagai \u201dorganisasi penjaminan mutu eksternal PT\u201d (External Quality Assurance Agency-EQAA), BAN-PT dapat menjadi organisasi pelayanan (services organization) yg memiliki sistem respon-cepat (responsif),
menapaki masa orientasi BAN-PT, --yaitu 3 bulan pertama kepengurusan Desember 2006-Februari 2007--, mewajibkan perlunya perubahan yang signifikan di BAN-PT. Inspirasi falsafah dasar tersebut adalah:
b.Best Practices EQAA Internasional:
i.Lesson learned & rekam kinerja pra-2007
ii. Konsekuensi, Ekstrak esensi & Pengalaman dalam keanggotaan APQN
iii. Konsekuensi, Ekstrak esensi & Pengalaman Keanggotaan BANPT dalam
disesuaikan dengan mandat utama (\u201cmain/stakeholders\u2019 focus\u201d), \u201cproses pembelajaran
organisasi\u201d (Organizational learning), dan manajemen keuangannya harus mampu
mendukung seluruh resource deployment/mobilization secara efektif dan efisien.
2007, telah diperoleh hasil proses pembelajaran organisasi yang sangat bermanfaat.
Agar seluruh mandat BAN-PT terlaksana dengan baik maka BAN-PT harus mengubah
orientasi dan rencana strategis secara significant yaitu:
visi baru, misi baru, tujuan baru, strategi-strategi manajemen baru, serta dimuati dengan
nilai, norma dan etika yg diperbaiki. Sehingga ini mengharuskan BAN-PT untuk
menghasilkan renstra 2007-2011, dengan inti sebagai berikut:
BAN-PT menjadi lembaga akreditas perguruan tinggi (single accountable unit) yang
paling andal, dan pada tahun 2011 dihormati dan dijadikan rujukan bagi kalangan
pendidikan & EQAA-internasional atas ridlo Tuhan YME.
b. Terjalinnya kemitraan&aliansi strategis BAN-PT dengan lembaga penjaminan
mutu eksternal ingkat nasional (Profesi, Institusi, EQAA, LSP, BAN/KAN, dll),
regional (APQN, Asia, dan ASEAN), serta internasional (INQAAHE, dll)\ue000
internationalrecogni tion,recp e cts andre f e re n c e.
d. Ekivalensi kriteria dan perangkat akreditasi dengan kriteria dan perangkat
akreditasi lembaga penjaminan mutu eksternal bertaraf internasional (APQN dan
INQAAHE, dll)\ue000 viabilitas BAN-PT.
a. Diakreditasinya minimal 1600 program studi baru secara andal, akuntabel dan
bertanggungjawab (rekam-jejak pengalaman akreditasi 1996-2006 dg total 8122
PS telah terakreditasi, menunjukkan kinerja rata-rata 812 PS/tahun, ini terjadi
karena terjadi fluktuasi yg random; Diidealkan, hasil kinerja BAN-PT pada tahun
2007 dapat diakreditasi sekitar 3000PS)
b. Lengkapnya siklus akreditasi, dg terbangunnya sistem audit surveillance yg baik.
c. Sistem umpan balik yang efektif untuk perbaikan manajemen BAN-PT .
d. Terjalinnya aliansi strategis dengan mitra internal Depdiknas dan eksternal
e. Terjadinya \u201dorganizational learning\u201d dari hasil aliansi strategis dengan lembaga
EQAA Internasional (APQN, INQAAHEE, dan EQAA di lima negara maju Asia,
Asean, Eropa, Amerika dan Australia/New Zealand)
ii. Peningkatan Kapasitas dan Mutu PT dalam Akreditasi Institusi (dg Uji Coba:
Piloting 20-50 PT: UI, ITB, IPB, UNAIR, UPI, USU,ITS, UMM,
UBINUS/UBL, Petra,dll. Masih dalam proses appraisal)