Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Prasasti Tugu

Prasasti Tugu

Ratings: (0)|Views: 652 |Likes:
Published by Ranti Amanda

More info:

Published by: Ranti Amanda on Nov 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/13/2012

pdf

text

original

 
1.Prasasti Tugu
Prasasti Tugu bertuliskanaksara Pallawayang disusun dalam bentuk seloka bahasa Sansekerta  dengan metrum Anustubh yang teridiri dari lima baris melingkari mengikuti bentuk permukaan batu. Sebagaimana semua prasasti-prasasti dari masa Tarumanagara umumnya, Prasasti Tugu juga tidak mencantumkan pertanggalan. Kronologinya didasarkan kepada analisis gaya dan bentuk aksara (analisis palaeografis). Berdasarkan analisis tersebut diketahui bahwa prasasti ini berasal dari pertengahan abad ke-5 Masehi. Khusus prasasti Tugu dan prasasti Cidanghiyangmemiliki kemiripan aksara, sangat mungkin sang pemahat tulisan (citralaikha > citralekha) kedua prasasti ini adalah orang yang sama.Dibandingkan prasasti-prasasti dari masa Tarumanagara lainnya, Prasasti Tugu merupakan prasasti yang terpanjang yang dikeluarkan Sri MaharajaPurnawarman. Prasasti ini dikeluarkan pada masa pemerintahan Purnnawarmman pada tahun ke-22 sehubungan dengan peristiwa peresmian (selesai dibangunnya) saluran sungai Gomati dan Candrabhaga.Prasasti Tugu memiliki keunikan yakni terdapat pahatan hiasan tongkat yag pada ujungnyadilengkapi semacam trisula. Gambar tongkat tersebut dipahatkan tegak memanjang ke bawahseakan berfungsi sebagai batas pemisah antara awal dan akhir kalimat-kalimat pada prasastinya.
 pura rajadhirajena guruna pinabahuna khata khyatam purim prapya candrabhagarnnavam yayau
//
 pravarddhamane dvavingsad vatsare sri gunau jasa narendradhvajabhutena srimata purnavarmmana
//
 prarabhya phalguna mase khata krsnastami tithau caitra sukla trayodasyamdinais siddhaikavingsakaih
 
ayata satsahasrena dhanusamsasatena ca dvavingsena nadi ramya gomati nirmalodaka
//
 pitamahasya rajarser vvidaryya sibiravanim brahmanair ggo sahasrena prayati krtadaksina
//“Dahulu sungai yang bernama Candrabhaga telah digali oleh maharaja yang mulia dan yangmemilki lengan kencang serta kuat yakni Purnnawarmman, untuk mengalirkannya ke laut,setelah kali (saluran sungai) ini sampai di istana kerajaan yang termashur. Pada tahun ke-22 daritahta Yang Mulia Raja Purnnawarmman yang berkilau-kilauan karena kepandaian dankebijaksanaannya serta menjadi panji-panji segala raja-raja, (maka sekarang) beliau punmenitahkan pula menggali kali (saluran sungai) yang permai dan berair jernih Gomati namanya,setelah kali (saluran sungai) tersebut mengalir melintas di tengah-tegah tanah kediaman YangMulia Sang Pendeta Nenekda (Raja Purnnawarmman). Pekerjaan ini dimulai pada hari baik,tanggal 8 paro-gelap bulan Caitra, jadi hanya berlangsung 21 hari lamanya, sedangkan salurangalian tersebut panjangnya 6122 busur. Selamatan baginya dilakukan oleh para Brahmanadisertai 1000 ekor sapi yang dihadiahkan”
 
2.Prasasti Ciaruteun
Prasasti Ciaruteun terletak di desa Ciaruteun Hilir, kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor   tepatnya pada koordinat 0°7’2,76” BB (dari Jakarta) dan 6°38’09”.Prasasti Ciaruteun bergoreskan aksaraPallawayang disusun dalam bentuk seloka bahasaSansekertadengan metrum Anustubh yang teridiri dari tiga baris dan pada bagian bawah tulisanterdapat pahatan gambar umbi dan sulur-suluran (pilin), sepasang telapak kaki dan laba-laba.Teks: vikkrantasyavanipat eh srimatah purnnavarmmanah tarumanagarendrasya visnoriva padadvayamTerjemahan: “inilah (tanda) sepasang telapak kakiyang seperti kakidewa Visnu(pemelihara) ialah telapak yang mulia sang Purnnawamman, raja di negri Taruma, raja yang gagah berani didunia”.Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan raja atas daerah tersebut (tempat ditemukannya prasasti tersebut). Hal ini berarti menegaskan kedudukan Purnawarman yang diibaratkan dewaWisnu maka dianggap sebagai penguasa sekaligus pelindung rakyat3.
Prasasti Jambu 
 
Prasasti Jambu terletak di Pasir Sikoleangkak (Gunung Batutulis ±367m dpl) di wilayahkampung Pasir Gintung,Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor . Koordinat 0°15’45,40” BB (dari Jakarta) dan 6°34’08,11”. Dahulu pada masa kolonial Belandalokasi ini termasuk Perkebunan Karet Sadeng-Djamboe tetapi sekarang disebut PT.PerkebunanXI Cikasungka-Cigudeg- Bogor.Prasasti Jambu terdiri dari dua baris aksara Pallawa yang disusun dalam bentuk seloka bahasaSansekerta dengan metrum Sragdhara. Pada batu prasasti ini juga terdapat pahatan gambar sepasang telapak kaki yang digoreskan pada bagian atas tulisan tetapi sebagian amvar telapak kaki kiri telah hilang karena batu bagian ini pecah.Prasasti ini menyebutkan nama raja Purnawarman yang memerintah di negara Taruma. Prasastiini tanpa angka tahun dan berdasarkan bentuk aksara Pallava yang dipahatkannya (analisisPalaeographis) diperkirakan berasal dari pertengahan abad ke-5 Masehi.Teks: siman=data krtajnyo narapatir=asamo yah pura tarumayam/ nama sri purnnavarmma pracura ri pusara bhedya bikhyatavarmmo/ tasyedam= pada vimbadvayam= arinagarot sadanenityadaksam/ bhaktanam yandripanam= bhavati sukhakaram salyabhutam ripunam//Bunyi terjemahan prasasti itu adalah:
"Gagah, mengagumkan dan jujur terhadap tugasnyaadalah pemimpin manusia yang tiada taranya yang termashyur Sri Purnawarman yang sekaliwaktu (memerintah) di Taruma dan yang baju zirahnya yang terkenal tidak dapat ditembus senjata musuh. Ini adalah sepasang tapak kakinya yang senantiasa menggempur kota-kotamusuh, hormat kepada para pangeran, tapi merupakan duri dalam daging bagi musuh-musuhnya." 
4. Prasasti Kebonkopi
Prasasti Kebonkopi I ditemukan di Kampung Muara, desaCiaruteun Ilir, Cibungbulang, Bogor , padaabad ke-19 ketika dilakukan penebangan hutan untuk lahan perkebunankopi. Sejak itu prasasti ini disebutPrasasti Kebonkopi I hingga saat ini masih berada di tempatnya (
in situ
).
Prasasti Kebonkopi dipahatkan pada salah satu bidang permukaan batu yang “batunya” cukup besar denganaksara Pallawadan bahasa Sansekertayang disusun ke dalam bentuk seloka metrum Anustubh yang diapit sepasang pahatan gambar telapak kaki gajah.Teks: ~ ~ jayavisalasya Tarumendrasya hastinah ~ ~ Airwavatabhasya vibhatidam= padadvayam

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Mendy Aisha R liked this
soemarhadi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->