Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Final Analisis Pasar Pelanggan

Final Analisis Pasar Pelanggan

Ratings: (0)|Views: 226 |Likes:
Published by soni_abdullah

More info:

Published by: soni_abdullah on Nov 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/07/2011

pdf

text

original

 
ANALISIS PASAR PELANGGAN PRIA PRODUK 
FACIAL WASH 
 
FAJAR MUFASSIR 2008080023MAHASISWA UNIVERSITAS PAMULANG TEKNIK INDUSTRI
Abstrak:
Pada perkembangannya, tidak hanya pria metroseksual saja yang menggunakan produk kosmetik khusus pria.Kaum pria umumnya juga mulai mempergunakannya. Salah satu produk kosmetik yang dominan adalah
facial wash
khusus pria. Secara psikografis, kaum pria terdiri atas segmen pria metroseksual (13%), pria rata-rata (29%), dan pria konservatif (58%). Perbandingan persentase segmen antara
user 
dan
non-user 
mengindikasikan bahwa keputusan penggunaan
facial wash
telah diterima oleh semua segmen psikografis. Analisis CHAID menemukan bahwa atribut kemampuan
facial wash
untuk melembutkan wajah dan dibuat khusus untuk pria berkaitan erat dengan kepuasan. Kedua atribut tersebut tergolong
under service
, sehingga pengelolaan yang salah dari produsen
facial wash
dapat memberi kesempatan kepada merek baruuntuk meramaikan pasar.
Kata kunci:
facial wash, metroseksual, pria rata-rata, pria konservatif, CHAID.
 Abstract 
:
Within time, it’s not only metrosexual men using cosmetic specialized for men but also men in general. One of themost dominant cosmetic products is facial wash for men.In terms of psychographics, men can be segmented into metrosexual (13%), moderate men (29%), and conservative men (58%). The percentages ratio of segments between user and non-user indicate that decision to use facial wash already acceptable in every psychographics segments.CHAID analysis found that the ability of facial wash to soften face and created uniquely for men are strongly related to satisfaction. Both attributes areunder service, which make wrong management from facial wash producer could lead into opportunity for new brands toenter the market.
 Keywords:
facial wash, metrosexual, moderate men, conservative men, CHAID.
PENDAHULUANLatar Belakang
Dalam kesehariannya, kaum wanita tidak lepas
dari tuntuntan untuk tampil cantik dan menarik.
Untuk memenuhi tuntutan tersebut, kosmetik telah
menjadi salah satu bagian yang tidak dapat dilepas
dari kaum wanita. Seiring dengan perkembangan
 jaman, tidak hanya kaum wanita saja yang dituntut
untuk menjaga penampilannya melainkan kaum pria juga. Hal ini mendorong adanya kebutuhan kosmetik untuk kaum pria. Menyadari peluang tersebut, maka
 banyak perusahaan mulai memproduksi kosmetik 
khusus kaum pria.Optimisme perusahaan yang memproduksikosmetik khusus kaum pria semakin meningkat
seiring dengan tren pria masa depan. Hasil riset dari perusahaan Euro RSCG menyimpulkan bahwa trend
 pria masa depan atau yang lebih dikenal denganmetroseksual telah menjadi topik yang sering
diperbincangkan dan menjadi mode global di seluruh
dunia. Hal ini diperkuat dengan bukti bahwa padaOktober 2003, ada 20.900 artikel yang membahastopik metroseksual di Google.Majalah Swa Sembada dalam edisi 18-31 Maret2004, menyatakan bahwa segmen metroseksual mulaimuncul di Indonesia dan merupakan peluang bisnisyang sangat potensial bagi para pemasar. Dari hasilsurvei yang dilakukan, Swa Sembada menarik kesimpulan bahwa kebutuhan kosmetik kaum priatidak hanya didominasi oleh minyak rambut dan
deodorant 
saja.
Facial wash
yang berguna untuk merawat wajah agar terlihat lebih menarik jugatermasuk dalam salah satu produk kosmetik yangdominan bagi kaum pria.Dari hasil riset Mustika Ratu, kelembaban kulit pria berbeda dengan wanita, sehingga kebutuhan dankeinginan akan atribut-atribut produk 
facial wash
untuk kaum pria sangat mungkin berbeda jikadibandingkan dengan kaum wanita. Hal ini men-dorong penciptaan produk 
facial wash
yang atribut-atributnya khusus dibuat untuk memenuhi kebutuhandan keinginan kaum pria.
Jurusan TEKNIK INDUSTRI– Universitas Pamulang Fajar Muyfassir 
 
 JURNAL MANAJEMEN PEMASARAN, TEKNIK INDUSTRI, UNIVERSITAS PAMULANG
Merek produk 
facial wash
khusus pria yang
 beredar di pasar masih terbatas. Beberapa merk yang beredar di pasar antara lain adalah Bask dari Mustika
Ratu dan Biore Facial Wash for Men dari KAO.
Umumnya merk-merk tersebut menawarkan atribut-
atribut yang hampir sama, antara lain adalah sesuai
dengan jenis kulit wajah pria, mengatasi masalah kulit
wajah, membuat wajah tampak lebih segar,
memutihkan wajah, melembutkan wajah, dan dibuat
khusus untuk pria.Atribut bahwa
facial wash
ini dibuat khusus
untuk pria merupakan salah satu atribut yang dibuat para produsen
 facial wash
untuk memperluas segmen pasarnya, tidak hanya dari golongan pria metrosek-
sual, tetapi dari golongan pria secara umum.
Pergeseran pengguna produk 
 facial wash
khusus pria
yang selama ini identik dengan golongan pria
metroseksual menjadi produk yang umum digunakan
adalah fenomena yang menarik untuk diteliti.
Perumusan Masalah
Penelitian ini dilakukan untuk melihat persepsi
kaum pria terhadap produk kosmetik 
facial wash
khusus pria, seberapa besar minat pemakaian produk 
 facial wash
dan apa yang menjadi kebutuhan dan
keinginan kaum pria terhadap produk 
 facial wash
.
Pengetahuan akan persepsi kaum pria ini dapatdigunakan sebagai informasi untuk melakukanmanajemen terhadap produk-produk 
facial wash
khusus pria.
TINJAUAN PUSTAKAKonsep Perilaku Pelanggan
Engel
et al 
. (1995, p3) berpendapat bahwa
 perilaku pelanggan adalah tindakan langsung untuk mendapatkan, mengkonsumsi, dan menghabiskan
 produk, jasa, termasuk proses keputusan yangmendahului dan mengikuti tindakan ini.
Kotler dan Amstrong (1997) mengartikan peri-laku pelanggan sebagai perilaku pembelian pelanggan
akhir, baik individu maupun rumah tangga, yang
membeli produk untuk konsumsi personal (dikutip
dari Simamora, 2004, p.2).Schiffman dan Kanuk (2000, p.58) mende-finisikan perilaku pelanggan sebagai proses yangdilalui oleh seseorang dalam mencari, membeli,
menggunakan, mengevaluasi, dan bertindak pasca
konsumsi produk, jasa maupun ide yang diharapkan
dapat memenuhi kebutuhannya.
Dari definisi-definisi di atas dapat disimpulkan
 bahwa perilaku pelanggan selalu melihat perilaku
dari tiap individu, rumah tangga ataupun organisasi
tentang bagaimana mereka berproses sebelummemutuskan untuk melakukan pembelian, sertatindakannya setelah memperoleh dan mengkonsumsi produk, jasa atau ide.Prasetijo dan Ihalauw (2004,p.10) menjelaskan bahwa perilaku pelanggan adalah suatu proses yangterdiri dari tahap perolehan
(acquisition)
, tahapkonsumsi
(consumption)
, dan tahap tindakan pasca beli
(disposition)
.Tahapan perolehan
(acquisition)
sendiri terdiridari proses mencari
(searching)
dan membeli
(purchasing)
, sedangkan tahapan konsumsi
(con- sumption)
terdiri dari proses menggunakan
(using)
dan mengevaluasi
(evaluating).
Psikografis Pelanggan
Motivasi yang muncul dari dalam diri seseorangdapat berasal dari atribut internal dan eksternal.Atribut internal yang dimaksud adalah nilai diri atau psikografis sedangkan atribut eksternal dapat berupakelompok referensi, informasi tentang produk, budaya, dan sebagainya.Psikografis pelanggan sering disebut analisisgaya hidup karena ditinjau dari dua dimensi, yaitukonsep diri dan gaya hidup. Penelitian psikografisselalu berdasarkan AIO
(activities, interest, and opinion)
atau kegiatan, minat, dan pendapat pelang-gan. Riset AIO adalah suatu bentuk riset pelangganyang memberikan profil jelas dan praktis mengenaisegmen-segmen pelanggan, tentang aspek-aspek kepribadian pelanggan yang penting, motif belinya,minatnya, sikapnya, keyakinannya, nilai-nilai yangdianutnya (Schiffmann dan Kanuk, 2000, p.315).Gaya hidup
(lifestyle)
didefinisikan sebagai bagaimana seseorang hidup
(how one lives)
, termasuk  bagaimana seseorang menggunakan uangnya, bagai-mana ia mengalokasikan waktunya, dan sebagainya.Kindra dkk (1994) memberi definisi tentang gayahidup pelanggan sebagai pola aktivitas, minat, dan pendapat pelanggan yang konsisten dengankebutuhan dan nilai-nilai yang dianutnya. Gaya hidup pelanggan dapat berubah, akan tetapi perubahan ini bukan disebabkan oleh berubahnya kebutuhan.Perubahan itu terjadi karena nilai-nilai yang dianut pelanggan dapat berubah akibat pengaruh lingkungan.(dikutip dari Prasetijo dan Ihalauw, 2004, p.54-56).
Kepuasan Pelanggan
Dalam proses pembelian, pelanggan akanmelakukan pencarian informasi sebelum melakukankeputusan pembelian. pelanggan akan membeli produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan-nya. Setelah pelanggan mengkonsumsi produk 
Jurusan TEKNIK INDUSTRI– Universitas Pamulang Fajar Muyfassir 
 
tersebut, pelanggan akan melakukan evaluasi
terhadap produk tersebut. Evaluasi ini akan besarnya
kadar kebutuhan dan keinginannya yang mampudipenuhi oleh produk yang telah dikonsumsinya.
 Nilai kadar inilah yang disebutkan sebagai kepuasan.
Secara sederhana kepuasan dapat diartikan
sebagai tingkat perasaan seseorang setelah mem-
 bandingkan kinerja atau hasil yang dirasakannyadengan harapannya. Kepuasaan adalah perasaan
senang atau kecewa seseorang yang muncul setelahmembandingkan antara persepsi/kesannya terhadap
kinerja (atau hasil) suatu produk dan harapan-harapannya (Kotler, 2002, p.42).
 Nilai bagi pelanggan
(customer deliver value)
adalah selisih antara nilai pelanggan total dan biaya
 pelanggan total. Nilai pelanggan total adalah
 Analisis Pasar Pelanggan Pria Produk Facial Wash
23
sekumpulan manfaat yang diharapkan oleh pelanggandari produk atau jasa tertentu. Biaya pelanggan total
adalah sekumpulan biaya yang diharapkan oleh pelanggan yang dikeluarkan untuk mengevaluasi,
mendapatkan, menggunakan, dan membuang produk 
atau jasa (Kotler, 2002, p.41).
Kotler (2003) menyatakan kepuasaan pelanggan
adalah suatu kondisi yang dirasakan oleh seseorang
yang merupakan hasil dari perbandingan antara hasilyang diharapkan atas layanan suatu produk atau jasadengan kenyataan yang dirasakan. Tingkat kepuasan
merupakan fungsi dari perbedaan
performance
layanan atau produk yang dirasakan seseorang
dibandingkan dengan harapannya terhadap layanan
atau produk tersebut (dikutip dari Supranto, 2001,
 p.55).Kepuasan pelanggan merupakan sumber dari pembelian kembali dan loyalitas pelanggan.
Hubungan Antar Konsep
Uraian pada latar belakang dan tinjauan pustaka
di atas memberikan penalaran bahwa persepsi dan
 perilaku pelanggan terhadap suatu produk dipe-
ngaruhi oleh motivasi tertentu. Motivasi tersebut
didorong oleh atribut produk itu sendiri dan
 psikografis pelanggan. Jika ditelaah lebih mendalam
 persepsi dan perilaku pelanggan juga berhubungan
erat dengan informasi yang diterima oleh pelangganmengenai produk tersebut dan konsep diri pelanggan
yang dibentuk oleh kelompok referensi, informasi
tentang produk, budaya, dan sebagainya.
Pemenuhan kebutuhan dan keinginan pelanggan
atas suatu produk akan mengalami proses evaluasi.
Setelah tahapan evaluasi inilah pelanggan akan
menilai kemampuan produk tersebut untuk meme-
nuhi kebutuhan dan keinginannya yang disebutsebagai kepuasan. Di mana kepuasan sendiri akanmendorong loyalitas pelanggan.
Gambar 1. Hubungan antar KonsepMETODE PENELITIANJenis Penelitian
Penelitian yang dilakukan adalah penelitiandeskriptif. Penelitian deskriptif merupakan satu jenisriset konklusif yang tujuan utamanya adalah untuk menguraikan sesuatu, biasanya karakteristik ataufungsi pasar. Penelitian deskriptif ini bermaksuduntuk menggambarkan minat pasar terhadap produk 
 facial wash
khusus pria dengan menguraikankarakteristik pelanggan pria
user 
dan
non-user 
produk 
 facial wash
, menggambarkan psikografis, perilaku,dan tingkat kepuasannya.
Definisi Operasional
Potensi, adalah kemampuan pasar menyerap produk yang didasarkan atas kepuasan, atribut-atribut yang dipertimbangkan dan minat.
Minat adalah keinginan orang dalam meng-gunakan produk 
facial wash
di masa mendatang.Minat untuk 
user 
adalah untuk membeli
facial wash
di masa mendatang.
User 
adalah orang yang saat ini menggunakan
 facial wash
khusus pria merek tertentu.
Non-user 
adalah orang yang saat ini belummenggunakan produk 
facial wash
khusus priamerek tertentu.
Kepuasaan adalah perasaan senang atau kecewaseseorang yang muncul setelah membandingkanantara persepsi/kesannya terhadap kinerja (atauhasil) suatu produk dan harapan-harapannya.Atribut-atribut yang dipertimbangkan terdiri darikesesuaian dengan jenis kulit wajah pria, menga-tasi masalah kulit wajah, membuat wajah tampak lebih segar, memutihkan wajah, melembutkanwajah, dan dibuat khusus untuk pria.
Jurusan TEKNIK INDUSTRI– Universitas Pamulang Fajar Muyfassir 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->