Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
38Activity
×
P. 1
Bab 8 Fabrikasi

Bab 8 Fabrikasi

Ratings: (0)|Views: 12,428|Likes:
Published by Roni Nepology

More info:

Published by: Roni Nepology on Nov 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/08/2014

pdf

text

original

 
 Praktikal Konstruksi Baja
8
.
P
EKERJAANFABRIKASI
Kualitas hasil pekerjaan fabrikasikomponen struktur baja merupakanhal mutlak dan dipersyaratkan olehpemberi kerja dan standar baku yangada. Kualitas dari hasil fabrikasi harusdipenuhi untuk memastikan bahwapekerjaan konstruksi dapat berlangsung dengan baik dan terhindar daririsiko keterlambatan jadwal danmembengkaknya biaya produksiulang.Dari hasil penelitian yang pernahdilakukan sebelumnya didapatkanbahwa terdapat 9 proses dalamfabrikasi komponen struktur baja, yaitupembuatan gambar fabrikasi, penga-daan material, penandaan, pemoto-ngan, pembuatan lubang, perakitan,pengelasan. penyelesaian dan pengi-riman.Setiap proses saling berkaitandan memiliki tingkat kepentingan yangsama. Penyimpangan terhadap kua-litas yang direncanakan didapatkansering terjadi pada proses pemo-tongan, pembuatan lubang danpengelasan.
 8.1 Fabrikasi Komponen Struktur Baja
Pengertian proses fabrikasi komponenstruktur baja secara umum adalahsuatu proses pembuatan komponen-komponen struktur baja dari bahanprofil baja dan atau plat baja.Pelaksanaan proses fabrikasi dapatdilakukan di dalam pabrik dan di luar pabrik yaitu di lapangan dimana pro-yek konstruksi berlangsung.
Gambar 8.1 Bahan struktur bajaselesai diproses fabrikasi 
Dalam kenyataannya hampir sebagian besar proses fabrikasi selaludilakukan di dalam pabrik karenapertimbangan-pertimbangan:1. Peralatan fabrikasi yang lebih baikdan memadai tersedia di pabrik,seperti
crane,
mesin potong, mesinbor, mesin
 punching,
mesin las, mesin
oven
untuk kawat las. Peralatan mesinpotong, mesin bor,
mesin punching 
 juga tersedia dalam bentuk
 portable
untuk keperluan pelaksanaan prosesfabrikasi di lapangati, tetapi kecepatandan keakuratannya tidak sebaikperalatan yang tersedia di pabrik.Sebagai perbandingan, mesinpotong yang ada di pabrik biasanyasudah dilengkapi dengan mesin bor atau mesin
 punching 
sehingga peker- jaan pemotongan dilakukan bersama-sama dengan pembuatan lubang.
Crane
yang digunakan untuk memin-dahkan profil dan pelat baja denganberat yang sulit dipindahkan dengantenaga manusia tidak dapat ditem-DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
205
 
 Praktikal Konstruksi Baja
patkan di lapangan. Pengadaan
oven
untuk kawat las dilapangan mungkitidapat dilakukan tetapi hal ini tidakmenguntungkan dari segi biaya kare-na
oven
tersebut hanya dapat dipakaiuntuk satu proyek saja.2. Penyimpanan material yang jauhlebih baik bila proses fabrikasi dilaku-kan di pabrik. Kondisi lapangan yangterbuka terhadap cuaca sangat tidakmendukung terhadap penyimpananmaterial baja mengingat sifat bajayang sangat rentan terhadap korosi.3. Penghematan jumlah pekerja yang jauh lebih. baik bila proses fabrikasidilakukan di pabrik. Biasanya dilaku-kan pembagian pekerja di pabrikbagian pemotongan baja profil. bagianpemotongan plat baja, bagian pera-kitan, bagian pengelasan, bagianpengecatan.Masing-masing bagian berkonsentrasihanya pada pekerjaannya, sebagaicontoh bagian pemotongan baja profilhanya melakukan pemotongan profilbaja untuk bermacam-macam proyek.Bila proses fabrikasi dilakukan dilapangan maka pekerja itu hanyadapat melakukan pemotongan bajaprofil untuk satu proyek saja.4
.
Kemudahan dan penghematanbiaya pekerjaan pengecatan juga jauhlebih baik bila proses fabrikasi dilaku-kan di pabrik. Pekerjaan persi apanpermukaan material baja sebelumdicat yaitu
sandblasting 
tidak me-mungkinkan dilakukan di lapangankarena untuk pekerjaan ini memer-lukan tempat tertutup dengan luasyang cukup besar dan permanen.Selain itu pekerjaan pengecatanyang dilakukan di lapangan terbukaakan jauh lebih boros dalam segibiaya dibandingkan bila pengecatandilakukan di pabrik yang semi terbukakarena faktor hembusan angin yanglebih besar bila pekerjaan pengecatandilakukan di tempat terbuka. 5. Pengontrolan kualitas prosesfabrikasi lebih efisien bila dilakukan dipabrik. Untuk mengontrol kualitasproses fabrikasi terutama pekerjaanpengelasan diperlukan tenaga kerjayang ahli dan berpengalaman. Jumlahtenaga kerja seperti ini sangat terba-tas. Bila proses fabrikasi dilakukan dipabrik maka dengan jumlah yangterbatas itu dapat mengontrol kualitasproses fabrikasi untuk beberapaproyek.Faktor lain yang menguntungkandari pelaksanaan proses fabrikasi dipabrik adalah sarana pencahayaanyang lebih baik. Dengan dibantulampu yang cukup maka prosesfabrikasi di pabrik dapat dilakukanpada malam hari.Hal yang sama dapat diterapkan dilapangan tetapi kapasitas lampu yangdibutuhkan akan jauh lebih besauntuk mendapatkan penerangan yangsama.Dengan faktor-faktor yangdisebutkan di atas maka proses fab-rikasi yang dilakukan di pabrik akan jauh lebih menguntungkan dari segiwaktu dan biaya pelaksanaan, tenagakerja, peralatan dan kualitaspekerjaan.DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
206
 
 Praktikal Konstruksi Baja
Gambar 8.2 bahan struktur bajadalam proses fabrikasi 
8.2
Kualitas pembuatan
Definisi dari kualitas menurutRobert H. Lochner (1990), adalahgambaran dan karakteristik menyeluruh dari barang atau jasa, yangmenunjukkan kemampuannya dalammemuaskan kebutuhan yang diten-tukan atau yang tersirat.Selama ini kegiatan pengen-dalian kualitas lebih banyakdipandang sebagai pelaksanaan ins-peksi dan pengujian yang dilakukanuntuk menemukan hasil produk yangtidak sesuai dengan persyaratan yangditentukan (Lochner et al. 1990).Dengan semakin meningkatnya pe-ngetahuan dan kebutuhan akankualitas dan persaingan bisnis yangsemakin kompetitif, pandangan se-perti itu sudah ditinggalkan.Karakteristik dari sistem kualitas dimasa sekarang (Lochner et al. 1990):1. Fokus pada pelangganProduk didesain dan dibuat untukmemenuhi keinginan pelanggan.Yang dimaksud pelanggan adalahpelanggan internal (departemen laindalam perusahaan itu) dan pelangganeksternal (pemberi kerja). 2. Dengan melakukan kebijaksanaankualitas yang ditujukan padapengontrolan kualitas dari setiaptahapan pekerjaan, kualitas yangmaksimum, produktifitas dan pengu-rangan biaya akan dicapai. Bero-rientasi pada pencegahan ketidak-sesuaian dan bukan pada pencarianketidaksesuaian.3. Mengendalikan keseluruhan proses pekerjaan dan tidak terfokus padapengendalian kualitas produk akhir saja.Kualitas yang baik menurut ArmandV. Feigenbaum (1988), adalah katakunci keberhasilan suatu perusahaandalam memenangkan persaingan bis-nis.Pada masa sekarang konsumenlebih menginginkan kualitas produkyang baik daripada harga jual yangmurah.DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
207

Activity (38)

You've already reviewed this. Edit your review.
pruax liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Nasrul Fahmi liked this
Windi Pertiwi liked this
Itoel Cubby liked this
Itoel Cubby liked this
Jhoni Rusli liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->