Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
9Activity
P. 1
Kumpulan Essay Ginan Aulia Rahman

Kumpulan Essay Ginan Aulia Rahman

Ratings: (0)|Views: 889 |Likes:
Published by Apit Nurdin
Kumpulan Essay Ginan Aulia Rahman
Kumpulan Essay Ginan Aulia Rahman

More info:

Published by: Apit Nurdin on Nov 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/06/2012

pdf

text

original

 
 
Page 1
 
1.
 Yg terbaik yg kamu pinta dari Allah, adalah apa yg Allah pinta darimu
 byGinan Aulia Rahmanon Wednesday, April 13, 2011 at 10:55am  Betapa kita tak tau apa yang baik untuk kita. Kita taunya ya. Enak seperti orang lain yangkaya, bisa beli ini itu.. Maka kita meminta kekayaan dariNya.. Padahal kaya bukan kebaikan,kata siapa kaya kebaikan? Kaya itu ujian. Sama seperti kemiskinan. Sama sama ujian.. Yaseperti ujian nasional, ada paket a, ada paket b. Di dunia ini tempat ujian tingkat jagat rayadilangsungkan, ada ujian paket kekayaan, ada ujian paket kemiskinan. Siapa yg akan lulus?Yg paling baik kualitas amalnya. Jd masih pentingkah meminta kekayaan dalam setiapsujudmu??Sungguh kita tidak tahu apa yang baik.. Kita tahunya sih dari iklan.. Wah nokia terbarubagus tuh,, laptop acer baru bisa main game sgala macam, design grafis, dll.. Waw, Ipad,Ipod, Iphone.. Maka kita pinta semua, berdoa.. Padahal apalah artinya itu semua? Mungkinhanya kebutuhan kwartener.. Bukan primer dan sekunder..Oh kita itu tidak tahu yang baik lho.. Siang dan malam kita sebutkan sebuah nama, namadia yg kita cinta.. Ya Allah semoga jodoh, ya Allah semoga jodoh.. Padahal kita tidak tahuapa yang baik untuk kita.Kita hanya melihat org lain tersenyum ketika memiliki sesuatu, maka kita ingin ikut memilikiitu. Padahal belum tentu juga matching dengan keadaanmuIbnu atha'illah dalam alhikamnya berkata indah sekali, bukan hanya indah, tapi solusi jitudalam hal meminta. Apa yg harus kita pinta dari Allah swt??Khairu ma tathlubu minhu, ma yathlubu minka..Yg terbaik yg kamu pinta dariNya adalah apa yang Dia pinta darimu..Allah menyuruh kita berbuat baik, maka pintalah Ia supaya kita bisa berbuat baik... Allahmeminta kita agar taqwa, maka pintalah ketaqwaan dariNya, Allah meminta kita shalat yangkhusyu, maka pintalah kekhusyuan dariNya, Allah meminta kamu untuk bersabar, makapintalah kesabaran dariNya, Allah meminta kamu untuk bersyukur, maka pintalahkemampuan untuk bersyukur, Allah meminta agar kamu baik pada saudara saudaramu,istrimu, tetanggamu, anak anakmu.. Paka pintalah itu...Ketika Allah meminta dari kita, sebenarnya Dia sedang memberi tahu kita apa yg terbaikuntuk kita..Maka bacalah al-quran, cari tau apa yg Allah pinta dari kita, supaya kita mendapat yg terbaikuntuk kita!! 2.
umar bin abdul aziz.... wasiat untuk para umat yang bernyawa
 byGinan Aulia Rahmanon Sunday, January 31, 2010 at 10:42am  apalah artinya hidup.. maksudku gemerlap dunia yang melarutkanmu didalamnya. kitahanya numpang lewat, kita sementara.. sungguh... kita psati akan mati.. pasti akan tiada.hilang.. dari tanah kembali pada tanah.aku ceritakan sebuah kisah.. mudah mudahan kita tersadar akan sebuah tujuan asli hidupkita di dunia..
 
 
Page 2
 
suatu ketika, Umar bin Abdul Aziz r.a mengiringi jenazah. Ketika semuanya telah bubar,Umar dan beberapa sahabatnya tidak beranjak dari kubur jenazah tadi. Beberapasahabatnya bertanya, “wahai Amirul Mukminin, ini adalah jenazah yang engkau menjadiwalinya. Engkau menungguinya disini lalu akan meninggalkannya“.Umar berkata, “Ya. Sesungguhnya kuburan ini memanggilku dari belakang. Maukah kaliankuberitahu apa yang ia katakan kepadaku?“.Mereka menjawab, “Tentu”.Umar berkata, “Kuburan ini memanggilku dan berkata, ‘Wahai Umar bin Abdul Aziz, maukahkuberitahu apa yang akan kuperbuat dengan orang yang kau cintai ini?‘, “Tentu“, jawabku.Kuburan itu berkata, “Aku bakar kafannya, kurobek badannya dan kusedot darahnya sertakukunyah dagingnya. Maukah kau kau kuberitahu apa yang kuperbuat dengan anggotabadannya?“.“Tentu“, jawabku.“Aku cabut (satu per satu dari) telapak ke tangannya, lalu dari tangannya ke lengan dan darilengan menuju pundak. Lalu kucabut pula lutut dari pahanya. Dan paha dari lututnya. Kucabut pula lutut itu dari betis. Dan dari betis menuju telapak kakinya“.Lalu Umar bin Abdul Aziz menangis dan berkata,Ketahuilah, umur dunia hanya sedikit. Kemuliaan didalamnya adalah kehinaan. Pemudanyaakan menjadi renta, dan yang hidup didalamnya akan mati. Celakalah yang tertipu olehnya.Janganlah kau tertipu oleh dunia. Orang yang tertipu adalah yang tertipu oleh dunia.Dimanakah penduduk yang membangun suatu kota, membelah sungai-sungainya danmenghiasinya dengan pepohonan, lalu tinggal di dalamnya dalam jangka waktu sangatpendek. Mereka tertipu, menggunakan kesehatan yang dimiliki untuk berbuat maksiat.Demi Allah, di dunia mereka dicengkeram oleh hartanya, tak boleh begini dan begitu, danbanyak orang yang dengki kepadanya. Apa yang diperbuat oleh tanah dan kerikil kuburanterhadap tubuhnya? Apa pula yang diperbuat binatang-binatang tanah terhadap tulang dananggota tubuhnya?Dulu, di dunia mereka berada di tengah-tengah keluarga yang mengelilinginya. Diatas kasur yang empuk dan pembantu yang setia. Keluarga yang memuliakan dan kekasih yangmenyertainya. Tetapi ketika semuanya berlalu dan maut datang memanggil, lihatlah betapadekat kuburan dengan tempat tinggalnya. Tanyakan kepada orang kaya, apa yang tersisadari kekayaannya? Tanyakan pula kepada orang fakir, apa yang tersisa dari kefakirannya?Tanyalah mereka tentang lisan, yang sebelumnya mereka gunakan berbicara. Juga tentangmata yang mereka gunakan melihat hal-hal yang menyenangkan. Tanyakan tentang kulityang lembut dan wajah yang menawan serta tubuh yang indah, apa yang dilakukan cacingtanah terhadap itu semua? Warnanya pudar, dagingnya dikunyah-kunyah, wajahnyaterlumuri tanah. Hilanglah keindahannya. Tulang meremuk, badan membusuk dandagingnya pun tercabik-cabik.Dimanakah para punggawa dan budak-budak? Dimana kawan, dimana simpanan hartabenda? Demi Allah, mereka tidak membekali si mayit dengan kasur, bahkan tongkat untuk
 
 
Page 3
 
bertopang sekalipun. Dahulu dirumah mereka merasakan kenikmatan. Kini ia tenggelamdibawah benaman tanah. Bukankah kini mereka tinggal ditempat yang lusuh dan menjijikan?Bukankah sama saja bagi mereka; siang dan malam? Bukankah sekarang merekatenggelam dalam pekatnya kegelapan? Tak ada lagi kesempatan untuk bertemu denganorang-orang tercinta.Berapa banyak orang yang dulunya mulia, kini wajahnya hancur. anggota badannya terceraiberai. Mulut mereka belepotan dengan darah dan nanah. Binatang-binatang tanahmengerubuti jasad mereka, sehingga satu per satu anggota tubuh terlepas. Hingga akhirnyatak tersisa, kecuali hanya sebagian kecil saja. Mereka telah meninggalkan istananya.Berpindah dari tempat lapang ke lubang yang sempit. Sesudah itu, istri-istri mereka dinikahiorang lain. Anak-anaknya pun berkeliaran dijalan. Harta bendanya dibagi-bagi oleh ahliwarisnya.Diantara mereka, ada pula yang dilapangkan kuburnya. Diberi kenikmatan dan bersenang-senang dengannya didalam kubur. Tetapi ada pula yang di adzab dalam sempitnya lubangkubur. Menyesali apa yang telah mereka kerjakan.Umar lalu menangis dan berkata, “Wahai yang menjadi penghuni kubur esok hari,bagaimana dunia bisa menipumu? Dimana kafanmu? Dimana minyak (wewangian untukorang mati)mu dan dimana dupamu? Bagaimana nanti ketika kamu telah berada dalampelukan bumi. Celakalah aku, dari bagian tubuh yang mana pertama kali cacing tanah itumelumatku? Celakalah aku, dalam keadaan bagaimana aku kelak bertemu dengan malaikatmaut, saat ruhku meninggalkan dunia? Keputusan apakah yang akan diturunkan olehRabbku?“.Ia menangis dan terus menangis, lalu pergi . Tak lebih dari satu pekan setelah itu, iameninggal. Semoga Beliau dirahmati Allah 3.
sekali berarti setelah itu mati...
 byGinan Aulia Rahmanon Thursday, May 27, 2010 at 5:52pm  Buatlah dirimu menjadi orang bisa disyukuri keberadaannya oleh orang lain. Apabila adadirimu, maka orang lain merasa teringankan bebannya. Apabila kamu ada akan jadi tenanghati dan nyaman jiwanya. Penebar kebaikan dan keindahan. Jadikanlah dirimu seperti itu.Berusahalah untuk itu, dengan sangat keras! Karena jika bukan untuk itu, lalu hidup ini untukapa? Hidup ini bukan hanya sekedar menghirup nafas, makan enak, minum saat dahaga. Ituuntuk mempertahankan hidup. Tapi hidupmu adalah perjuangan. Menebarkan salam dankesenangan. Menebarkan cinta kasih pada alam semesta dan seisinya. Rahmatan alamien,khalifah fil ardh.Hidup hanya satu kali, dan hidup memang untuk cape, hidup untuk berkeringat, hidup untukusaha keras. Usaha keras. Hidup untuk mengukirkan nama dalam tinta sejarah. Tintanyapun bukan tinta sembarangan. Tapi tinta emas kebanggaan. Tinta keharuman nama.Tapi bukan itu yang kita kejar sungguh sungguh, itu hanya bonus dari kerja keras yangikhlas pada Allah SWT. Mengharap ridhoNya. Mati matian untukNyaTerus maju, maju yang terarah. Maju yang memiliki tujuan tentunya. Hidup adalahpergerakan, dan diam adalah kematian. Jangan jadikan hidupmu yang singkat menjadikematian yang panjang sebelum waktunya datang. Apa yang tidak bisa kau dapat semua,

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
N'dah Fitriani liked this
Apit Nurdin liked this
Apit Nurdin liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->