Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
18Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Manajemen Pemeliharaan Bangunan Gedung- Jurnal UAJY

Manajemen Pemeliharaan Bangunan Gedung- Jurnal UAJY

Ratings: (0)|Views: 2,407|Likes:
Published by Wulfram I. Ervianto

Dipublikasikan DalamJurnal Teknik Sipil UNiversitas Atma Jaya Yogyakarta, Vol. 7, No. 3, Juni 2007

Dipublikasikan DalamJurnal Teknik Sipil UNiversitas Atma Jaya Yogyakarta, Vol. 7, No. 3, Juni 2007

More info:

categoriesTypes, Research, Science
Published by: Wulfram I. Ervianto on Nov 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

09/17/2013

pdf

text

original

 
Hal - 1
STUDI PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG(Studi Kasus Gedung Kampus)
 
Wulfram I. Ervianto
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik ,Universitas Atma Jaya YogyakartaJl. Babarsari No. 44 Yogyakarta 55281Telp. (0274) 487711 Fax 0274) 487748ervianto@mail.uajy.ac.id
Abstrak
 Berbagai jenis bangunan gedung banyak muncul di kota-kota besar dengan beragam model berikut kelengkapan fasilitasnya. Tak kalah juga beragam material juga menempel erat menghiasai seluruh sisibangunan sehingga nampak indah. Keindahan memang sangat berarti bagi para perancang bangunan,namun satu hal yang tidak boleh dilupakan yaitu bagaimana merawat bangunan tersebut. Berdasarkanmeningkatnya keragaman bentuk dan jenis material tersebut kiranya penting dipikirkan bagaimanakahcara merawatnya sehingga setelah habis umur ekonomis bangunan tersebut pemenuhan spesifikasi masihdapat dicapai. Dalam penelitian ini data diambil dari salah satu bangunan gedung yang difungsikanuntuk kegiatan perkuliahan. Data yang dibutuhkan adalah informasi biaya pemeliharaan setiap tahundan program pemeliharaan yang telah berjalan saat ini. Pengolahan data digunakan metoda analisisdeskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya yang dibutuhkan setiap tahunnya cukup besar  yaitu 2,70 % dari pengeluaran rutin, dengan prosentasi terbesarnya untuk kegiatan cleaning service yaitu sebesar 71,23 % dari total biaya pemeliharaan. Sedangkan program pemeliharaan sampai dengan penelitian ini berakhir belum dipunyai oleh institusi.
Kata kunci : Pemeliharaan; Bangunan Gedung; Fasilitas.
Abstract
Many building with various model were built by contractor in several cities. The aesthetics of buildingdepend on material types and size. Many aspect influence in process design by architect, how to maintaina building is one of the important aspect. The objectives of this research is to define maintenancemanagement program of building construction based on types and size of material in various model of building. Type of data in this research is cost of building maintenance management per year, Tools toanalyse data are descriptive analysis and frequency distribution. Result of this research indicate thatbuilding maintenance cost is 2,7 % from routine expenses every year. Consume of cleaning service costactivity is 71,23% from total cost of building maintenance. Commonly, institution do not have buildingmaintenance management program, the maintenance unit repair if building facilities do not work properly.
Key Words : Maintenance; Building; Facilities.
1.
 
PENDAHULUAN
Kebutuhan akan bangunan gedung untuk berbagai aktifitas semakin meningkat dari waktu ke waktu. Halini merupakan salah satu indikator bahwa roda perekonomian berputar sejalan dengan meningkatnyaberbagai aktifitas manusia dalam melaksanakan transaksi bisnis. Dari tahun ke tahun selalu bermunculanbangunan fasilitas yang baru dengan berbagai ragam, bentuk dan ukurannya, dimana estetika dankelengkapan fasilitas bangunannya merupakan representasi dari aktifitas orang yang menghuninya.Gaya dari sebuah bangunan merepresentasikan karakterisitik dari peruntukan bangunan tersebut, misalnyasaja bangunan yang akan difungsikan untuk aktifitas perbankan akan berbeda dengan bangunan yangdirancang untuk pertokoan, kampus, sekolah, supermarket, gedung pertemuan, hotel dan lain sebagainya.Seolah-olah kenampakan bangunan dari gaya, material yang digunakan, bentuk massa bangunan sudahmempunyai ciri tersendiri, yang tentunya juga tergantung pada skala waktu kapan bangunan tersebutdirancang dan dibangun.
 
Hal - 2Proses perancangan dari sebuah bangunan melalui berbagai tahap, diantaranya diawali dari penggaliankeinginan pemilik tentang bentuk bangunan yang dikehendaki, fasilitas yang diperlukan, ukuranbangunan dan tentunya biaya yang dibutuhkan. Dalam proses perancangan sudah sewajarnya seorangperencana bangunan atau lebih spesifik seorang arsitek hendaknya mempertimbangkan salah satu aspek pada tahap pascakonstruksi yaitu aspek pemeliharaan. Layaknya sebuah bangunan yang dihuni setiapwaktu kenyamanan bagi penghuninya merupakan persyaratan yang harus dipenuhi selama bangunandifungsikan.Pemeliharaan bangunan secara konsisten sudah menjadi persyaratan yang harus dipenuhi, utamanya bagibangunan yang difungsikan secara komersial. Program pemeliharaan sebuah bangunan gedung hendaknyadipikirkan sejak proses perancangan bangunan tersebut dilaksanakan dan kemudian dijadikan salah satuaspek pertimbangan dalam merencanakan bangunan secara detil. Secara rasional tingkat kemudahanpemeliharaan sebuah bangunan secara signifikan akan mempengaruhi besarnya biaya pemeliharaan setiaptahunnya.Berdasarkan paparan dalam latar belakang tersebut diatas sudahkah bangunan gedung kampusmempunyai program pemeliharaan bangunan gedung berikut fasilitasnya?. Seandainya programpemeliharaan telah dimiliki dan telah berjalan dengan baik maka sepatutnya diketahui berapakahbesarnya biaya yang harus dianggarkan untuk program pemeliharaannya?. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui program pemeliharaan bangunan gedung beserta fasilitasnya yang telah berjalan danmerumuskan kembali program pemeliharaan yang seharusnya dilakukan, termasuk didalamnya estimasiperkiraan biaya yang kompetitif.
2.
 
TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Maintenance
 Maintenance
 
dalam bahasa inggris diterjemahkan “pemeliharaan”, dalam kamus besar ba
hasa Indonesiadiartikan
“menjaga dan merawat baik 
-
 baik”.
Dalam beberapa referensi terdapat berbagai macam definisi
maintenance
, salah satunya adalah pendapat Chanter (1996) :
“A combination of any action carried out to retain an item in, or restore it to an acceptable condition”
 
.Dalam definisi tersebut diatas terdapat dua kata kunci yaitu
action
dan
acceptable condition
.
 Action
 bukan hanya diartikan sebagai kegiatan fisik yang berhubungan dengan aktifitas pemeliharaan, tetapi jugamenyangkut berbagai aspek diantaranya adalah aspek biaya dan aspek organisasi yang bertanggung jawab.
 Acceptable condition
adalah persyaratan yang harus dipenuhi agar seluruh fasilitas dapat bekerjasesuai dengan yang direncanakan. Program manajemen pemeliharaan bangunan pada umumnyabergantung dari fungsinya, misalnya bangunan rumah tinggal, rumah sakit, sekolah/kampus, dan lainsebagainya.
2.2. Maintenance Planning
Proses membuat perencanaan pemeliharaan didasarkan kondisi pada umumnya, namun apabila terdapatbangunan yang spesifik maka program pemeliharaan disesuaikan dengan karakteristik dari bangunan itusendiri. Kelengkapan setiap komponen bangunan beserta fasilitasnya sudah seharusnya dijaga denganbaik agar setiap saat sepanjang bangunan tersebut difungsikan dapat bekerja sesuai dengan persyaratanoperasionalnya. Periode pemeliharaan dari setiap bagian bangunan berbeda satu dengan yang lainbergantung pada siklus hidupnya.Perencanaan adalah sebuah proses yang bergantung satu sama lain secara komprehensif. Beberapa halyang patut menjadi perhatian dalam pembuatan program pemeliharaan adalah : jumlah kegiatan yangdapat dipisahkan; skala waktu dari setiap kegiatan; urutan kegiatan; melakukan pencatatan selamapemeriksaan.
2.3. Life Cycle Cost
Penyediaan sarana berupa bangunan secara fisik dibutuhkan sejumlah biaya minimum yang harusdisediakan oleh pemilik proyek. Jika sarana tersebut berupa bangunan gedung yang difungsikan sebagaikantor maka dengan sendirinya pihak pemilik harus memberikan fasilitas dan pelayanan yang memadai.Termasuk didalamnya merancang interior, pendingin udara, membersihkan elemen bangunan secarateratur, memperbaiki semua kerusakan dan lain sebagainya.
 
Hal - 3Biaya yang dikeluarkan untuk memberikan layanan tersebut harus dialokasikan setiap periode waktu, jikabangunan tersebut milik institusi baik swasta atau pemerintah maka perioda waktu pengalokasian biayadidasarkan pada tahun anggaran. Bertambahnya umur dari bangunan dengan sendirinya biaya yangdibutuhkan akan semakin besar, termasuk juga faktor suku bunga (
interest rate
) juga mempengaruhipenyediaan biaya pemeliharaan.Perencanaan penggunaan biaya untuk mewujudkan sebuah bangunan dan memeliharanya selama umurrencana bangunan disebut
cost-in-use
atau
life-cycle-costing
. Untuk mempertimbangkan berbagaialternatif bangunan beserta biayanya perlu dilakukan analisis dengan suatu metoda untuk menentukanpilihan yang terbaik. Dalam perencanaan yang baik dibutuhkan pemikiran yang lebih detil gunamendapatkan pemilihan material yang tepat.
3.
 
DATA PENELITIAN
Data penelitian diperoleh dari bangunan gedung kampus beserta fasilitasnya, yang dapat dikelompokanmenjadi empat yaitu : struktur; arsitektur; mekanikal dan elektrikal; landscape. Tipikal bangunan gedungkampus yang berbentuk ruang-ruang kelas dilengkapi dengan fasilitas untuk proses belajar mengajarmembutuhkan cara tersendiri dalam menjalankan program perawatan jika dibandingkan dengan bangunanlainnya seperti hotel, mall, ruang pertemuan atau lainnya. Selain itu, pengguna bangunan juga ikutmempengaruhi dalam penyusunan program pemeliharaan dikarenakan perilaku tiap orang berbeda-beda.Pengelolaan pemeliharaan gedung mencangkup beberapa hal : perawatan terhadap fisik bangunan agarterjaga kualitasnya sesuai dengan spesifikasi sebelumnya; perawatan fasilitas (mekanikal dan elektrikal)yang dimiliki gedung berfungsi dengan baik dan sesuai dengan umur ekonomi yang telah ditetapkan;menjaga ketentraman lingkungan kerja dan lingkungan gedung oleh satuan pengaman yang professional;menyiapkan tenaga untuk berhubungan dengan pengguna ruang sehingga setiap ketidaknyamanan dapatditangani dengan cepat; mengelola area perparkiran apabila diperlukan.
3.1. Biaya Pemeliharaan
Layaknya sebuah bangunan fasilitas pada umumnya yang digunakan oleh berbagai pihak untuk melaksanakan berbagai aktifitasnya, bangunan kampus juga diperlukan pemeliharaan terhadap semuafasilitasnya. Tujuan utama diadakannya pemeliharaan/perawatan tidak lain adalah agar semua penggunabangunan tersebut merasa nyaman dan aman selama menjalankan aktifitasnya.Secara grafis penggunaan anggaran biaya pemeliharaan dari tahun ke tahun nampak seperti pada gambar3.1 s/d 3.8. Terlihat jelas bahwa biaya terbesar yang dibutuhkan selama tujuh tahun adalah biaya untuk kegiatan pembersihan yang dilakukan oleh
cleaning service
.
Gambar 3.1 :
Prosentase biaya pemeliharaan
Prosentase biaya pemeliharaan
25.4217.6221.3227.0516.92
2.912.272.763.412.130.005.0010.0015.0020.0025.0030.0035.0040.00
2000 2001 2002 2003 2004
Tahun Anggaran
      P     r     o     s     e     n      t     a     s     e
% terhadap Biro Administrasi Umum% terhadap pengeluaran rutin universitas

Activity (18)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
rizky_wulandary liked this
Helmi Zulmar liked this
Madjid Suparman liked this
Murtaza Asghar liked this
Dwi Sulistyono liked this
Sarra Indratini liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->