You are on page 1of 26

KB 1.

PERKEMBANGAN PERALATAN TEKNOLOGI DAN ANALISIS SISTEM

PERKEMBANGAN PERALATAN TEKNOLOGI


1. Kompetensi Dasar a. Mengidentifikasi Input Proses Output (IPO) pada alat teknik, b. Mengidentifikasi komponen pendukung sistem teknik menyangkut materi, energi dan informasi.

yang

2. Indikator Pencapaian Hasil Belajar a. Menjelaskan penemuan-penemuan yang mengubah sejarah dan dampaknya bagi umat manusia, b. Menyebutkan perkembangan mesin-mesin peralatan untuk rumah tangga, kantor, hiburan, industri atau laboratorium iptek dari yang sederhana sampai dengan yang canggih, c. Menjelaskan fungsi komponen suatu mesin atau alat berdasarkan analisis input, proses, output yang menyangkut materi, energi, dan informasi, d. Menjelaskan cara kerja suatu mesin atau berdasarkan IPO yang menyangkut materi, energi dan informasi.

Gambar perkembangan komputer

3. Materi Pembelajaran Sistem dan Prinsip Teknik 1 dari 26 Buku Ajar

a. Perkembangan Sepeda Tahukah kamu seperti apa bentuk sepeda yang pertama ? Sepeda yang pertama kali digunakan oleh manusia tidak mempunyai kayuh sehingga pengendara harus menginjakkan kaki di tanah secara bergantian agar sepeda dapat berjalan. Dengan berjalannya waktu orang mulai mengembangkan sepeda dengan memasang kayuh yang digantung pada tangkai yang dipasang di bawah batang kemudi, di sebelah kanan dan kiri. Orang tersebut adalah Kirk Patrick Macmillan dari Scotlandia dan sepedanya diberi nama Hobby Horse. Perhatikan gambar berikut.

depan lebih besar seperti mata uang logam Inggris Penny Farthing, sehingga dengan sekali kayuh dapat menggerakkan sepeda lebih jauh atau lebih cepat.

Pada awal tahun 1890-an pemasangan ger roda belakang dan rantai merupakan cikal bakal sepeda modern. Sepeda ini juga sudah menggunakan rem dan roda dari karet yang diberi nama Rover. Industri sepeda semakin melesat pada tahun 1898 ketika John Dunlop, seorang dokter hewan Belfast, memperkenalkan ban berisi angin. Inilah awal perkembangan sepeda.

Di Perancis sepeda dikembangkan oleh Pierre Michaux dan putranya Ernest. Sepeda hasil rintisannya ini diberi nama Velocipede Michaux. Sepeda ini mempunyai kayuh yang dipasang langsung pada roda depan (Th 1861 ). Velocipede tidak dapat melaju dengan cepat, kemudian orang membuat perubahan dengan memasang roda

Sistem dan Prinsip Teknik 2 dari 26

Buku Ajar

Dengan awal ini perkembangan sepeda di berbagai Negara semakain cepat dan modern, seperti yang kita temui sampai sekarang ini.

Dengan berkembangnya teknologi saat itu, tenaga uap kurang memuaskan. Orang mulai menggunakan mesin yang lebih kecil dengan tenaga bahan bakar bensin sehingga mobil menjadi lebih ringan dan ramping.

b. Perkembangan Mobil Mobil pertama dalam sejarah manusia mempunyai Ketel Uap besar di bagian depan. Ketel uap tesebut berisi air yang akan berubah menjadi uap jika dipanaskan. Uap itu memberi tenaga kepada mesin yang menggerakkan mobil. Mobil tersebut dibuat oleh seorang dokter dari Perancis bernama Nicholas Cugnot pada tahun 1770. Kecapatan mobil ini kurang lebih 5 km/jam. Perhatikan gambar berikut ini.

Gambar Mobil Bensin Roda Tiga Secara terpisah dua orang asal Jerman Gottlieb Daimler dan Kurl Benz mengembangkan kendaraan bertenaga bensin yang pertama. Kurl Benz membuat mobil beroda tiga dengan tenaga bensin pada tahun 1886, sedangkan Daimler membuat mobil dengan empat buah roda menggunakan tenaga penggerak bensin pada tahun 1889.

Gambar Mobil Ketel Uap.

Sistem dan Prinsip Teknik 3 dari 26

Buku Ajar

industri otomotif di Abad modern, sehingga berkembang sampai sekarang ini.

Gambar Mobil Ford Gambar Mobil Kurl Benz Gambar mobil kuno sampai dengan modern dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar Mobil Daimler Gambar Mobil kuno Perkembangan selanjutnya terjadi pada tahun 1909 di Amerika Serikat, yaitu Henry Ford menghasilkan sebuah mobil yang digerakkan dengan tenaga bensin dengan sistem pembakaran dalam. Dalam perkembangan selanjutnya mobil ini terkenal sangat murah dan mudah dalam pengoperasiannya. Mobil ini diberi nama FORD MODEL T dan manjadi popular di dunia dengan bukti terjual 15 juta unit mobil ke seluruh dunia. Inilah yang mengawali perkembangan

Gambar Mobil Modern

Sistem dan Prinsip Teknik 4 dari 26

Buku Ajar

c.

Perkembangan Mesin Pemanen Perkembangan mesin pemanen di mulai pada awal abad kesembilan belas. Di Eropa petakpetak lahan kecil yang mendukung kehidupan banyak orang digarap dengan tangan. Di Amerika lahan-lahan luas dibuka, pada hal penduduknya masih sangat sedikit. Perhatikan gambar mesin pemanen berikut ini.

Pemecahan masalah seperti ini adalah mekanisasi pertanian. Orang mengembangkan mesin pertanian, dengan mengantikan tenaga manusia ( tangan ) dengan mesin pemanen yang ditarik kuda atau keledai. Tenaga kuda dan keledai inipun belum dapat memecahkan masalah. Pada tahun 1875 berkembang mesin kombinasi mekanis besar yang ditarik oleh berpasangpasang kuda. Mesin ini tak hanya memotong gandum yang masih tegak, tetapi juga merontokkan gandum dari jerami dan sekam. Gandum dibersihkan dan dituang ke dalam kantong atau bungkusan. Dengan mesin ini satu orang dapat memanen lahan 1/3 hektar dalam satu jam.

Pada tahun 1910, orang mengembangkan mesin pemanen dengan menggunakan tenaga uap. Lahirlah traktor tenaga uap yang menggantikan tenaga kuda atau keledai. Mesin ini menggunakan bahan bakar batu bara, dan dapat pula menggunakan jerami gandum. Dengan mesin ini seseorang mampu memanen dan merontokkan gandum dari area seluas hektar dalam waktu satu jam. Namun demikian mesin ini masih mempunyai kelemahan yaitu mesin ini terlalu berat dan susah untuk bergerak di lahan.

Sistem dan Prinsip Teknik 5 dari 26

Buku Ajar

Gambar Mesin pemanen Tenaga Uap. Pada tahun 1930-an perkembangan mesin pemanen sangat menarik banyak orang untuk selalu sempurnakan penemuan-penemuan yang lama dan akhirnya menemukan mesin pemanen yang mampu memanen lahan satu hektar dalam waktu satu jam oleh satu orang. Pada Abad ke-20 orang sudah menggunakan traktor bertenaga bensin dan mesin pemanen yang mampu bergerak sendiri. Setelah tahun 1930, orang sudah menggunakan mesin yang mampu memotong gandum sekaligus merontokkannya, kemudian memisahkannya dari jerami dan sekamnya. Semua itu hanya dikerjakan oleh satu orang dengan menggunakan mesin pemanen modern. Perhatikan gambar mesin pemanen dengan traktor yang menggunakan bahan bakar bensin di bawah ini!

Gambar Mesin Traktor Pemanen

d. Perkembangan Televisi Televisi yang kita jumpai sekarang, sebagaimana yang kita lihat tidak ditemukan oleh satu orang saja melainkan melalui serangkaian penemuan yang dilakukan oleh para ahli di berbagai negara dalam rentang waktu cukup lama, yaitu sekitar 50 tahun lebih. Tercatat pada tahun 1884 seorang ahli dari Jerman bernama Paul Nipkow mengembangkan sebuah Piringan Pelarikan Optomekanis yang memungkinkan sebuah gambar dapat diubah menjadi serangkaian sinyal listrik dengan aneka kekuatan. Saat itu gambar yang ditampilkan/dihasilkan masih berupa gambar yang masih kasar. Perhatikan gambar Piringan optomekanis berikut ini! .

Gambar Optomekanis

Piringan

Sistem dan Prinsip Teknik 6 dari 26

Buku Ajar

Dengan berdasarkan kepada penemuan piringan Nipkow, seorang ahli dari Scotlandia John L. Baird mengembangkan sebuah televisi dengan pelarikan mekanis yang sangat praktis, yaitu pada tahun 1926. Hal tersebut sebagaimana digambarkan dalam diagram di bawah ini. Perhatikan ini! gambar berikut

Gambar Diagram Televisi Pelarikan mekanis Namun demikian, pelarikan mekanis masih sangat terbatas dalam visualisasi gambarnya. Dengan serangkaian perkembangan pada jaman itu, akhirnya masa depan televisi akan bergeser pada pelarikan elektron yang mampu melarik sebuah gambar dari kiri ke kanan untuk membaginya menjadi serangkian unsure gambar yang kecil berupa titik terang dan titik gelap yang disebut pixel ( Picture Element / Unsur Gambar ).

Gambar Televisi Pelarikan Elektron Terobosan besar di bidang pertelevisian muncul pada akhir tahun 1920-an ketika seorang ilmuwan berasal dari Amerika bernama Philo Farnswoth dan ahli dari Amerika kelahiran Rusia yang bernama Vladimir K. Zworkyn mengembangkan Televisi Tabung Pelarikan Elektron. Televisi jenis ini merupakan penyempurnaan dari televisi yang telah ditemukan sebelumnya. Pesawat televisi pertama menerima gambarnya dari ikonoskop yang

Sistem dan Prinsip Teknik 7 dari 26

Buku Ajar

memproyeksikan gambar terlarik dari tabung sinar katode ( tabung kaca hampa udara dengan layar bersaput bubuk pendar ). Ketika Katode dari tabung memancarkan arus elektron, layar akan berpendar, dan ele ktron akan terlarik dan menghasilkan suatu gambar. Televisi pelarikan merupakan temuan yang sangat penting dan spektakuler pada waktu itu karena sudah memanfaatkan tabung sinar katode. Perhatikan gambar Televisi Tabung Pelarikan Elektron berikut ini!

Amerika Serikat mengembangkan sebuah komputer yang disebut ENIAC ( Elektronic Numerical Integrator and Calculator ). Komputer ini berisi ribuan tabung elektron yang bekerja sebagai saklar. Ukuran komputer ini sangat besar dan memenuhi satu ruangan dan pengoperasianya memakan waktu yang cukup lama karena sambungansambungan kabel harus diperbarui setiap kali akan melakukan perhitungan baru. Dengan demikian, komputer inipun masih kurang efisien sehingga perlu adanya penyempurnaanpenyempurnaan. Hal inilah yang terus memacu para ahli di bidangnya untuk terus melakukan penelitianpenelitian dan perbaikanperbaikan. Perhatikan berikut ini! gambar ENIAC

Gambar Televisi Tabung Elektron e. Perkembangan Komputer Pernahkan Anda membayangkan seperti apa tampang komputer yang pertama kali digunakan ? Pada tahun 1942-1945 di Universitas Pennsylvania,

Gambar Komputer ENIAC

Sistem dan Prinsip Teknik 8 dari 26

Buku Ajar

Disisi lain perkembangan komputer terjadi pada tahun 1941 di Universitas Harvard, Amerika Serikat menemukan sebuah komputer yang diberi nama Mark I dan baru siap pakai pada tahun 1944. Komputer Mark I ini didalamnya menggunakan serangkaian saklar mekanis yang digerakkan oleh listrik dan bila sedang dalam pengoperasian menimbulkan bunyi yang cukup keras dan sangat berisik. Hal ini tentunya menimbulkan beberapa permasalahan tersendiri yang membutuhkan pemecahan. Bentuk komputer Mark I ini dapat dilihat sebagaimana gambar berikut ini.

Itulah pertanyaan yang harus anda jawab. Kalau kita bandingkan secara kuantitas, perkembangan komputer sampai sekarang ternyata sudah cukup jauh. Perhatikan gambar perbandingan ukuran komputer dari dulu hingga sekarang berikut ini!

Gambar Perbandingan Ukuran Komputer Dari serangkaian hasil penemuan para ahli itulah kemudian orang berhasil mengembangkan komputer yang sangat canggih dan modern dengan ukuran yang relatif kecil tetapi mempunyai fungsi yang sangat banyak (Multi fungsi). Sebagai contoh Laptop atau Note book dan PDA.

Gambar Komputer Mark I Dengan penemuan-penemuan di atas telah membuka jalan bagi perkembangan komputer yang dikembangkan oleh para ahli di seluruh dunia termasuk negara-negara Asia, antara lain Jepang, China, dan Korea. Bagaimana di Negara kita ?

Sistem dan Prinsip Teknik 9 dari 26

Buku Ajar

Berikut ini beberapa gambaran mengenai jenis-jenis komputer model lama sampai dengan komputer model terbaru (modern ). Perhatikan ini! gambar berikut

Gambar Komputer Lama ( XT )

Gambar Komputer Modern

Gambar Note Book/Laptop

Sistem dan Prinsip Teknik 10 dari 26

Buku Ajar

KB 1. 2

PERKEMBANGAN PERALATAN TEKNOLOGI DAN ANALISIS SISTEM

ANALISIS SISTEM
1. Kompetensi Dasar a. Mengidentifikasi komponen pendukung sistem teknik yang menyangkut materi, energi dan informasi, b. Menemutunjukkan cara kerja komponen teknik. 2. Indikator Pencapaian Hasil Belajar a. Menjelaskan komponen suatu mesin atau alat berdasarkan analisis input, proses, output yang menyangkut materi, energi dan informasi, b. Menjelaskan cara kerja suatu mesin atau berdasarkan IPO yang menyangkut materi, enrgi dan informasi, c. Menemutunjukkan cara membongkar dan merakit suatu peralatan teknik (mesin, kelistrikan) sesuai dengan prosedur, d. Menjelaskan cara membongkar dan merakit suatu peralatan teknik (mesin, kelistrikan) sesuai dengan prosedur.

Sistem dan Prinsip Teknik 11 dari 26

Buku Ajar

Gambar seterika listrik otomatis 3. Materi pembelajaran Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering berhubungan dengan perlatan teknologi. Untuk itu, kita harus mengetahui cara-cara menggunakan peralatan tersebut dengan benar. Kita dapat mengetahui cara kerja peralatan tersebut dengan membaca petunjuknya atau dengan bertanya langsung kepada orang lain yang lebih tahu tentang peralatan tersebut. Setiap peralatan pasti mempunyai sistem, yang di dalamnya terdapat suatu proses. Setiap sistem mempunyai Input Proses dan Output ( IPO ). Peralatan apapun tidak akan bekerja dengan baik sesuai dengan fungsinya jika sistemnya tidak benar. Pada pembelajaran berikut Anda akan mengenal sistem teknik dari suatu peralatan yang ada di sekitar kita, sehingga kita dapat menggunakannya secara benar dan peralatanpun dapat bekerja sesuai dengan fungsinya. a. Pesawat Telepon Kita sering menggunakan peralatan telepoon. Bagaimana cara mengirim dan menerima pesan lewat telepon sudah kita ketahui bersama, tetapi coba kita OUTPUT : Sistem dan Prinsip Teknik 12 dari 26 1. Energi : Bunyi Buku Ajar dering, dan suara pembicaraan 2. Materi :3. Informasi : Nada sambung lihat bagaimana sistemnya dan proses apa yang terjadi di dalamnya. Berikut ini kita akan mencoba mengenal sistem yang ada pada pesawat telepon yang sering kita pakai di rumah, seperti tampilan gambar berikut ini. Gambar Pesawat Telepon Rumah

INPUT : 1. Energi 2. Materi : Listrik, Suara kita : Tombol Angka / Key Pad 3. Informasi : Lampu indikator / Terdengar Nada Sambung Diagram IPO-Telepon Rumah adalah

PROSES : Gagang telepon diangkat, terdengar nada, angka tombol keypad ditekan, terdengar nada sambung, dilanjutkan pembicaraan

dalamnya ? Perhatikan gambar komputer berikut ini!

Di dalam pesawat telepon terjadi komunikasi dua arah sehingga terdapat sistem pemancar melalui mikropon dan sistem penerima melalui loud speaker yang bekerja secara bolak-balik. b. Komputer Komputer bukan merupakan alat yang asing lagi bagi kita, tetapi sudah merupakan suatu kebutuhan, apalagi di Era Globalisasi ini, teknologi informasi semakin maju dan modern. Komputer merupakan perangkat utama untuk mempermudah kerja manusia. Dengan komputer ini kita dapat berhubungan dengan orang lain yang berada di tempat yang jauh terutama dalam hal bertukar informasi. Dengan komputer pula seseorang dapat menembus / mengakses data secara global dari seluruh penjuru dunia melalui Internet. Pertanyaan yang paling mendasar adalah apakah Anda sudah mengetahui cara menggunakan komputer ? Bagaimana proses yang terjadi di Sistem dan Prinsip Teknik 13 dari 26

Eksplorasi IPO-nya sebagai berikut. INPUT : Diagram IPO-Komputer 1. Energi 2. Materi : Listrik, data kta : Tombol angka / key board 3. Informasi : Tampilan Layar, data

PROSES : Data kita masukkan lewat keyboard (berupa angka / katakata ) diterjemahkan dengan bahasa mesin, diproses oleh prosesor di CPU, kemudian ditampilkan lagi menjadi angka / kata-kata melalui layar monitor.

OUTPUT : 1. Energi : Listrik, Buku Ajar Cahaya 2. Materi : 3. Informasi : Tampilan layar monitor

c. Gergaji Pita Gergaji pita mungkin jarang kita INPUT : temui di sekitar kita karena gergaji ini mempunyai kekhususan. Gergaji 1. Energi : Listrik, Gerak mata pita mampu untuk memotong lurus, gergaji melingkar, dan Mata gergaji pita 2. Materi : menyudut. Berikut ini : Kekencangan mata 3. Informasi kita akan mencoba menganalisis sistem yang terdapat gergaji pada gergaji pita atau yang disebut Schroll Saw.

Untuk peralatan teknik yang lain silahkan Anda mencoba untuk membuat Analisis sistemnya melalui Eksplorasi IPO. Pada prinsipnya suatu sistem terdiri dari komponen-komponen yang saling mendukung dan berperan penting bagi kelancaran sistem itu sendiri. Bagaimana jika dalam suatu sistem tersebut salah satu komponennya mengalami masalah atau tidak berfungsi ? Sudah pasti hal ini akan menggangu proses kerja dan kelancaran sistem itu sendiri.

PROSES : Energi listrik diubah menjadi energi gerak mekanik untuk menggerakkan mata gergaji pita vertikal ( gerak naik-turun )

OUTPUT : Sistem dan Prinsip Teknik 1. Energi : Gerak Mekanik 14 2. Materi dari 26 :3. Informasi : Kecepatan gerak mata gergaji Buku Ajar

KB 2

PERALATAN TEKNIK (CD Komputer)

1. Kompetensi Dasar a. Mengidentifikasikan bagian-bagian suatu peralatan / mesin yang dipilih, b. Mengidentifikasi sambungan langsung dan tak langsung. 2. Indikator Pencapaian Hasil Belajar a. Menjelaskan macam-macam roda gigi (gear), b. Menjelaskan perlambatan dan percepatan, c. Menemutunjukkan gerakan-gerakan yang umum terjadi pada peralatan/mesin, misalnya gerak lurus, gerak putar, dan gerak bolak-balik, d. Menemutunjukkan bagian-bagian peralatan/mesin yang umum digunakan, misalnya tuas, roda gigi, puli, bantalan gelinding (rol bearing/ laher), batang penggerak, dan poros.

Sistem dan Prinsip Teknik 15 dari 26

Buku Ajar

Gambar siswa sedang belajar peralatan teknik menggunakan komputer

3. Materi Pembelajaran a. CARA MENJALANKAN PROGRAM CD-ROOM THE WAY THINGS WORKS Gunakan komputer dan CDROM untuk menyelesaikan tugas berikut ini dengan urutan kerja sebagai berikut. Masukkan CD-ROM The Way Things Works 1) Klik mouse bagian kiri beberapa kali sampai pada menu utama 2) Klik menu principle 3) Klik menu Gear and Belts b. SISTEM PERSAMBUANGAN GERAK Untuk memindahkan gerak dari satu peralatan ke peralatan lain perlu dibantu dengan penghubung. Sistem ini disebut sistem persambungan gerak. Roda gigi dan pulli merupakan contoh sistem persambungan gerak. 1. Roda Gigi Roda gigi dapat memindahkan tenaga yang besar melalui gigigiginya. Salah

satu roda gigi mencengkeram roda gigi yang lain sehingga meneruskan gerakan. Ingat ! Roda yang berfungsi menggerakan disebut roda penggerak. Roda yang diputar oleh roda penggerak disebut roda pengikut. Bila roda gigi berdiameter besar menggerakan roda gigi berdiameter kecil, roda gigi yang berdiameter kecil akan bergerak lebih cepat. Lihat pada gambar 3.

Roda penggerak pengikut

Roda

Gambar 3. Gigi dari roda penggerak menggerakkan roda pengikut Ada beberapa jenis persambungan roda gigi, di antaranya :

Sistem dan Prinsip Teknik 16 dari 26

Buku Ajar

1) Roda Gigi Sepeda a. Jenis persambungan roda gigi secara langsung 1) Sistem Persambungan Roda Gigi Skrup. Sebagai contohnya pada mesin bor. untuk memindahkan meja bor ke atas dan ke bawah. Penerapan sistem sambungan ditemukan pada sepeda kayuh. Pada pedal sepeda terpasang roda gigi berdiameter besar. Pada roda belakang dipasang roda gigi bertingkat. Pemindahan hubungan rantai roda gigi dilakukan oleh tuas pemindahan gigi. Antara roda gigi depan dan roda belakang terdapat rantai yang menghubungkan kedua roda gigi tersebut. Apa bila Anda mengayuhkan pedal akan membawa gerakan putar pada roda belakang melalui rantai seperti ditunjukan pada gambar 6.

Gambar 4. Mesin bor 1) Sistem persambungan roda gigi payung. Contohnya pada poros baling-baling besar dan baling-baling kecil helikopter

Gambar 6. Sepeda Gambar 5. Sistem persambungan roda gigi payung b. Jenis persambungan roda gigi secara tak langsung Dengan roda gigi bertingkat kita dapat mengendarai sepeda dengan nyaman, baik pada jalan yang rata maupun mendaki. Caranya dengan memindahkan gigi

Sistem dan Prinsip Teknik 17 dari 26

Buku Ajar

perseneling sesuai kebutuhan. 2) Perbandingan jumlah gigi Pada gambar 7 diameter roda gigi depan dua kali lebih besar daripada roda belakang. Perbandingan antara roda gigi depan dan belakang adalah 2 : 1, ini disebut perbandingan gigi. Bila Anda memilih roda gigi yang kecil untuk roda belakang, pengendara sepeda pada jalan yang rata akan lebih cepat. Cara perbandingan gigi seperti ini dilakukan oleh pembalap sepeda.

pada jalan mendaki akan lebih mudah saat pada roda belakang menggunakan roda gigi yang besar. Hal tersebut dapat dilihat pada gambar 8.

Gambar 8. Sistem roda gigi untuk sepeda gunung Cara seperti ini akan mempermudah dan meringankan pendakian.

Gambar 9. Sepeda motor Sepeda motor memperoleh tenaga dari mesin. Mesin tersebut dapat berputar lebih cepat daripada pedal sepeda kayuh. Gear di roda belakang dan gear depan hanya satu jenis dan ukuran, tetapi di dalam mesin ada

Gambar 7. Sistem roda gigi untuk sepeda di jalan raya Bila kita menggunakan sistem persambungan seperti di atas sangatlah sulit saat kita mengendarai sepeda pada jalan yang berbukit atau mendaki. Bila kita mengendarai sepeda

Sistem dan Prinsip Teknik 18 dari 26

Buku Ajar

beberapa roda gigi dengan sistem persambungan langsung seperti ditunjukkan pada gambar 10. Gambar 10. Sistem gear pada sepeda motor Pada sepeda motor gear roda belakang selalu lebih besar dari gear depan. Hal ini dilakukan agar mesin motor ringan memutar roda belakang. Gambar 11. Sistem puli dan sabuk pada mesin bor Ketika motor listrik penggerak berputar, agar sampai ke kepala bor, digunakan puli dan sabuk atau ban tipis. Pada jenis mesin bor tertentu sistem persambungan gerak menggunakan puli bertingkat (Gambar 12). Sistem kerjanya mirip dengan sistem persambungan pada sepeda.

2. Puli dan Sabuk/Ban Tipis Pada sepeda sistem sambungan menggunakan rantai. Pada saat tertentu kita dapat memilih puli dan sabuk/ban yang tipis. Perhatikan gambar 11! Gambar 12. Sistem puli bertingkat

Sistem dan Prinsip Teknik 19 dari 26

Buku Ajar

KB 3

PRAKTIKUM PERALATAN TEKNIK

1. Kompetensi Dasar a. Memecahkan masalah persambungan dan konstruksi, b. Memecahkan masalah kontrol atau pengendalian sistem. 2. Indikator Pencapaian Hasil Belajar a. Menelaah jenis, bahan, bentuk persambungan dan kekuatan konstruksi, b. Menelaah cara pengujian sistem persambungan dan penguatan konstruksi, c. Menjelaskan cara penggunaan sistem kontrol atau pengendalian, d. Menjelaskan perawatan sistem kontrol dan pengendalian.

Sistem dan Prinsip Teknik 20 dari 26

Buku Ajar

3. Materi pembelajaran Dalam kehidupan Anda sering dihadapkan pada suatu kenyatan adanya barangbarang / peralatan yang mengalami kerusakan. Sebagai contoh setrika listrik yang tidak dapat panas lagi. Keadaan itu tidak dapat dibiarkan karena setrika sangat penting dalam kehidupan kita sekarang ini. Bila membeli yang barupun tentunya hal ini tidak efisien dan tidak hemat dalam keuangan kita, pada hal belum tentu setrika yang tidak panas tadi rusak, boleh jadi karena hanya terputus kabel powernya atau mungkin hanya elemennya yang sudah aus/ tidak berfungsi. Untuk itu perlu kiranya kita mengetahui lebih dalam bagain-bagian yang terdapat dalam sebuah setrika listrik sehingga kita tahu komponenkomponenya.

Bila komponen tertentu rusak, kita tinggal menggantinya saja tidak perlu membeli setrika yang baru yang tentunya lebih mahal. Hal ini juga akan lebih menghemat dari segi keuangan. Modul ini mengambil peralatan setrika listrik dengan alasan bahwa setrika listrik ini hampir dimiliki oleh setiap orang karena harganya yang relatif murah. Namun demikian tidak seua orang tahu / paham komponen-komponen apa yang terdapat di dalamnya karena tidak / belum pernah membongkarnya. Berikut beberapa jenis gambar setrika listrik yang dapat dijumpai di lingkungan sekitar kita.

Sistem dan Prinsip Teknik 21 dari 26

Buku Ajar

Gambar Setrika listrik Alur kegiatan yang akan kita lakukan adalah a. Membongkar Bila terdapat bagian setrika yang rusak kita dapat membongkarnya dengan langkah sebagai berikut. 1. Menyiapkan peralatan yang akan digunakan, 2. Pastikan sudah terputus sumber arusnya, 3. Membuka sekrup / pengikat secara hati-hati dan teratur, 4. Simpan mur dan baut di tempat yang aman agar tidak hilang, 5. Jangan memaksa sekrup yang sulit dibuka. Carilah pemecahannya, mungkin diberi pelumas, atau yang lain, 6. Bagian yang tidak perlu dibuka, dibiarkan saja, 7. Perhatikan baik posisi awal sekrup sebelum anda membukanya. b. Merakit Kembali Setelah peralatan setrika listrik dibongkar seperlunya

dan selesai diperbaiki, Anda harus memasangnya kembali dengan benar. Berikut langkah-langkah yang akan membantu Anda dalam merakit kembali peralatan setrika listrik. 1. Pasanglah semua sekrup dan komponen secara urut mulai dari bagian yang terdalam. Hal ini berkebalikan dengan proses membongkar, 2. Lakukan pemasangan sekrup atau mur dengan hati-hati agar tidak dol, 3. Pastikan bahwa setiap bagian telah terpasang dengan benar. 4. Jangan memaksakan dengan memasang terlalu kencang sekrup/mur, 5. Teliti lagi dan pastikan bahwa pemasangan sudah sesuai keadaan awal sebelum pembongkaran. c. Menguji Setelah proses perakitan selesai, peralatan tersebut harus diuji, apakah sudah berfungsi dengan baik. 1. Periksa, apakah semua sudah rapi tidak ada bagian/ komponen yang tertinggal, 2. Tes dengan multimeter kabel stekernya, pastikan tidak terjadi hubung pendek, 3. Apakah peralatan tersebut aman untuk dioperasikan ? 4. Cek dengan aliran listrik, apakah panas yang dihasilkan normal dan sesuai dengan yang diharapkan,

Sistem dan Prinsip Teknik 22 dari 26

Buku Ajar

5.

Langkah diatas pada prinsipnya juga dapat dilakukan untuk pembongkaran peralatan yang lain.

KB 4

PEMBUATAN PRODUK TEKNOLOGI SEDERHANA

1. Kompetensi Dasar a. Menerapkan prinsip-prinsip teknik untuk merancang dan membuat peralatan/mesin yang dapat bergerak, b. Menguji produk teknologi sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. 2. Indikator Pencapaian Hasil Belajar a. Menentukan jenis permasalahan berdasarkan identifikasi masalah yang telah ditentukan, b. Mengidentifikasi kriteria-kriteria teknis yang sesuai dengan permasalahan yang telah ditentukan, c. Menentukan alat dan bahan yang akan digunakan untuk membuat karya teknologi, d. Menggambar sketsa (gambar tenik) sebagai landasan untuk membuat karya teknologi, e. Membuat karya teknologi berdasarkan rancangan yang telah dibuat, f. Menjelaskan kriteria yang ditentukan pada permasalahan, g. Melakukan pengujian pada produk teknologi sesuai dengan kriteria.

Sistem dan Prinsip Teknik 23 dari 26

Buku Ajar

Gambar mobil dengan yang menggunakan sistem dan prinsip teknik untuk mengangkat benda 3. Materi Pembelajaran Pengantar Tugas Seorang arsitek dalam membuat karyanya tidaklah mudah, tetapi perlu beberapa tahapan-tahapan untuk mencapai kesempurnaan. Tahapan tersebut mulai dari berpikir, mendesain rancangan, pembuatan dengan berbagai pengujian kecocokan jenis bahan, sampai dengan berfungsinya alat tersebut. Oleh karena itu, dalam pembelajaran tahap dasar ini Anda diberi permasalahan untuk berPikir guna mencapai solusi apa dan bagaimana yang harus dibuat. Sekarang kalian diminta utuk meracang dan membuat suatu produk teknologi sederhana yang menerapkan sistem dan prinsip teknik. Sistem dan Prinsip Teknik 24 dari 26 Sebagai contoh di bawah ini da;at dilihat sebuah rancangan, tetapi Anda dianjurkan memilih rancangan yang lain atau boleh mengembangkan rancangan tersebut. TUGAS Buatlah rancangan benda kerja dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Benda yang dibuat berhubungan dengan sistem dan prinsip teknik, 2. Bahan yang digunakan mudah diperoleh, 3. Waktu yang disediakan 4 jam, 4. Proses pembuatan menggunakan metode pemecahan masalah

Buku Ajar

(PGBU) Pikir, Gambar, Buat dan Uji. Cermati contoh gambar di bawah ini; yaitu sebuah mobil derak yang dapat mengangkat benda-benda yang kucup berat.

bisa bergerak, bagaimana sistem persambungan gerak di dalamnya sehingga benda tersebut dapat bekerja dengan baik, dan bagaimana cara membuatnya. Gambarlah benda tersebut secara keseluruhan dan bagian-bagian pada kertas yang sudah disediakan dengan ukuran yang kalian tentukan sediri. Buatlah benda kerja tersebut sesuai dengan rancangan gambar kalian Sesudah selesai, ujilah benda tersebut apakah dapat berfungsi sesuai dengan yang direncanakan.

Pikirkanlah bagaimana benda pada gambar di atas

Dedy Rusmadi. Digital dan Rangkaian. Bandung: Pioner Jaya. Edisi Januari 1996. Dedy Rusmadi. Belajar Instalasi Listrik. Bandung: Pioner Jaya. Edisi Juli 2001. Hamparan Dunia Ilmu. Seri Mesin dan Reka Cipta, Jakarta: Penerbit Tira Pustaka. 2000. Widya Wiyata Pertama. Seri Penemuan dan Reka Cipta. Jakarta: Penerbit Tira Pustaka. 1995. Widya Wiyata Pertama. Seri Beginilah Kerjanya. Jakarta: Penerbit Tira Pustaka. 1995. Modul Sistem Teknik. Bandung: Penerbit. P3GT Bandung kerjasama dengan Direktorat SLTP, Balitbang, Diknas, Edisi Desember 2001.

Sistem dan Prinsip Teknik 25 dari 26

Buku Ajar

DuncanBrewer. 100 Pengetahuan Penemuan. Bandung: Pakar Raya. Edisi Pertama 2003. Alan Ward . Cara Kerja Mesin. Bandung: Quality Press. Edisi 2005. Modul Sistem Teknik. Bandung: Penerbit. P3GT Bandung kerjasama dengan Direktorat SLTP, Balitbang, Diknas, Edisi Desember 2001. R.Van Heerbeek. Technikek Werkings Principes. Amsterdam: Studi Blanche Noordwijk.1996. E.C. Snijder. Technikek Werkings Principes. Amsterdam: Studi Blanche. Noordwijk. 1996.

Sistem dan Prinsip Teknik 26 dari 26

Buku Ajar

You might also like