Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
155Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan Praktikum Analisis Volumetri

Laporan Praktikum Analisis Volumetri

Ratings: (0)|Views: 4,696 |Likes:
Published by Susita Pratiwi

More info:

Published by: Susita Pratiwi on Nov 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/31/2013

pdf

text

original

 
ANALISIS VOLUMETRII. TUJUAN
Menentukan kadar asam asetat pada cuka perdagangan.
II. DASAR TEORI
Secara garis besar jenis analisis dikelompokan menjadi : analisis secara fisik,kimia, fisikokimia, mikrobiologis, organoleptik. Analisis berasal dari bahasa latin yaitu
analusys
yang berarti melepaskan. Secara umum analisis dapat diartikan usaha pemisahan satu-kesatuan materi bahan menjadi komponen-komponen penyusunnyasehingga dapat diketahui lebih lanjut. Analisis juga dapat dikelompokkan menjadi duayaitu analisis kualitatif dan kuantitatif.
Analisis kualitatif 
adalah analisa yang menyangkut identifikasi zat, yaitu unsur atau senyawa apa
 
yang ada di dalam suatu contoh, sedangkan
analisis kuantitatif 
adalah analisa mengenai penentuan berapa zat
 
tertentu
 
ada di dalam suatu contoh, zatyang ditentukan sering disebut sebagai zat yang diinginkan atau
 
analit ( dapat terdiridari sebagian kecil atau besar dari contoh yang dianalisa).Analisis Volumetri merupakan bagian dari analisis secara kuantitatif. Volumetriadalah analisa yang didasarkan pada pengukuran volume dalam pelaksanaan analisanya.Analisis Volumetri disebut juga Titrimetri karena proses analisanya berupa titrasi,dimana larutan standar (pereaksi) sebagai titran yang ditempatkan di dalam buret yangdigunakan untuk mentitrasi larutan yang akan ditentukan jumlah analitnya. Titranadalah larutan standar yang telah diketahui dengan tepat konsentrasinya. Analisistitrimetri di dasarkan pada reaksi kimia antara kompnen analit dengan titran,dinyatakan dengan persamaan umum :
aA + tT → hasil reaksi
Keterangan :a = Jumlah mol analit (A)t = Jumlah mol titran (T)A = Analit yang dititrasi, zat (larutan ) pada wadah yang dititrasiT = Titran (zat penitrasi), cairan yang dialirkan dari buret yang telah dikatahuidengan tepat konsentrasinya.
1
Team Kimia Dasar. Penuntun Pratikum Kimia Dasar II.(Jurusan Kimia FMIPA,Udayana:Bukit Jimbaran),hal 26
 
Pada analisis ini mula-mula titran ditambahkan kedlm larutan analitmenggunakan peralatan khusus yang disebut buret sampai mencapai volume tertentuatau dengan kata lain sejumlah titran telah ekivalen dgn jumlah analit, maka dikatakan bahwa
titik ekivalen
telah tercapai. Untuk mengetahui penambahan titran dihentikan dptdigunakan zat kimia yg disebut indikator yg tanggap terhadap adanya titran berlebih ygditunjukkan dgn adanya perubahan warna. Perubahan warna ini dpt atau tidak dptterjadi tepat pada titik ekivalen. Titik akhir merupakan Titik titrasi pada saat indikator  berubah warna. Sedangkan Titik akhir titrasi adalah keadaan waktu menghentikantitrasi, yaitu pada saat indikator warnanya berubah. Yang ideal seharusnya titik ekivalensi dan titik akhir harus sama. Salah satu aspek penting dalam analisis volumetriadalah Memilih indikator untuk membuat kedua titik tersebut .Larutan baku (larutan standar) adalah larutan yang kadarnya telah diketahuidengan teliti dan dipakai sebagai larutan pembanding utnuk menghitung kadar larutanlain. Proses yang digunakan untuk menentukan secara teliti konsentrasi suatu larutandinamakan
 standarisasi
. Larutan standar dibuat dari sejumlah zat yang diinginkan yangsecara teliti ditimbang, dengan melarutkannya kedalam volume larutan yang secara telitidiukur volumnya. Konsentrasi larutan baku dalam titrasi dapat dinyatakan sebagailarutan molar (M) atau larutan normal (N). Larutan baku terdiri atas 2 jenis :1.Larutan baku primer : zat kimia yang benar-benar murni bila ditimbang dengantepat dan dilarutkan sejumlah tertentu pelarut yang sesuai.Contoh zat standar primer adalah asam oksalat, natrium oksalat, kalium bromat,kalium iodat, natrium klorida, boraks, dan natrium karbonat.2.Larutan baku sekunder adalah larutan standar lain yang ditetapkankonsentrasinya melalui titrasi dengan mengunakan larutan standar primer.Contoh zat standar sekunder adalah NaOH, KOH, KMnO
4
, Na
2
S
2
O
3
. I
2
, HCl danH
2
SO
4
.Bahan kimia yang digunakan sebagai bahan untuk larutan standar primer harusmemenuhi syarat-syarat sebagai berikut:a.Mudah didapat dalam keadaan murni dan mempunyai rumus molekul yang pasti. b.Harus stabil dan mudah ditimbangc.Berat ekivalennya harus besar d.Reaksinya harus sempurna
1
Team Kimia Dasar. Penuntun Pratikum Kimia Dasar II.(Jurusan Kimia FMIPA,Udayana:Bukit Jimbaran),hal 26
 
e.
Harganya relatif murah.
Reaksi-Reaksi Kimia Yang Digunakan Untuk Volumetri
1.
Asam basa, titrasi yang didasarkan pada reaksi ini disebut titrasi penetralan atautitrasi asidimetri- alkalimetri.
 
H
3
O
+
+ OH
-
2H
2
OH
3
O
+
+ A
-
HA + H
2
OB
+
+ OH
-
BOHAsam dan garam dari basa lemah asam kuat dapat dititrasi dengan larutan baku basa proses ini disebut alkalimetri. Basa dan garam dari asam lemah basa kuatdapat dititrasi dengan larutan baku asam prosesnya dinamakan asidimetri.2.Oksidasi-reduksi.Titrasi berdasarkan reaksi redoks banyak digunakan misalnya :Permanganometri, Bikromatometri, Bromatometri, Iodometri, dan Iodimetri.Contoh : Besi dalam keadaan oksidasi +2 dapat dititrasi dengan suatu larutanstandar serium (IV) sulfat.Fe
2+
+ Ce
2+
Fe
3+
+ Ce
3+
3. Pengendapan.Titrasi yang didasarkan pada reaksi pengendapan mis: kation perak dengananion hidrogen yang disebut dengan titrasi argentometri atau Zn
2+
dengan
4
Fe(CN)
6.
Ag
+
+ Cl
-
→ AgCl2 Zn
2+
+ K 
4
Fe(CN)
6
Zn
2
Fe(CN)
6
+ 4K 
+
4. Pembentukan kompleks.Titrasi ini didasarkan pada reaksi pembentukan kompleks stabil antara ion perak dan sianida, disamping itu pereaksi organik asam etilen diamin tetra asetat(EDTA) membentuk ion kompleks stabil dengan dengan sejumlah ion logam.Ag
+
+ 2CN
-
→ Ag(CN)
2-
EDTA + Ca
2+
Fe(EDTA) + 2H
+
Persyaratan reaksi Kimia Yang Digunakan Untuk Titrasi
1.
Reaksi harus berlangsung kuantitatif dan tidak ada reaksi-reaksi samping, yaituzat-zat lain dalam larutan tidak boleh bereaksi atau mengganggu reaksi utama.
1
Team Kimia Dasar. Penuntun Pratikum Kimia Dasar II.(Jurusan Kimia FMIPA,Udayana:Bukit Jimbaran),hal 26

Activity (155)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Novia Marcy liked this
Rini Anjell liked this
Bianda Aulia liked this
Fera Elya liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->