5
yang bersabda <Mat.12:37>:
"...Karena menurut ucapanmuengkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pulaengkau akan dihukum..."
1.2.2. Tidak Menyadari Adanya Keterikatan.
Keadaan terikat oleh 'sesuatu yang tidak kelihatan', yangtidak disadari oleh yang bersangkutan, menimbulkanmasalah yang jauh lebih sulit. Adakalanya ybs. bukansekedar tidak menginsyafi keterikatannya, seringkali iabahkan menganggap bahwa dirinya lebih bebas atau lebihberes dari orang di sekelilingnya. Maka tawaran bantuanpembebasan mungkin dianggap penghinaan bagi dirinya.Coba anda renungkan Yoh.8:30-36, khususnya ay.-33.
Perhatikanlah kesombongan orang-orang Yahudi dalammenghadapi Yesus: "Kami adalah keturunan Abraham dantidak pernah menjadi hamba siapapun. Bagaimana Engkaudapat berkata: Kamu akan merdeka?"
Kalimat-kalimat dengan keangkuhan serupa banyak pulaterdengar di masa kini:
"Bapak saya Pendeta, saya tidak memerlukan pelayanan anda,"
; atau berbunyi: "
Kakek sayamenjabat Guru Huria; kami semua beres-beres saja
,"ataupun "
Saya sudah menjadi anggota Gereja.... dan sudahKristen
," dll.
1.3. ...DARI PADA YANG JAHAT...
Telah ditinjau di atas tentang kemungkinan keterikatan yangperlu kita mintakan kelepasannya dari Tuhan Yesus, sesuaidengan pernyataan di dalam Doa Bapa kami! Kelepasan dariketerikatan oleh sesuatu yang dapat dilihat tidak mutlakmemerlukan campur-tangan Tuhan Yesus. Nah, yang perludimintakan campur tangan Tuhan Yesus adalah kelepasan"dari pada yang jahat".
1.3.1. ...kelepasan dari orang-orang jahat...?
Nah, apakah 'yang jahat' harus diartikan 'orang-orang jahat'? Bila demikian halnya, maka permohonan tadi berarti:
"...tetapi lepaskanlah kami dari orang-orang jahat..."
Namun pengertian ini rasanya kurang cocok, karena tidak
6
setiap hari, dan tidak setiap orang, terikat kepada orang-orang jahat; padahal Doa Bapa kami adalah doa yang setiaphari dipanjatkan, oleh setiap orang Kristen.
1.3.2. ...dari perbuatan(-perbuatan) jahat...?
Bagaimana kalau 'yang jahat' diartikan dengan 'perbuatan- jahat'? Maka arti permohonan tadi menjadi:
"...tetapi lepaskanlah kami dari perbuatan-perbuatan jahat..."
Pengertian ini juga kurang 'kena', bagi kedua jeniskemungkinan:*
'dilepaskan dari perbuatan jahat orang lain'
; ini kurang'kena' karena perbuatan jahat orang lain terhadap kitaadalah urusan 'sekali-pukul', tidak bersifat mengikat, jaditidak memerlukan 'kelepasan', cukup sekedar dihindarkan!*
dilepaskan dari perbuatan-jahat kita sendiri'
? Lebih tidakmasuk akal lagi!Jika demikian halnya, pengertian yang bagaimanakah yangdimaksudkan oleh Yesus, waktu Ia mengajar ber-Doa Bapakami?
1.3.3. ...dari si jahat...?
Begitu sulit memastikan makna yang dimaksudkan olehTuhan Yesus. Oleh sebab itu marilah kita memeriksa ayatyang sama <Mat.6:13> dari sumber lain. Alkitab berbahasaInggris (The New King James Version) merekam potongankalimat ini sebagai:
"But deliver us from the evil one."
Ternyata ada satu kata-kunci yang tidak terdapat dalamterjemahan berbahasa Indonesia! Kata 'one'! Jelas sekalikata ini menunjuk kepada 'satu' pribadi, satu pribadi yang jahat! Jadi tidak salah lagi, yang dimaksud Yesus dalam DoaBapa kami ini adalah pribadi si Jahat, tegasnya si Iblis atau