Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengalaman PIP

Pengalaman PIP

Ratings: (0)|Views: 6 |Likes:
Published by Resmi Imanda

More info:

Published by: Resmi Imanda on Nov 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/29/2013

pdf

text

original

 
 Nama : Resmi ImandasariKelas/NIM : Q12/G64110027
Kegigihan dan Tidak Putus AsaSewaktu aku SMA aku memiliki nilai akademik yang rata-rata baik atau setidaknyadapat melewati standar ketuntasan nilai di semua mata pelajaran terutama eksak. Tidak ada perasaan cemas sedikitpun karena kurang persiapan setiap menghadapi ujian tengah semester maupun ujian akhir semester. Akan tetapi lain cerita kalau aku harus menghadapi soal-soal biologi. Entah mengapa sangat sulit bagiku untuk dapat memahami biologi. Setiap kali belajar biologi rasanya seperti membaca kitab perkara hakim yang sebegitu tebalnya,sehingga membuatku frustasi sehari sebelum ujian biologi. Rentangan nilai yang selaludidapatpun berkisar 60-75 dari seratus point maksimum yang dapat diraih. Rekor punmencatat nilai terburuk untuk mata pelajaran biologi adalah 55,5. Apa artinya? Artinya akuselalu rajin mengisi bangku remedi biologi karena aku lebih sering mendapatkan nilaidibawah standar ketuntasan yang ditetapkan oleh sekolah. Memang tidak hanya aku saja yangmelaksanakan remedi, tetapi prestasi ini cukup membuat temanku heran sehingga itu menjadisebuah kelemahan di diriku yang disadari oleh teman- teman.Setiap aku belajar biologi bukan berarti aku menyerah begitu saja karena harusmembaca sebegitu tebalnya buku itu, namun aku selalu berusaha memahami dan menghafalsemua materi di buku. Tetapi entah kenapa disaat soal-soal itu kupandang, semua materihilang dari ingatan dan kelima opsi jawaban begitu membingungkan bahkan aku pernahmerasa tidak pernah mempelajari materi yang keluar pada beberapa soal dari dalam bukuyang aku baca maupun penjelasan guru. Akhirnya aku mengandalkan
 feeling 
. Hasilnya lagi-lagi mengecewakan.Hingga pada suatu hari aku menyadari bahwa belajar biologi itu tidak cukup hanyamenggunakan satu atau dua sumber. Kenyataan itu semakin membuatku pusing dan frustasiternyata yang dipelajari itu sangat banyak. Untuk mempersiapkan ujian akhir semester dua,aku belajar biologi rutin 3 kali dalam seminggu dengan harapan aku dapat memperingan banyaknya beban materi yang harus dibaca.Ujian biologi sudah kulewati, dan nilai pun keluar. Disaat melihat daftar peserta remedi,aku senang sekali karena tidak tercantum namaku di lembar itu. Nilai yang aku dapatkan punmenjadi nilai biologi yang terbaik yang pernah aku dapatkan yaitu 87,5. Teman-temankukaget dan memberikanku ucapan selamat secara sederhana.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->