Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
30Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MAKALAH BATUAN KARBONAT

MAKALAH BATUAN KARBONAT

Ratings: (0)|Views: 3,952|Likes:
Published by Herydictus Fridolin

More info:

Published by: Herydictus Fridolin on Nov 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/06/2013

pdf

text

original

 
Geologi Batuan Karbonat | 1
KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONALUNIVERSITAS HASANUDDINFAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK GEOLOGI
TUGAS GEOLOGI BATUAN KARBONATBatuan KarbonatHERYDICTUS FRIDOLIND 611 09 006
MAKASSAR 2011
 
Geologi Batuan Karbonat | 2
PENDAHULUAN
Pengertian Batuan Karbonat
 Batuan karbonat adalah batuan sedimen yang mempunyai komposisi yangdominan (lebih dari 50%) terdiri dari garam-garam karbonat, yang dalam prakteknya secara umum meliputi Batugamping dan Dolomit. Karbonatmempunyai keistimewaan dalam cara terbentuknya, yaitu hanya dari larutan, praktis tidak ada sebagai detritus daratan. Pembentukan batuan karbonat secarakimia, tetapi yang penting adalah turut sertanya organisme di dalam batuankarbonat.Proses Pembentukannya dapat terjadi secara insitu, yang berasal darilarutan yang mengalami proses kimiawi maupun biokimia dimana pada prosestersebut, organism turut berperan, dan dapat pula terjadi butiran rombakan yangtelah mengalami transportasi secara mekanik dan kemudian diendapkan padatempat lain, dan pembentukannya dapat pula terjadi akibat proses diagenesa dari batuan karbonat yang lain (sebagai contoh yang sangat umum adalah prosesdolomitisasi, dimana kalsit berubah menjadi dolomite).Seluruh proses pembentukan batuan karbonat tersebut terjadi pada lingkunganlaut, sehingga praktis bebas dari detritus asal darat.Menurut Pettijohn (1975), batuan karbonat adalah batuan yang fraksi karbonatnyalebih besar dari fraksi non karbonat atau dengan kata lain fraksi karbonatnya>50%. Apabila fraksi karbonatnya <50% maka, tidak bisa lagi disebut sebagai batuan karbonat. Fraksi-fraksi yang umum dapat dapat dilihat pada tabel berikut :Tabel Mineral Karbonat yang Umum Dijumpai
Mineral
 
Rumus Kimia
 
Sistem Kristal
 Aragonit CaCO
3
Orthorombik Kalsit CaCO
3
Heksagonal(rombohedral)Magnesit MgCO
3
Heksagonal(rombohedral)Dolomit CuMg(CO
3
)
2
Heksagonal(rombohedral)Ankerit Ca(FeMg)(CO
3
)
2
Heksagonal(rombohedral)Siderit FeCO
3
Heksagonal(rombohedral)Endapan-endapan karbonat pada masa kini terutama tersusun oleh aragonite,disamping itu juga kalsit dan dolomite. Aragonite tersebut kebanyakan berasal
 
Geologi Batuan Karbonat | 3
dari proses biogenic(ganggang hijau atau
calcareous green algae
) atauhasilpresipitasi langsung dari air laut secara kimiawi. Aragonite ini bersifat tidak stabil, aslinya segera setelah terbentuk akan berubah menjadi kalsit. Oleh karenaadanya proses substitusi Cu dan Mg, maka endapan kalsit pada endapan masa kiniada dua macam, yaitu :1.
 
Low-Mg calcite, apabila kandungan MgCO
3
<4% dan terbentuk padadaerah yang dingin.2.
 
High-Mg calcite, apabila kandungan MgCO
3
>4% dan terbentuk padadaerah yang hangat.Ada 5 (lima) mekanisme penting yang dapat menerangkan bagaimanaterjadinya pengendapan CaCO
3
dan bertambahnya CO
2
yang dapat terlarut dalamair (Blatt, 1982).1.
 
Bertambahnya suhu dan penguapan. Dari semua gas yang ada, hanya sedikityang dapat larut dalam air panas dan hal ini yang menyebabkan mengapa batuan karbonat terbentuk hanya pada laut di daerah tropis dan subtropis, jarang didapatkan pada daerah dingin dekat kutub atau pada daerah lautdalam.2.
 
Pergerakan air. Pergerak air yang disebabkan oleh angin atau badai akanmengakibatkan kalsium dari organisme pembentuk karang dan lumpur karbonat bergerak berpindah ke atas permukaan air.3.
 
Penambahan salinitas. Karbon dioksida kurang larut dalam air garam biladibandingkan dengan daya larutnya dalam air tawar, sehingga dengan bertambahnya salinitas akan menyebabkan karbon dioksida terbebas.Bertambahnya salinitas biasanya akibat dari penguapan dan dapat menambah jumlah kalsium sebanding dengan jumlah ion karbon.4.
 
Aktivitas organik. Alga dan koral mempunyai proses yang berbeda satu samalain namun saling membutuhkan dimana alga menghirup karbon dioksida danakan mengeluarkan oksigen selama berlangsungnya proses fotosintesa,sedangkan koral menghirup O2 dan akan mengeluarkan CO2.5.
 
Perubahan tekanan. Air hujan mengandung sejumlah karbon dioksidamengikat jumlah udara yang banyak, selanjutnya air hujan tersebut masuk dan melewati zona tanah dengan tekanan karbon dioksida lebih besar dibandingkan di atmosfir, akibatnya air tanah menjadi kaya akan karbondioksida. Bila air tanah tersebut masuk ke dalam sebuah gua maka karbonakan larut dalam air dan menyebabkan terbentuknya kenampakan sepertistalaktit dan stalagmit.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->