Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
perilaku organisasi

perilaku organisasi

Ratings: (0)|Views: 87 |Likes:
Published by diansudrajat64

More info:

Published by: diansudrajat64 on Nov 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2012

pdf

text

original

 
Bab 11.DEFINISI PERILAKU ORGANISASI
Adalah suatu studi yang menyangkut aspek-aspek tingkah laku manusia dalam suatu organisasi,atau kelompok tertentu.
Studi tersebut mencakup pembahasan tentang aspek yang ditimbulkan dari pengaruhorganisasi terhadap manusia yang bekerja di dalamnya; juga aspek yang ditimbulkan dari pengaruh manusia terhadap organisasi dimana mereka berada.
Tujuannya memperlancar upaya pencapaian tujuan organisasi.Unsur utama perilaku organisasi :a) Pandangan psikologi b) Pandangan ekonomic) Pandangan bahwa individu dipengaruhi aturan organisasi dan pemimpinnyad) Pandangan tentang penekanan kepada tuntutan manajer untuk mencapai tujuan organisasiFaktor-faktor yang mempengaruhi perilaku organisasi :
Peningkatan produktifitasOrganisasi dikatakan produktif jika tujuan dapat dicapai dan proses pencapaian tersebutdilakukan dengan merubah masukan menjadi keluaran dengan biaya yang paling rendah.Sehingga dapat disimpulkan bahwa produktifitas berhubungan dengan keefektifan dankeefisienan.
Pengurangan kemangkiranKemangkiran adalah tindakan tidak masuk kerja tanpa alasan. Tingkat kemangkiran yang tinggidapat berdampak langsung pada keefektifan dan efisiensi organisasi.
Penurunan Turn Over Turn over adalah pengunduran diri secara permanen dari organisasi.
Peningkatan kepuasan kerja
 
Kepuasan kerja adalah perbedaan antara banyaknya ganjaran yang diterima karyawan dan banyaknya yang mereka yakini harus mereka terima. Karyawan dikatakan merasakan puas bila perbedaan bernilai positif secara perhitungan matematis.Perilaku organisasi merupakan suatu bidang studi yang menyelidiki dampak perorangan,kelompok, dan struktur pada perilaku dalam organisasi dengan maksud menerapkan pengetahuansemacam itu untuk memperbaiki keefektifan organisasi. Apa yang dipelajari, yaitu bagaimana perilaku: perorangan (individu) kelompok struktur.Perilaku organisasi mempunyai tiga dimensi konsep, yaitu :1) Dimensi KonsepDimensi konsep mencakup ilmu pngetahuan, sosiologi, antropologi budaya, dan seluaruh elemensosial yang mempengaruhi berdirinya ilmu pengetahuan yang saling berkaitan.2) Dimensi SistemDimensi sistem mencakup bagaimana proses manajemen yang dilakukan untuk melakukan suatukegiatan secara efektif dan efisien yang di kemas dengan pendekatan-pendekatan matematis ataulogika.3) Dimensi ManusiaDimensi manusia adalah faktor penentu dalam organisasi yang tercermin dari ilmu psikologi.karena, adanya organisai adalah adanya manusia.(Miftah Toha dan Reni Rosari, UGM)Ketiga dimensi diatas mencakup filosofi dasar lahirnya ilmu perilaku organisai yang terdiri darimuliti disiplin ilmu (antroplogi kultural, sosiologi, psikologi dan manjemen) sehingga dengan penedekatan ilmu-ilmu tersebut perilaku organisai dapat dibahas. Dalam tataran konsep ilmu inimembahas seluruh kegiatan organisai yang di dalamnya terdapat perilaku manusia, budaya,sosial dan sistem yang mendukung adanya organisasi tersebut. sehingga antara manusia danorganisasi dapat saling mempengaruhi
 
1.PENDEKATAN STUDI PERILAKU ORGANISASI
Perdekatan yang menandai perkembangan awal dari studi perilaku yang merupakan pendekatan perspektif teoritis-makro, yakni :
a)
 
Pendekatan tradisional
Tokoh-tokoh dalam pendekatan tradisional seperti
W. Taylor
dan
Max Weber
. Pendekatantradisional memberikan kontribusi dalam studi manajemen antara lain :- Telah mengenalkan teori-teori rasional yang sebelumnya belum ada,
 
- Memusatkan perhatian pada peningkatan produktifitas dan kualitas- Menyediakan mekanisme administratif yang sesuai bagi organisasi,- Penerapan pembagian kerja,- Meletakkan landasan mengenai efisiensi metode kerja dan organisasi,- Mengembangkan prinsip-prinsip yang umum dalam manajemen.Pendekatan ini kemudian banyak ditinggalkan karena hanya menekankan aturan-aturan formal,spesialisasi, pembagian tanggung jawab yang jelas dengan member perhatian relatif kecilterhadap arti penting personal dan kebutuhan sosial dari individu-individu yang berada dalamorganisasi.
b) Pendekatan hub.kerja kemanusiaan (human relation approach)
Tokoh-tokoh dalam pendekatan ini seperti
Elton Mayo
. Pendekatan hubungan kerjakemanusiaan memberikan beberapa sumbangan pemikiran dan hipotesisi baru, antara lain- Secara eksplisit pertama kali mengenalkan peranan dan pentingnya hubungan interpersonaldalam perilaku kelompok,- Secara kritis menguji kembali hubungan antara gaji dan motifasi,- Mempertanyakan anggapan bahwa masyarakat merupakan kelompok individu yang berusahauntuk memaksimalkan pemenuhan kepentingan personalnya,- Menunjukkan bagaimana sistem teknis dan sistem sosial saling berhubungan,- Menunjukkan hubungan antara kepuasan kerja dan produktifitas.
Kelemahan pendekatan ini adalah :
- Mengesampingkan pengaruh struktur organisasi terhadap perilaku individu,- Memandang organisasi sebagai sistem tertutup dan mengabaikan kekuatan lingkungan politik,ekonomi, dan lingkungan yang lain,- Tidak menjelaskan pengaruh kesatuan kerja terhadap sikap dan perilaku individu,- Meremehkan motifasi keinginan untuk berpartisipasi dalam pembuatan keputusan dankesadaran sendiri berkaitan dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan,- Memusatkan perhatian pada pengaruh kelompok kecil namun mengabaikan pengaruh struktur sosial yang lebih luas.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->