Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hakikat Filsafat Ilmu

Hakikat Filsafat Ilmu

Ratings: (0)|Views: 774|Likes:
Published by Afif

More info:

Published by: Afif on Nov 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/15/2011

pdf

text

original

 
Hakikat Filsafat IlmuA.Pengertian Filsafat
Istilah filsafat yang merupakan terjemahan dari
 philolophy
(bahasa Inggris) berasaldari bahasa Yunani
 philo
(love of ) dan
 sophia
(wisdom). Jadi secara etimologisfilsafat artinya cinta atau gemar akan kebajikan (
love of wisdom).
Cinta artinya hasratyang besar atau yang berkobar-kobar atau yang sungguh-sungguh. Kebijaksanaanartinya kebenaran sejati atau kebenaran yang sesungguhnya. Filsafat berarti hasratatau keinginan yang sungguh-sungguh akan kebenaran sejati. Demikian arti filsafat pada mulanya.Berdasarkan arti secara etimologis sebagaimana dijelaskan di atas kemudian para ahli berusaha merumuskan definisi filsafat. Ada yang menyatakan bahwa filsafat sebagaisuatu usaha untuk berpikir secara radikal dan menyeluruh, suatu cara berpikir denganmengupas sesuatu sedalam-dalamnya. Aktivitas tersebut diharapkan dapatmenhghasilkan suatu kesimpulan universal dari kenyataan partikular atau khusus, darihal yang tersederhana sampai yang terkompleks.
1
Kattsoff 
, sebagaimana dikutip oleh Associate Webmaster Professional (2001),menyatakan karakteristik filsafat sebagai berikut.1)Filsafat adalah berpikir secara kritis.2)Filsafat adalah berpikir dalam bentuk sistematis.3)Filsafat mengahasilkan sesuatu yang runtut.4)Filsafat adalah berpikir secara rasional.5)Filsafat bersifat komprehensif.
Objek Filsafat
1)Objek material filsafat adalah segala sesuatu yang ada, yang meliputi : ada dalamkenyataan, ada dalam pikiran, dan yang ada dalam kemungkinan (Lasiyo danYuwono, 1994 : 6).
1
Lihat Drs. Kuntjojo,M.Pd.
 Filsafat Ilmu
(Program Studi Pendidikan Bimbingan Dan Konseling,Universitas Nusantara Pgri Kediri, 2 0 0 9)
 
2)Objek formal filsafat adalah hakikat dari segala sesuatu yang ada (Lasiyo danYuwono, 1994 : 6).
Sistematika Filsafat
Sebagaimana pengetahuan yang lain, filsafat telah mengalami perkembangan yang pesat yang ditandai dengan bermacam-macam aliran dan cabang.1)Aliran-aliran FilsafatAda beberapa aliran filsafat dinataranya adalah : realisme, rasionalisme,empirisme, idealisme, materialisme, dan eksistensialisme.2)Cabang-cabang FilsafatFilsafat memiliki cabang-cabang yang cukup banyak dinataranya adalah : metafisika,epistemologi, logika, etika, estetika, filsafat sejarah, filsafat politik, dst.
B.Hakikat Filsafat IlmuPengertian Filsafat Ilmu
A.
Cornelius Benjamin
(dalam The Liang Gie, 19 : 58) memandang fil-safat ilmusebagai berikut. ”That philosophic discipline which is the systematic study of thenature of science, especially of its methods, its concepts and presuppositions, andits place in the general scheme of intellectual disciplines.Filsafat ilmu, merurutBenjamin, merupakan cabang dari filsafat yang secara sistematis menelaah sifatdasar ilmu, khususnya mengenai metoda, konsepkonsep, dan praanggapan-pra-anggapannya, serta letaknya dalam kerangka umum dari cabang-cabang pengetahuan intelektual.B.
Conny Semiawan at al
(1998 : 45) menyatakan bahwa filsafat ilmu padadasarnya adalah ilmu yang berbicara tentang ilmu pengetahuan (science of sciences) yang kedudukannya di atas ilmu lainnya.C.
Jujun Suriasumantri
(2005 : 33-34) memandang filsafat ilmu sebagai bagiandari epistemologi (filsafat pengetahuan) yang ingin menjawab tiga kelompok  pertanyaan mengenai hakikat ilmu sebagai berikut. Kelompok pertanyaan pertamaantara lain sebagai berikut ini. Objek apa yang ditelaah ilmu ? Bagaimana wujudhakiki dari objek tersebut? Bagaimana hubungan antara objek tadi dengan daya
 
tangap manusia ? Kelompok pertanyaan kedua : Bagaimana proses yangmemungkinkan diperolehnya pengetahuan yang berupa ilmu ? Bagaimana prosedurnya ? Hal-hal apa yang harus diperhatikan agar kita mendapatkan pengetahuan yang benar ? Apa yang dimaksud dengan kebenaran ? Danseterusnya. Dan terakhir, kelompok pertanyaan ketiga : Untuk apa pengetahuanyang berupa ilmu itu ? Bagaimana kaitan antara cara menggunakan ilmu dengankaidah-kaidah moral ? Bagaimana penentuan objek yang ditelaah berdasarkan pilihan-pilihan moral ? Dan seterusnya. Kelompok pertanyaan pertama merupakantinjauan ilmu secara ontologis. Sedangkan pertanyaan-pertanyaan kelompok kedua merupakan tinjauan ilmu secara epistemologis. Dan pertanyaanpertanyaankelompok ketiga sebagai tinjauan ilmu secara aksiologis.
2
Karakteristik filsafat ilmu
Dari beberapa pendapat di atas dapat diidentifikasi karakteristik filsafat ilmu sebagai berikut.1)Filsafat ilmu merupakan cabang dari filsafat.2)Filsafat ilmu berusaha menelaah ilmu secara filosofis dari sudut pandangontologis, epistemologis, dan aksiologis.
Objek dan Material filsafat ilmu
Obyek filsafat ilmu dibedakan atas obyek material dan obyek formal. Yangdimaksudkan dengan obyek material filsafat ilmu (dan juga ilmu-ilmu lain) ialahsesuatu atau obyek yang diselidiki, dipelajari, dan diamati. Atau segala sesuatu yangada, yang meliputi: ada dalam kenyataan, ada dalam pikiran, dan yang ada dalamkemungkinan.
3
Sedangkan obyek formal filsafat ilmu (dan ilmu-ilmu lain) ialah sudut pandang (angle) dalam penyelidikan atau pengamatan. Atau hakikat dari segalasesuatu yang ada.
4
2
Lihat Drs. Kuntjojo,M.Pd.
 Filsafat Ilmu
(Program Studi Pendidikan Bimbingan Dan Konseling,Universitas Nusantara Pgri Kediri, 2 0 0 9)
3
Lihat Lasiyo dan Yuwono.
 Pengantar Ilmu Filsafat 
. (Yogyakarta: Liberty, 1994), hal. 6
4
Ibid

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->