Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Levelisasi Dan Prioritas-PMLDK

Levelisasi Dan Prioritas-PMLDK

Ratings: (0)|Views: 90 |Likes:

More info:

Published by: Ardian Fajar Prastyawan on Nov 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/19/2012

pdf

text

original

 
LEVELISASI DAN PRIORITAS
35
BAB IILEVELISASI DANPRIORITAS
 Abstraksi 
Lembaga Dakwah Kampus (LDK, merupakanmotor utama dari seluruh aktivitas dakwah. Dari LDK-lahaktivitas dakwah bermula, lalu berkembang memperluassayapnya meliputi sektor lain dari kampus. Tidak dipungkiri bahwa perkembangan LDK tidaklah sama satudengan yang lain. Karena itu, penting untuk saling berbagi dan mendukung sesama LDK. Selain itu, kemampuandalam melakukan urutan (tahapan) amal dakwah LDK diperlukan. Sebagai langkah awal, dibutuhkan pendataandan pengklasifikasian kondisi LDK. Dengan cara tersebut,diharapkan dapat memberikan dukungan yang benar-benar tepat sesuai kebutuhan LDK yang bersangkutan.Berdasarkan klasifikasi kondisi LDK, dibuatlah saran(dalam bentuk analisis kebutuhan) mencakup segala hal yang direkomendasikan menjadi titik tekan LDK saat ini.
Mind Map
 
Levelisasi danPrioritasPra-Mula Mula
 
Madya MandiriLevelisasiLDKSiklus TahunanLDKTitik TekanLDKMengenal PrioritasMemperluas Amal
 
36
I. Mengenal Prioritas MemperluasMedan Amal
”...Dan
tolong-menolonglah
 
dalam kebajikan dan takwa...” 
 
(QS. Al-Maidah : 2)Keberadaan LDK dalam konteks dakwah kampus, memegang peranan yangsangat penting. Meskipun LDK bukan merupakan satu-satunya sayap dakwah dikampus, LDK merupakan dapur sekaligus laboratorium dakwah yang utama dikampus. Dari LDK-lah strategi dakwah disusun dan dikembangkan hinggaakhirnya dakwah dapat melebarkan sayapnya ke sektor-sektor lain yang ada dikampus.Sudah menjadi kenyataan di lapangan bahwa kondisi LDK berbeda padasetiap kampus. Perbedaan tersebut mencakup medan dakwah, pengelolaaninternal LDK, dan aktivitas yang dilakukan. Di kampus-kampus tertentu, ada yangsudah memiliki LDK yang relatif mapan dalam pengelolaan lembaga dan sudahmemiliki lingkaran pengaruh yang cukup luas. Namun, di kampus-kampus lain,LDK yang ada baru didirikan, masih berkutat seputar legalisasi status sebagai unitkegiatan mahasiswa, dan masih harus berkonsentrasi menyiapkan kader-kaderinti pendukung dakwah yang akan menopang kegiatannya.Berdasarkan kenyataan tersebut, saling mendukung keberadaan antar LDKmeski terletak di kampus yang berbeda, merupakan hal yang penting. Dengandukungan tersebut diharapkan dapat terjadi percepatan di berbagai LDK,sehingga dakwah ini semakin semarak dan terselenggara secara profesional.Sebagai langkah awal, perlu dibuat sebuah pendataan terhadap LDK-LDKuntuk melihat kondisi masing-masing. Dari data yang dihasilkan, dibuatparameter-parameter untuk mengklasifikasikan LDK menurut tingkatan-tingkatantertentu sesuai kondisi yang umum ditemui. Pengklasifikasian dalam levelisasiLDK dimaksudkan tidak lain untuk mempermudah formulasi dukungan yangpaling dibutuhkan oleh sebuah LDK, sehingga peningkatan yang diharapkanterjadi pada LDK yang bersangkutan dapat lebih terukur dan terarah. Dengankata lain, ada dua aspek yang dipertimbangkan,1.
 
aspek Levelisasi LDK, dan2.
 
aspek Titik Tekan Amal Tiap Level LDK.
 
LEVELISASI DAN PRIORITAS
37
Skema Mekanisme Penentuan Gerak LDK
II. Levelisasi LDK
“Dan Allah SWT telah meninggikan langit dan Dia
meletakkan neraca (keadilan). Supaya kamu
 jangan melampaui batas
tentang neraca itu. Dantegakkanlah timbangan itu dengan adil dan
 janganlah kamu mengurangi neraca itu.” 
 
(QS. Ar-Rahman : 7-9)Membangun sebuah kehidupan yang islamidi kampus bukanlah pekerjaan yang ringan, akantetapi berat dan sangat melelahkan,membutuhkan waktu yang panjang. Prosesmembangun pun memerlukan sumber dayamanusia. Dan karena LDK memiliki karakteristik
 
PEMAHAMAN DASARSebelum menggambarkan bagaimanatahapan LDK yang direkomendasikan,ada beberapa hal yang mesti kitaketahui bersama, yakni1. Tahapan yang IntegralTidak ada jarak yang tegas antara satulevel dengan level lainnya. Sebab,levelisasi itu saling terkait danberkesinambungan. Sehingga ketikakita melangkah ke suatu levelberikutnya, sama sekali tidak berartimeninggalkan level sebelumnya.Ketika dalam tahapan madya bukanberarti rekomendasi dan saran padatahap mula menjadi melemah danterabaikan.2. Analisis Internal dan EksternalHal yang penting untuk diingat adalahbahwa kita sebaiknya memilikikemampuan menganalisis kondisiinternal LDK. Sehingga kita mengenal
 positioning
LDK; mengenal dirimengenal prioritas bergerak.Namun, menapaki level yang lebihtinggi dari sebelumnya tidak sajaditentukan oleh pertimbangan kondisiinternal LDK, tapi juga oleh peluangdan tantangan yang diciptakandinamika lingkungan strategiseksternal. Oleh karena itu, boleh jadisyarat-syarat internal untuk memasukitahapan berikutnya sudah terpenuhi,tapi kondisi eksternal belummemungkinkan sehingga satu tahapanmengambil waktu yang lebih lama.3. Antisipatif Proses peralihan dari satu level kelevel lain harus disertai langkahantisipasi terhadap berbagaikemungkinan positif-negatif yangmenyertai peralihan level tersebut.*
daur ulang artikel ”Proses Peralihan” 
dari buku Gerakan ke Negara

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->