Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
8Activity
×
P. 1
Jaringan Noordin M Top

Jaringan Noordin M Top

Ratings:

4.75

(4)
|Views: 9,281|Likes:
Published by api-3848985
Nordin M Top dan operasi teror yang dilakukan di Indonesia.
Nordin M Top dan operasi teror yang dilakukan di Indonesia.

More info:

Published by: api-3848985 on Oct 18, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/18/2014

pdf

text

original

 
TERORISME DI INDONESIA: JARINGAN NOORDIN TOP 
Asia Report N°114 – 5 Mei 2006 
 
 
DAFTAR ISI RANGKUMAN IKHTISAR....................................................................................................iI.
 
PENDAHULUAN...........................................................................................................1
 
II.
 
JARINGAN BOM MARRIOTT...................................................................................3
 
A.
 
S
EKOLAH
L
UQMANUL
H
AKIEM
.............................................................................................3
 
B.
 
S
ISA
B
AHAN
P
ELEDAK
..........................................................................................................3
 
C.
 
H
UBUNGAN
N
GRUKI
.............................................................................................................4
 
D.
 
S
USUNAN
T
IM
Y
ANG
T
ERAKHIR
...........................................................................................5
 
III.
 
BOM KEDUTAAN BESAR AUSTRALIA..................................................................6
 
A.
 
J
ARINGAN
J
AWA
T
IMUR
........................................................................................................7
 
B.
 
J
ARINGAN
S
EKOLAH
J
I
D
I
J
AWA
T
ENGAH
.............................................................................9
 
C.
 
S
ITUASI
 /K
ONDISI
J
ARINGAN
S
EJAUH
I
NI
.............................................................................11
 
D.
 
H
UBUNGAN
K
ELUARGA
D
AN
B
ISNIS
D
I
J
AWA
B
ARAT
...........................................................11
 
E.
 
M
ENGGERAKKAN
J
ARINGAN
................................................................................................12
 
F.
 
H
UBUNGAN
D
ENGAN
W
ILAYAH
-W
ILAYAH
K
ONFLIK
.............................................................13
 
IV.
 
NOORDIN MENDEKATI KOMPAK DAN DARUL ISLAM................................14
 
A.
 
P
ARA
K
URIR
........................................................................................................................15
 
B.
 
K
ONEKSI
F
ILIPINA
................................................................................................................15
 
C.
 
K
ONEKSI
M
ALUKU
...............................................................................................................16
 
1.
 
Pelatihan di Waimurat, Buru, Oktober 1999.................................................................17
 
2.
 
Kantor KOMPAK, Ambon 2000-2001......................................................................17
 
3.
 
Pelatihan di Seram Barat, Juli 2004...........................................................................17
 
D.
 
U
SAHA
N
OORDIN
U
NTUK
M
EMBANGUN
A
LIANSI
..................................................................18
 
1.
 
Mendekati Sunata dan Akram...................................................................................19
 
2.
 
Pindah ke Semarang dan Solo...................................................................................19
 
3.
 
Sunata menolak.........................................................................................................20
 
V.
 
MENJELANG BALI II................................................................................................21
 
VI.
 
KESIMPULAN.............................................................................................................23
 
LAMPIRAN 
A.
 
P
ETA
I
NDONESIA
.................................................................................................................25B.
 
P
ETA
P
ULAU
J
AWA
(
PROPINSI JAWA TENGAH
).....................................................................26C.
 
I
NDEX NAMA
.......................................................................................................................27D.
 
T
ENTANG
I
NTERNATIONAL
C
RISIS
G
ROUP
..........................................................................36E.
 
L
APORAN
C
RISIS
G
ROUP DAN
B
RIEFINGS ON
A
SIA
S
EJAK TAHUN
2003...............................37F.
 
C
RISIS
G
ROUP
B
OARD OF
T
RUSTEES
...................................................................................39
 
 
Asia Report N°114 5 Mei 2006 
TERORISME DI INDONESIA: JARINGAN NOORDIN TOP RANGKUMAN IKHTISAR 
Polisi sudah semakin dekat mengepung NoordinMohammed Top, teroris yang paling diburu di AsiaTenggara. Dalam sebuah operasi penggerebekan yangdramatis yang terjadi di subuh 29 April 2006 di Wonosobo,Jawa Tengah, polisi menembak dan menewaskan duaorang anggota dari tim intinya dan menangkap yang lain.Jika dan ketika mereka berhasil menangkap Noordin,polisi akan me-nonaktifkan orang yang paling bertekaduntuk menyerang kepentingan Barat. Namun masalahtentang struktur pendukung Noordin masih tetap harusdihadapi.Selama empat tahun Noordin telah masuk kedalam jaringan para jihadis untuk membangun pengikut yangsangat patuh dan setia, dan jaringan yang sama ini jugamungkin dapat digunakan oleh yang lain. JemaahIslamiyah (JI), organisasi jihadis terbesar di Asia Tenggara,terus menyediakan para pengikut seperti itu: dua orangyang tewas dalam operasi penggerebekan di Wonosobo,dan sedikitnya satu dari orang-orang yang ditangkap adalahanggota yang telah lama bergabung dengan JI. Tetapipada awal tahun 2004, Noordin mulai menjangkauorang-orang muda dari organisasi lain dan beberapa darimereka tidak memiliki afiliasi dengan organisasi apapunsebelumnya.Menurut laporan, banyak dari anggota JI yang melihatkelompok Noordin – ia sendiri menyebutnya sebagaiAl-Qaeda untuk kepulauan Melayu – sebagai sebuahkelompok sempalan yang telah menyebabkan kerusakanbesar bagi organisasi yang telah mereka ikuti padapertengahan tahun 90-an. Tetapi menurut laporan, Noordinmelihat dirinya sebagai pemimpin sayap militer JI,meskipun ia tidak berada dibawah siapapun. Ia melakukanpembenaran atas aksi-aksinya dengan mengutip doktrin jihadis bahwa dalam keadaan darurat – contohnya jikadikepung oleh musuh – sebuah kelompok kecil yangterdiri dari dua atau tiga orang, bahkan seorang individudapat menghadapi musuh tanpa harus menunggu perintahdari seorang imam.Laporan ini mengamati bagaimana Noordin telahmengandalkan kontak pribadi untuk membangunkelompoknya. Laporan ini disusun berdasarkan dokumen-dokumen Berita Acara Pemeriksaan, dokumen-dokumenpengadilan, dan laporan dari media setempat, denganmeng-cross check informasi yang didapat lewat wawancarasecara luas dengan narasumber resmi dan tak resmi yangbanyak tahu mengenai hal ini.Untuk aksi bom Marriott di Jakarta pada bulan Agustus2003, ia menggunakan sekelompok kecil anggota JI yangberbasis di Sumatra yang memiliki hubungan denganLuqmanul Hakiem, yaitu sekolah JI di Malaysia, ataudengan kembarannya, pondok pesantren al-Mukmindi Ngruki, dekat Solo, Jawa Tengah.Untuk aksi bom kedubes Australia pada bulan September2004, ia mengandalkan tiga jaringan yaitu: divisi JI JawaTimur; para alumni dari sekolah-sekolah JI di JawaTengah; dan sebuah faksi dari kelompok pemberontak lama bernama Darul Islam yang berbasis di Jawa Barat,yang angggotanya memasok para operatif utama.Meskipun para individu dari faksi Ring Banten pernahbekerja sama dengan JI sebelumnya, namun operasimiliter dengan cara
out-sourcing
(menyerahkan tugaskepada organisasi lain) semacam ini belum pernah terjadisebelumnya. Ini adalah salah satu indikasi bahwa Noordinbekerja sendirian.Setelah bom Kuningan, Noordin mulai kekurangan pasokandana, senjata dan pasukan tempur yang berpengalaman.Ia kemudian berpaling pada dua orang yang memilikiakses ke semua itu, dan dua orang ini bukan anggota JI.Yang satu dari sebuah faksi Darul Islam yang berbeda,yang memiliki banyak pengalaman di Filipina; yang satulagi pernah menjadi ketua kantor KOMPAK (sebuahyayasan Islam) di Ambon dan mampu menggerakkanpara mantan pejuang daerah konflik Ambon dan Poso.Negosiasi yang cukup alot diikuti dengan para kurir yangdigunakan untuk menyampaikan pesan di antara parabos. Ternyata ketua Darul Islam maupun KOMPAKtidak tertarik untuk bergabung dengan Noordin, tetapikeduanya ditangkap pada pertengahan tahun 2005 danmulai kehilangan kontrol atas para pengikutnya, danbeberapa dari mereka bergabung dengan Noordin.Untuk aksi bom Bali pada bulan Oktober 2005, Noordinmengandalkan orang-orang dalamnya untuk mencaridan melatih anggota baru. Kalangan dalam ini termasuk 

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Euly Listiani liked this
jemieronaldo liked this
rifatanwar7491 liked this
Salman Sabu liked this
Rizal Saputra liked this
Pengembara Cinta liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->