Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
www.dietsehat911.com 
ARTI SHALAT
Arti shalat 
secara bahasa adalah doa atau rahmat, Kata “
Shalat 
” berasal dari bahasa Arab, yangsecara istilah adalah suatu tindakan khusus memuliakan Allah yang berisikan perkataan-perkataan
(aqwal)
dan perbuatan-perbuatan
(af’al)
yang dimulai dengan takbit dan diakhiridengan salam, berdasarkan syarat-syarat dan rukun-rukun tertentu.Dalam mengerjakan shalat ini, tentunya kita harus megikuti tata cara sebagaimana tata cararasulullah saw shalat. Rasulullah saw bersabda,
"Shalatlah kalian sesuai dengan apa yang kalianlihat aku mempraktikkannya"
. (HR Bukhari-Muslim).
A. Hukum Shalat
 Shalat mempunyai hukumnya tersendiri, yang secara garis besar dapat dibagi menjadi 2, yakni:
1. Fardhu
 Ialah shalat yang diwajibkan Allah untuk manusia laksanakan. Shalat Fardhu terbagi lagi menjadidua, yaitu :
Fardhu ‘Ain 
: ialah kewajiban yang diwajibkan kepada mukallaf langsung berkaitan dengandirinya dan tidak boleh ditinggalkan ataupun dilaksanakan oleh orang lain, seperti shalat limawaktu, dan shalat jum'at (Fardhu 'Ain untuk pria).
Fardhu Kifayah 
: ialah kewajiban yang diwajibkan kepada mukallaf tidak langsung berkaitandengan dirinya. Kewajiban itu menjadi sunnah setelah ada sebagian orang yangmengerjakannya. Akan tetapi bila tidak ada orang yang mengerjakannya maka kita wajibmengerjakannya dan menjadi berdosa bila tidak dikerjakan. Seperti shalat jenazah.Jika kita meninggalkan shalat yang wajib dilaksanakan (shalat 5 waktu), maka hukumnya adalahdosa. Dari Abu Sufyan ia berkata, Aku telah mendengar Jabir berkata, aku telah mendengar nabiMuhammad saw bersabda:
“Sesungguhnya batas antara seseorang dengan Syirik dan kekufuran adalah meninggalkanshalat.”
(HR. Muslim, Abu Daud, an-Nasaie, at-Turmudzie dan Ibnu Majah)
2. Nafilah (shalat sunnat)
 Adalah shalat-shalat yang dianjurkan atau disunnahkan akan tetapi tidak diwajibkan. Shalatnafilah terbagi lagi menjadi dua, yaitu :Nafil Muakkad adalah shalat sunnat yang dianjurkan dengan penekanan yang kuat (hampirmendekati wajib), seperti shalat dua hari raya, shalat sunnat witr dan shalat sunnat thawaf.
 
www.dietsehat911.com 
Nafil Ghairu Muakkad adalah shalat sunnat yang dianjurkan tanpa penekanan yang kuat, sepertishalat sunnat Rawatib dan shalat sunnat yang sifatnya insidentil (tergantung waktu dankeadaan, seperti shalat kusuf/khusuf hanya dikerjakan ketika terjadi gerhana).
B. Rukun Shalat
 1.
 
Niat2.
 
Takbiratul ihram3.
 
Berdiri bagi yang sanggup4.
 
Membaca surat Al-Fatihah5.
 
Ruku' dengan thu'maninah6.
 
I'tidal dengan thu'maninah7.
 
Sujud dua kali dengan thu'maninah8.
 
Duduk antara dua sujud dengan thu'maninah9.
 
Duduk dengan thu'maninah serta membaca tasyahud akhir dan shalawat nabi10.
 
Membaca salam11.
 
Tertib (melakukan rukun secara berurutan)
C. Manfaat dan Hikmah Shalat
 Shalat mempunyai manfaat atau hikmah yang bisa dipetik bagi orang yang menjalankannya,beberapa di antaranya:
1. Dapat mencegah perbuatan yang keji dan mungkar 
 Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dansesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadatlain) Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. al-‘Ankabut: 45)
2. Mencegah pelakunya dari aneka macam kesesatan 
 Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat danmemperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan. (QS. Maryam:59)
3. Shalat dapat menjauhkan diri dari sifat mengeluh & kikir 
 Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahania berkeluh-kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, kecuali orang-orang yangmengerjakan shalat, yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya. (QS. al-Ma’arij: 19-23)
4. Menghapus dosa-dosa kecil 
 
 
www.dietsehat911.com 
Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah bersabda:
“Shalat lima kali sehari dan shalat jum’at ke jum’at merupakan pelebur dosa selama tidakmelakukan dosa besar.”
( HR. Muslim, Ahmad, Turmudzie dan Ibnu Majah)
5. Selamat dari siksa hari kiamat 
 “Barang siapa yang menjaga shalatnya, niscaya ia akan menjadi cahaya, bukti dan penyelamatbaginya pada hari kiamat.” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban dan ath-Thabrani)
6. Menenangkan dan menenteramkan hat
 Rasulullah bersabda:“Penyejuk Hatiku ada di dalam shalat.” (HR. Ahmad dan an-Nasaie)
D. Tips-tips agar Shalat Khusyu
 Pengertian khusyu' di dalam shalat adalah, suatu kondisi di mana hati penuh dengan ketakutan,mawas diri dan tunduk pasrah di hadapan keagungan Allah.Kesemuanya itu lalu membekas dalam gerak-gerik anggota badan yang penuh hikmat dankonsentrasi dalam shalat, bila perlu menangis dan memelas kepada Allah; sehingga takmemperdulikan hal lain.Ada beberapa kiat yang bisa kita lakukan agar ibadah shalat kita bisa khusyu, seperti misalnyasaja:1.
 
Mengenal Allah, Menghadirkan, Mengagungkan dan Takut Kepada-Nya.2.
 
Hendaknya Orang Yang Shalat Menyadari Bahwa Shalat Adalah Perjumpaan, SekaligusKomunikasi Dirinya Dengan Allah3.
 
Ikhlash Dalam Melaksanakannya4.
 
Mengonsentrasikan Diri Hanya Untuk Allah5.
 
Menghindari Berpalingnya Hati Dan Anggota Tubuh Dari Shalat6.
 
Merenungi Setiap Gerakan Dan Dzikir-Dzikir Dalam Shalat7.
 
Memelihara Tuma'ninah (Ketenangan), Dan Tidak Terburu-buru Dalam Shalat8.
 
Semangat Dalam Melakukannya9.
 
Memilih Tempat Shalat Yang Sesuai10.
 
Menghindari Segala Yang Menyibukkan Dan11.
 
Mengganggu Sahalat12.
 
Memanjangkan Bacaan13.
 
Hendaknya kita shalat, seperti shalatnya orang yang akan bepergian jauh (meninggalkanalam fana)
 
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • More From This User

    Notes
    Load more