/  40
INNOCENT SMILE

Author : nade
Pairing : hydextetsu , ken , yukki , other characters
Genre : shonen-ai , drama , fluffy story, Alternate Universe

-------------------------------------
INNOCENT SMILE

Tetsu memandang kearah keluar dari balik jendela kaca yang berukuran besar. Senyumnya menghiasi bibirnya yang tipis – sebuah senyum yang menggambarkan kebahagiaan yang luar biasa. Kedua belah matanya menatap keramaian yang tepat terjadi didepan matanya. Beberapa orang yang memakai pakaian waiter sibuk menata meja-meja berbentuk bundar yang memenuhi taman indah, ada pula yang sibuk membenahi tenda putih yang menaungi meja-meja tersebut.

“hari yang sibuk ya khan?”

Tetsu menoleh dan menatap sosok pria yang sangat ia kenal. Senyumnya semakin melebar saat melihat pria itu berjalan mendekatinya – berdiri disisinya sambil melempar pandangannya kearah kesibukan yang terpampang dihadapannya.

“tapi juga hari terindah…iya khan,kenchan?” tanya tetsu tetap tersenyum
“ya, benar sekali.” Ujar ken sambil membalas senyuman tetsu dengan senyuman
yang tak kalah hangatnya

“hari ini kau terlihat tampan sekali , tetchan! Lihatlah dirimu....dengan memakai jas hitam yang begitu bersih dan rapi, rambutmu pun tertata rapi kebelakang hehehehe... ini benar-benar pertama kalinya aku melihatmu seperti ini.“ Ujar ken

“hei, kau juga khan? Berpakaian sangat rapi seperti ini.....bahkan aku belum
melihatmu merokok seharian ini.“ Ucap tetsu
“ini karena hari ini hari yang sangat bersejarah.“ Ucap ken membela diri
“yaaa..aku tahu maksudmu.....hari ini adalah hari yang bersejarah.....hari
pernikahan yang sudah lama ditunggu-tunggu.“ Ucap tetsu lembut
“akhirnya hari seperti ini tiba juga.... dulu aku mengira hari seperti ini tidak akan
pernah kulihat.“ Ucap ken sambil menyandarkan punggungnya di sisi jendela

“hem..aku tahu maksudmu,kenchan...aku dulu juga berpikir bahwa aku tidak akan sampai pada hari pernikahan seperti ini – tapi melihat semua kesibukan diluar sana...aku jadi percaya bahwa hari ini memang sebuah kenyataan.“ Ucap tetsu yang kembali menatap kearah keluar jendela

.....ne tetchan, menurutmu...haido akan datang?“
.....entahlah. aku sudah memberikan undangannya ke dia tetapi...semua itu
tergantung dirinya sendiri khan?“ ucap tetsu
“aku harap dia datang....sebagai teman, dia seharusnya datang untuk ikut
berbahagia dengan pernikahan ini.“ Ucap ken
“jangan kuatir, dia bukan lah orang yang melupakan teman. Dia pasti datang.“

“baguslah....aku pergi sebentar ya...entah kenapa hari ini rasanya aku selalu ingin kekamar kecil.“ Ucap ken sambil berlari keluar ruangan – meninggalkan tetsu yang tertawa kecil melihat ken yang tergesa-gesa keluar dari ruangan tersebut.

Sekali lagi tetsu memandang keluar jendela – tapi kali ini kedua pandang matanya
menatap langit yang berwarna biru laut.
“haido....kau akan datang khan? Aku sangat mengharapkanmu datang.....“ ucap
tetsu dalam hatinya

“heh, kau pasti tertawa jika kau mendengarkanku mengatakan hal semacam itu...karena sebelumnya – aku selalu berpikir memang lebih baik tidak melihatmu hehehehhee...“ ucap tetsu sambil tertawa kecil

“hah~~....haido....dimana kau sekarang?“ ucap tetsu lirih
-----------------------------------------------------------
FLASHBACK
“KRRIIIINGGGGGG!!!!!!

Suara dering alarm weker yang sangat mengganggu dan memekikkan telinga. Tetapi suara menjengkelkan itu berhasil membuat tetsu membuka kedua matanya yang masing mengantuk. Jemarinya langsung menyentuh tombol OFF dan sedetikkemudian suara alarm menjadi hilang dan suasana kamarnya kembali sunyi.

“aa~~~ masih ngantuk.....eh?“ ucap tetsu dalam hatinya

Tiba-tiba dia menyadari sesuatu – tubuhnya sangat sulit digerakkan – bahkan terasa sangat berat. Tetsu juga sadar bahwa dia mengalami kesulitan bernafas karena dadanya terasa tekanan yang kuat.

“kenapa denganku? Kenapa aku tidak bisa bergerak? Kenapa terasa berat dan
nafasku juga susah?“ pikir tetsu yang mulai ketakutan
Diantara rasa takutnya – tetsu berusaha bangkit dan mencari bantuan keluarganya
yang mungkin saat ini sudah berkumpul diruang makan yang ada dilantai bawah.
Tetapi sebelum teriakannya berhasil membangunkan seluruh komplek perumahan,
tetsu melihat penyebab semua keanehan yang terjadi pada dirinya.

“ya ampun..kenchan!!“ pekik tetsu lega saat melihat ken yang tertidur tepat disisinya. tangan kirinya melewati dada tetsu dan memeluk tubuh tetsu dengan erat, sebagian badan ken limbung dan hampir menindih tubuh tetsu

“gah,kenchan!! Bangun donk!! Badanmu ini berat sekali...kau ingin membunuhku ya?“ ucap tetsu kesal tetapi ken sama sekali tidak perduli dan masih mengeluarkan suara mendengkur halus

“ken!!“ teriak tetsu yang berusaha melepaskan diri dari pelukan erat ken
“hmmmm....asako....kau manis sekaliiii...“ ucap ken diantara dengkurannya yang

lembut
“aku bukan asako.“ Ucap tetsu kesal
“heeee.....minami, tubuhmu indah...aku suka kamuuuu....“
“aku bukan minami!!“ seru tetsu yang semakin jengkel

“chiaki.“
“bukan!“
”naomi.“
“bukan!“
“rika.“
“bukan!“

.......uchi-sensei.“
“PLETAk!!!“

Sebuah pukulan keras berhasil mendarat dikepala ken dan membuat ken terbangun dari tidurnya. Sambil meringis kesakitan dan mengelus kepalanya yang sakit – ken menatap kearah tetsu dengan tatapan bingung

“ada apa denganmu,tetchan? Memukul kepala orang seenaknya?“
“kau yang bermasalah,ken! Emangnya berapa gadis yang kau kencani hah? Dan
uchi sensei? Apa kau gila?“
“heh?darimana kau tahu aku dan uchi sensei...“
“oh TUHAN...jadi kau benar-benar dengan uchi sensei...aku tidak mau
mendengarnya!!!“ pekik tetsu sambil menutup kedua telinganya
“hah, kau hanya membangunkanku karena kau tidak setuju aku bersenang senang
dengan uchi sensei...itu disebut cemburu,tetchan.“

Share & Embed

More from this user

Add a Comment

Characters: ...