Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perancangan Terstruktur Dan Perancangan Berorientasi Objek

Perancangan Terstruktur Dan Perancangan Berorientasi Objek

Ratings: (0)|Views: 434|Likes:
Published by restricties

More info:

Published by: restricties on Nov 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/07/2013

pdf

text

original

 
Bayu
 
Adi
 
|
 
10108399
 
|
 
4ka01
 
|
 
http://kaze
akira.blogspot.com/2011/11/perancangan
terstruktur
dan
perancangan.html
 
1
 
PERANCANGAN TERSTRUKTUR
 
Definisi
 
Perancangan terstruktur merupakan aktivitas mentransformasikan suatu hasil analisis kedalam suatu perencanaan untuk dapat diimplementasikan (diotomasikan). Pendekatanperancangan terstruktur dimulai dari awal 1970. Pendekatan terstruktur dilengkapi denganalat-alat (tools) dan teknikteknik (techniques) yang dibutuhkan dalam pengembangansistem, sehingga hasil akhir dari sistem yang dikembangkan akan diperoleh sistem yangstrukturnya didefinisikan dengan baik dan jelas.Melalui pendekatan terstruktur, permasalahan yang komplek di organisasi dapat dipecahkandan hasil dari sistem akam mudah untuk dipelihara, fleksibel, lebih memuaskanpemakainya, mempunyai dokumentasi yang baik, tepat waktu, sesuai dengan anggaranbiaya pengembangan, dapat meningkatkan produktivitas dan kualitasnya akan lebih baik(bebas kesalahan).
 
Aspek Perancangan Terstruktur
 
 
Membantu pemecahan masalah
 
 
Melakukan penyederhanaan sistem
 
 
Menggunakan graphic tool agar sistem dapat dengan mudah dibaca dan dimengerti
 
 
Memberikan rangkaian strategi untuk pengembangan solusi
 
 
Memberikan kriteria dalam mengevaluasi solusi dengan melihat pada permasalahanaslinya
 
Elemen Perancangan Terstruktur
 
1. Modul
 
Modul merupakan sebuah instruksi atau sekumpulan instruksi program yang terdiri dari :input(masukan), output(keluaran), fungsi, mekanisme dan data internal. Contoh : Foxpro /Pascal (Procedure, function),COBOL (Program, section,paragraph), FORTRAN (subroutine).
 
2. Bagan terstruktur (Structured Chart)
 
Menggambarkan partisi sistem ke dalam : modul-modul, organisasi, dankomunikasi. Keuntungannya ; Menggunakan gambar, Dapat dipartisi, Fleksibel, Inputsangat berguna pada implementasi, Membantu pemeliharaan (maintenance) dan modifikasi.
 
3. Strategi Perancangan
 
Mentransformasikan hasil analisis (DFD) menjadi Bagan Terstruktur, untuk diimplementasi.DFD memperlihatkan aliran data dan informasi dari sistem. Jika dalam suatu DFD alirandatanya ditentukan oleh suatu data item, misalnya ‘T’ yang mempunyai nilai/ karakteristiktertentu, kemudian nilai ini akan mempengaruhi / menentukan arah aliran data (men-trigger arah), maka titik proses dimana terjadi percabangan arah aliran data tsb disebuttitik pusat transaksi
 
 
Bayu
 
Adi
 
|
 
10108399
 
|
 
4ka01
 
|
 
http://kaze
akira.blogspot.com/2011/11/perancangan
terstruktur
dan
perancangan.html
 
2
 
4. Optimasi dari perancangan (Design Heuristic)
 
Tools Perancangan Terstruktur
 1.
 
DFD (Data Flow Diagram )
 2.
 
Kamus Data
 3.
 
Entity Relationship Diagram (ERD)
 4.
 
State Transition Diagram (STD)
 
Metodologi Perancangan Terstruktur
 
Metodologi pemecahan fungsional
 
Metodologi ini menekankan pada pemecahan sistem ke dalam subsistem-subsistem yanglebih kecil, sehingga akan lebih mudah untuk dipahami, dirancang, dan diterapkan.
 
Metodologi berorientasi data
 
Metodologi ini menekankan pada karakteristik data yang akan diproses.
 
Prescriptive methodologies
 
Metodologi ini merupakan metodologi yang dikembangkan oleh sistem house dan pabrik-pabrik perangkat lunak dan tersedia secara komersial dalam paket-paket program.
 
Kelebihan dan Kekurangan Perancangan Terstruktur
 
Kelebihan
 
 
Milestone diperlihatkan dengan jelas yang memudahkan dalam manajemen proyek.
 
 
SSAD merupakan pendekatan visual, ini membuat metode ini mudah dimengerti olehpengguna atau programmer.
 
 
Penggunaan analisis grafis dan tool seperti DFD menjadikan SSAD menjadikan bagusuntuk digunakan.
 
 
SSAD merupakan metode yang diketahui secara umum pada berbagai industry.
 
 
SSAD sudah diterapkan begitu lama sehingga metode ini sudah matang dan layakuntuk digunakan.
 
 
SSAD memungkinkan untuk melakukan validasi antara berbagai kebutuhan
 
 
SSAD relatif simpel dan mudah dimengerti.
 
Kekurangan
 
 
SSAD berorientasi utama pada proses, sehingga mengabaikan kebutuhan non-fungsional.
 
 
Sedikit sekali manajemen langsung terkait dengan SSAD.
 
 
Prinsip dasar SSAD merupakan pengembangan non-iterative (waterfall), akan tetapikebutuhan akan berubah pada setiap proses.
 
 
Interaksi antara analisis atau pengguna tidak komprehensif, karena sistem telahdidefinisikan dari awal, sehingga tidak adaptif terhadap perubahan (kebutuhan-kebutuhan baru).
 
 
Bayu
 
Adi
 
|
 
10108399
 
|
 
4ka01
 
|
 
http://kaze
akira.blogspot.com/2011/11/perancangan
terstruktur
dan
perancangan.html
 
3
 
 
Selain dengan menggunakan desain logic dan DFD, tidak cukup tool yang digunakanuntuk mengkomunikasikan dengan pengguna, sehingga sangat sulit bagi penggunauntuk melakukan evaluasi.
 
 
Pada SAAD sulitt sekali untuk memutuskan ketika ingin menghentikan dekomposisidan mliai membuat sistem.
 
 
SSAD tidak selalu memenuhi kebutuhan pengguna.
 
 
SSAD tidak dapat memenuhi kebutuhan terkait bahasa pemrograman berorientasiobyek, karena metode ini memang didesain untuk mendukung bahasa pemrogramanterstruktur, tidak berorientasi pada obyek (Jadalowen, 2002).

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->