Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Skripsi BAB IV

Skripsi BAB IV

Ratings: (0)|Views: 942|Likes:
Published by ynavischa

More info:

Published by: ynavischa on Nov 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/23/2013

pdf

text

original

 
 
55
BAB IVHASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASANA.
 
Penelitian
Dalam pelaksanaan penelitian ini dilakukan sesuai dengan rencanapenelitian tindakan yang dilakukan, maka hipotesis tindakan yang akan dikajidalam penelitian ini menempuh langkah tindakan dalam tiga siklus. Kegiatanyang dilakukan sebelum melaksanakan tindakan untuk mengurangi perilakumelanggar tata tertib sekolah menjadi perilaku yang mematuhi tata tertibsekolah adalah mengecek dokumentasi yang memuat data tentang perilakusubjek penelitian yang ada pada guru pembimbing dan melakukan pengamatantentang perilaku subjek penelitian di lapangan.Kegiatan ini didasarkan atas masukan yang diperoleh dalam diskusiantara Guru Pembimbing SMP N 7 Kota Magelang dan penulis pada tanggal 5Agustus 2011. Dalam diskusi tentang perilaku pelanggaran tata tertib sekolaholeh siswa diperoleh masukan bahwa terdapat lima orang siswa yang memilikiperilaku melanggar tata tertib sekolah. Lima orang siswa tersebut adalah AAFsiswa kelas VIII C sebagai konseli I, ARL siswa kelas VIII C sebagai konseliII, KD siswa kelas VIII C sebagai konseli III, BS siswa kelas VIII D sebagaikonseli IV, dan AGM siswa kelas VIII D sebagai konseli V, kelimanya adalahsiswa kelas VIII SMP Negeri 7 Kota Magelang Tahun Ajaran 2011 / 2012yang berasal dari dua kelas yang berbeda.Adapun wujud pelanggaran terhadap tata tertib sekolah yang merekalakukan adalah sebagai berikut : (1) Terlambat datang ke sekolah, (2) Tidak 
 
56menggenakan seragam dan atribut lengkap, (3) Membolos atau tidak masuk sekolah tanpa keterangan, (4) Membuat gaduh atau mengganggu prosesbelajar di dalam kelas maupun kelas lain, (5) Tidak mengerjakan PR maupuntugas yang diberikan oleh Guru.Untuk membantu tugas guru pembimbing dalam melaksanakantugasnya yaitu memberikan bimbingan kepada siswa maka peneliti melakukanpenelitian tindakan dengan judul Penerapan
 Reinforcement 
Untuk MengatasiPelanggaran Tata Tertib Sekolah di SMP N 7 Kota Magelang Tahun Ajaran2011/2012.Selanjutnya langkah yang direncanakan tiga siklus tentangpelaksanaan penelitian yang dilakukan meliputi : a) Pelaksanaan Siklus I, b)Pelaksanaan Siklus II, c) Pelaksanaan Siklus III. Penjelasan masing-masingpelaksanaan siklus sebagai berikut:
1.
 
Pelaksanaan Siklus I
a.
 
Rencana Tindakan IDalam rencana tindakan ini dilakukan pengamatan yaituperilaku pelanggaran tata tertib sekolah oleh subjek penelitian yangdilakukan sebelum diberi tindakan konseling, perilaku pelanggaran tatatertib sekolah yang di observasi dalam penelitian ini adalah : (1)Terlambat datang ke sekolah, (2) Tidak lengkap dalam menggunakanseragam dan atribut sekolah, (3) Membolos atau tidak masuk sekolahtanpa keterangan, (4) Gaduh / mengganggu proses belajar baik di dalamkelas maupun kelas lain. (5) Tidak mengerjakan tugas atau PR yang
 
57telah diberikan oleh Guru dengan baik. Dan subjek yang dimaksudadalah AAF siswa kelas VIII C sebagai konseli I, ARL siswa kelas VIIIC sebagai konseli II, KD siswa kelas VIII C sebagai konseli III, BSsiswa kelas VIII D sebagai konseli IV, dan AGM siswa kelas VIII Dsebagai konseli V, kelimanya adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 7Kota Magelang. Selain observasi juga dilakukan wawancara. Padalangkah ini dilakukan observasi terhadap konseli guna memperoleh datatentang frekuensi tingkah laku pelanggaran tata tertib oleh kelimasubjek penelitian sebelum ada tindakan konseling dengan teknik 
 Reinforcement 
dan cara yang ditempuh adalah dengan mengamati danmencatat indikator yang muncul dari kelima subjek penelitian yangberupa terlambat datang ke sekolah, Tidak menggunakan seragamatribut lengkap, Membolos atau tidak masuk sekolah tanpa keterangan,Gaduh atau sering mengganggu proses belajar baik di dalam kelassendiri atau kelas lain, tidak mengerjakan tugas atau PR dengan baik.Kegiatan observasi atau pengamatan dilakukan tanggal 1sampai dengan 6 Agustus 2011. Hasil observasi menunjukkan bahwakelima subjek penelitian memang memiliki frekuensi cukup tinggidalam melakukan pelanggaran tata tertib di bandingkan dengan siswayang tidak dijadikan subjek penelitian. Berikut ini data berupa jenis danfrekuensi pelanggaran tata tertib sekolah yang dilakukan oleh subjek penelitian.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->