LEMDIKANAS
dalam rumah sakit pada prinsipnya pertolongan pertama untukmengatasi kegawat daruratannya adalah sama. Tetapi terdapatperbedaan yang besar pada pelaku pertolongan pertama. Untukkasus di luar rumah sakit kejadian pertama biasanya diketahuioleh orang awam, sedangkan kasus yang didapatkan di dalamrumah sakit biasanya langsung ditangani oleh petugas medis.Sedangkan keberhasilan penanganan kasus gawat darurattergantung pada beberapa hal, tidak hanya alat-alat canggihataupun obat-obatan, tetapi tergantung pada kecepatanpenanganan pertama dan kualitas dari usaha pertolongan yangdilakukan. Kecepatan dan kualitas pertolongan pertama untukkasus-kasus yang terjadi di luar rumah sakit akan melibatkanbanyak pihak yang pada umumnya bukan petugas medis, tetapimasyarakat awam.Kecepatan pertolongan yang dimaksudkan meliputikecepatan
diketemukannya/diketahuinya
keadaan pasien,kecepatan dilakukan
pertolongan pertama
, kecepatan dalam
memindahkan
(transportasi) penderita ke pusat fasilitas medisyang lebih lengkap untuk mendapat bantuan lanjutan.Sedangkan kualitas pertolongan yang dimaksudkan meliputikemampuan untuk mengetahui adanya kasus gawat darurat(
kemampuan membedakan dengan kasus tidak gawat dan tidak darurat
), kemampuan memberikan pertolongan pertama dengantepat sesuai dengan
kemampuannya
(
pengetahuan danketerampilannya
) sampai penderita diserahkan kepada tenagamedis yang mempunyai pengetahuan khusus untuk penanganankasus gawat darurat.Bila yang terjadi adalah korban masal (dalam jumlah besar)maka diperlukan pula kemampuan tambahan khususnyapengetahuan dalam pengorganisasian tugas, komunikasipenyediaan sarana/ fasilitas dsb. Karena hal ini akan berpengaruhpada kecepatan dan kualitas pertolongan pertama yang dilakukan.Kecepatan dan kualitas pertolongan pertama diluar rumah sakit
FIRST AID & MOUNTAIN RESCUE
2