Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab i Demokrasi Dan ya Di Indonesia by Ibnu Soim

Bab i Demokrasi Dan ya Di Indonesia by Ibnu Soim

Ratings: (0)|Views: 117 |Likes:
Published by Ibnu So'im

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Ibnu So'im on Nov 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/04/2012

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
Hampir semua negara di dunian menyakini demokrasi sebagai “tolak ukur tak terbantah dari ke absahan politik.” Kenyakina bahwa kehendak rakyat adalahdasar utama kewenangan pemerintah menjadi basis bagi tegak kokohnya sistem politik demokrasi. Hal itu menunjukan bahwa rakyat di letakkan pada posisi penting walau pun secara operasional implikasinya di berbagai negara tidak selalusama. Tidak ada negara yang ingin dikatakan sebagai negara yang tidademokratis atau negara otoriter. Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat(kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negaratersebut.1
 
BAB IIPEMBAHASAN
A.
MAKNA DAN HAKIKAT DEMOKRASI
1. Pengertian DemokrasiSecara etimologis, demokrasi berasal bahasa Yunani, yaitu
demos
yang berartirakyat atau penduduk dan
cratein
yang berarti kekuasaan atau kedaulatan. Dengandemikian, secara bahasa demokrasi adalah keadaan negara di mana kedaulatanatau kekuasaan tertingginya berada di tangan rakyat. Konsep demokrasi diterimaoleh hampir seluruh negara di dunia. Diterimanya konsep demokrasi disebabkanoleh keyakinan mereka bahwa konsep ini merupakan tata pemerintahan yang paling unggul dibandingkan dengan tata pemerintahan lainnya. Demokrasi telahada sejak zaman Yunani Kuno. Presiden Amerika Serikat yang ke- 16, AbrahamLincoln mengatakan bahwa demokrasi adalah
 goverment of the people, by the people and for people.
1
2. Macam-Macam DemokrasiMenurut cara penyaluran kehendak rakyat, demokrasi dibedakan atas :
Demokrasi Langsung
(Direct Demokracy)
Demokrasi adalah sistem demokrasi yang melibatkan seluruh rakyat dalam pengambilan keputusan atau urusan kenegaraan. Demokrasi langsungdapat diterapkan misalnya pemilihan presiden secara langsung oleh rakyatatau pemeliharaan kepala desa.
1
2
 
Demokrasi Tidak Langsung (
 Indirect 
 
 Demokracy
)Demokrasi tidak langsung adalah sistem demokrasi yang tidak melibatkanseluruh rakyat dalam pengambilan keputusan, tetapi rakyat memberikankepercayaan kepada wakil-wakilnya untuk membicarakan dan menentukanmasalah-masalah kenegaraan.Menurut dasar prinsip ideologi, demokrasi dibedakan atas :
Demokrasi Konstitusional
(Demokrasi Liberal)
Adalah suatu demokrasi yang menempatkan kedudukan badan legislatif lebih tinggi dari pada badan eksekutif. Kepala pemerintahan dipimpin olehseorang Perdana Menteri. Perdana menteri dan menteri-menteri dalamkabinet diangkat dan diberhentikan oleh parlemen. Dalam demokrasi parlementer Presiden menjabat sebagai kepala negara.Demokrasi Liberal sering disebut sebagai demokrasi parlementer. Diindonesia demokrasi ini dilaksanakan setelah keluarnya MaklumatPemerintah NO.14 Nov. 1945. Menteri bertanggung jawab kepada parlemen.Demokrasi liberal lebih menekankan pada pengakuan terhadap hak-hak warga negara, baik sebagai individu ataupun masyarakat. Dan karenanyalebih bertujuan menjaga tingkat represetansi warganegara danmelindunginya dari tindakan kelompok atau negara lain.
2
Demokrasi Rakyat
(Demokrasi Proletar)
Antitesis dari demokrasi elit. Demokrasi rakyat berarti rakyat yangmenentukan seluruhnya. Rakyat yang akan menjadikan seluruh keputusanmenjadi keputusan yang direncanakan, diabdikan dan dilaksanakan olehrakyat sendiri.
2
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->