Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
30Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Circle K

Circle K

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 3,302 |Likes:
Published by api-3854746

More info:

Published by: api-3854746 on Oct 19, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2014

pdf

text

original

SEJARAH CONVENIENCE STORE

Konsep Convenience Store lahir di Sunbelt, suatu bagian di Amerika Serikat, pada tahun 1920. Saat itu kebutuhan yang paling mendasar dan sangat dibutuhkan adalah es batu. Pelanggan harus mengemudi ke Ice Houses/Docks untuk menyediakan kebutuhan es mereka, untuk disimpan dalam ice boxes, dimana waktu itu kulkas belum ditemukan.

Pelanggan mulai meminta Ice Docks menyediakan kebutuhan es mereka untuk
disimpan dalam ice boxes, dimana waktu itu kulkas belum ditemukan.

Pelanggan mulai meminta Ice Docks menyediakan juga beberapa barang keperluan sehari-hari seperti susu, telur dan roti. Dengan demikian es yang telah mereka beli dan diletakkan pada running board/fender, tidak mencair lebih banyak karena harus bepergian ke beberapa tempat untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Pada tahun 1927, Johnny Jefferson Green mulai meyediakan roti, susu dan telur di tokonya, The Southland Ice Dock di Dallas, Texas. Toko ini dibuka 16 jam sehari, 7 hari dalam seminggu dan Green yakin Customer sering membutuhkan barang-barang ini dan lainnya pada saat toko-toko yang lain tutup. Ciri toko seperti ini, dan dan yang hampir mirip seperti ini berkembang dalam jumlah yang banyak dalam beberapa tahun. Mereka menjadi lebih sukses pada musim panas karena letaknya.

Kebutuhan barang-barang dasar mulai meningkat pesat menjadi barang-barang dan pelayanan yang lebih bervariasi. Convenience Store yang pertama menyediakan pelayanan \u201cpinggir jalan\u201d dimana karyawan toko mendatangi mobil pelanggan untuk memenuhi pesanan mereka dan membawa barang-barang mereka ke tempat parkir. Industri mulai berkembang ke daerah lain pada akhir tahun 40an dan awal 50an.

Konsep convenience store sekarang ini adalah industri yang mendunia dengan unit-unit di setiap benua di dunia. Saat ini ada beratus-ratus perusahaan convenience store di Amerika Serikat yang menjadikannya salah satu dari industri yang bersaing di bidang perdagangan.

Persaingan ini mengharuskan masing-masing dan setiap unit convenience store harus berjuang untuk keunggulan dalam pelayanan pelanggan dan kondisi toko. Hal itu merupakan tanggung jawab kita sebagai bagian dari perusahaan untuk memberikan dan mendukung kemajuan toko kita dalam mencapai keunggulan dengan pelanggan- pelanggan kita.

CIRCLE K

Sejarah Circle K dimulai, ketka seorang businessman, Fred Hervey, di El Paso, Texas, melakukan suatu gebrakan saat ia mendirikan 3 buah toko di sebuah perumahan kecil. Toko-toko tersebut bernama Kay\u2019s Drive In Grocery. Tosco Marketing Company Food Stores Inc dibentuk ketika Mr. Hervey mengambil huruf \u201cK\u201d dari \u201cKay\u2019s\u201d Drive In dan mengelilinginya dengan lingkaran, mewakili symbol Tosco Marketing selama bertahun- tahun. Circle K telah dan terus mengalami perubahan-perubahan. Dari mulai pertumbuhannya yang pesat di awal decade hingga perkembangan melalui beberapa peralihan, Circle K selalu menjadi usaha yang kuat bertahan, dapat mengatasi berbagai hambatan yang dihadapi.

1
Brand Management
1951 \u2013 Membeli 3 KAY\u2019S Food Store di Old El Paso Texas

Pada tahun 2003, Cirle K diakuisisi oleh ACT, pemilik Couche Tard, yang merupakan jaringan convevience store terbesar kedua di Amerika. Kini Circle K menjadi jaringan coinvenience store dengan pertumbuhan cepat di Asia, dengan total 3500 store

Convenience Store vs Minimarket
D Indonesia, khususnya kota besar, minimarket tumbuh dengan pesat. Jaringan
minimarket seperti Indomaret dan Alfamart, menurut data Nielsen, terus bertumbuh dan
2
Brand Management

makin hari semakin meningkat jumlah pelanggannya. Di sisi lain, convenience store selain Circle K seperti ampm dan 7eleven bertumbangan. Circle K menjadi satu-satunya jaringan convenience store yang bertahan hingga saat ini, dan terus tumbuh.

Positioning Map
LUASTOKO
PRODUCT ASSORTMENT
BANYAK
SEDIKIT
BESAR
KECIL
HYPERMARKET
SUPERMARKET
MINIMARKET
CVS

Convenience Store sendiri diposisikan berbeda dengan Mini Market. Produk yang disediakan ole convenience store lebih sedikit dibandingkan dengan minimarket, walaupun luas toko pada umumnya hampir sama dengan minimarket. Pelanggan biasanya mendatangi convenience store untuk membeli barang-barang yang segera digunakan. Convenience store juga buka 24 jam 365 hari dalam setahun. Minimarket biasanya tidak buka 24 jam sehari 365 hari setahun, dan barang-barang yang disediakan biasanya untuk dibawa pulang.

Banyak perbedaan lain yang terdapat antara convenience store dan minimarket. Jika kebanyakan minimarket memiliki value harga murah dan menyediakan beragam produk, maka convenience store memaksimalkan kepuasan pelanggan dengan mengutamakan kecepatan layanan, kebersihan dan kerapihan store, keramahan pelayan serta suasana store yang menyenangkan. Pelanggannya juga berbeda. Minimarket biasanya didatangi oleh ibu rumah tangga middle low untuk belanja keperluan seminggu, namun convenience store didatangi oleh karyawan dan mahasiswa middle up untuk berbelanja kebutuhan saat itu. Karena fungsi dan pelanggan yang berbeda, pada umumnya desain toko juga berbeda. Convenience store memiliki desain modern yang atraktif dengan pewarnaan ruangan dan cahaya yang diatur dan pengaturan rak dengan tinggi yang cukup agar terkesan luas, sementara minimarket dengan desain standard. Pada intinya, kenyamanan di convenience store menjadi faktor utama.

3
Brand Management

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->