Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
skripsi

skripsi

Ratings: (0)|Views: 85 |Likes:

More info:

Published by: Dheeyah Sasta Serizawa on Nov 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/23/2013

pdf

text

original

 
0
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DITINJAU DARIKOMUNIKASI INTERPERSONALDAN KREATIVITAS PADA MAHASISWA
SKRIPSIUntuk Memenuhi Sebagian PersyaratanGuna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Psikologi
Disusun oleh:
CITA EKA SETYANINGSIHF 100 030 154
FAKULTAS PSIKOLOGIUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA2008
 
1
BAB IPENDAHULUANA.
 
Latar Belakang Masalah
Mahasiswa merupakan kaum akademisi yang menempati strata paling tinggidalam dunia pendidikan di Indonesia bahkan di dunia. Maka, tidak heran ketikamahasiswa menjadi
 pioneer 
pergerakan perubahan di Indonesia. Dalam konteksyang berbeda mahasiswa juga dituntut untuk menjadi teladan dalam hal apapun dimasyarakat, lebih-lebih dalam pendidikan (Kompas, 21 januari 2005).Terlepas dari peran mahasiswa, mahasiswa juga seorang manusia biasa yangtidak mungkin terlepas dari permasalahan. Mulai dari masalah akademik, masalahdengan orang tua, masalah dengan guru, masalah dengan teman sebaya, danmasalah dengan lingkungannya yang lain, mereka dituntut mampu menyelesaikanmasalah tersebut dengan tepat dan efektif.Chaplin (2000) dalam kamus psikologi menjelaskan bahwa kemampuanpemecahan masalah adalah proses yang tercakup dalam usaha menemukan satusasaran pemecahan yang ideal. Bentuk ketidakmampuan pemecahan masalahpada mahasiswa adalah membentuk kelompok dan melakukan aktivitas yangnegatif, seperti tawuran, minum-minuman keras, prilaku seks bebas, mahasiswayang meninggalkan bangku perkuliahan, hidup santai, dan suka menghabiskanwaktunya di mall dan bioskop.Mahasiswa, kenyataannya berdasarkan hasil wawancara dan observasi,cenderung kurang mampu menyelesaikan masalah dengan baik. Masalah tersebut
 
2sering diselesaikan tanpa pertimbangan baik dan buruk serta akibat di masamendatang yang ditunjukkan dengan adanya ketidakmampuan mengambilkeputusan secara tepat, kecenderungan untuk bergantung dan mengikuti apa yangdilakukan oleh kelompok dan teman-teman. Terlihat dari banyaknya mahasiswayang terjebak dalam perilaku-perilaku yang kurang bermanfaat seperti membelitugas sampai skripsi, bagi mahasiswa pengerjaan skripsi dianggap permasalahanyang cukup berat dan menakutkan, banyak diantaranya kurang yakin sanggupuntuk menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi (Wien, 2007). Hasil survey awal yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa adabeberapa mahasiswa di Universitas X yang kurang bisa menyelesaikan masalahmereka dengan baik. Hasil wawancara pada beberapa mahasiswa yangmengeluhkan bahwa ia merasa takut untuk menghadapi dosen pembimbing danmerasa kehilangan kata-kata serta dalam forum perkuliahan baik kelompok besaratau kecil sewaktu mengungkapkan ide-ide ia merasa nantinya akan di tertawakanoleh teman atau malah akan dikucilkan dan akhirnya akan diam saja atau bahkanmembeli tugas-tugas skripsi.Kondisi-kondisi tersebut menunjukkan bahwa tidak semua mahasiswamemiliki kemampuan pemecahan masalah yang baik, kalau saja mahasiswamempunyai kemampuan pemecahan masalah dengan baik, mereka tidak akanmelakukan hal-hal yang dapat merugikan dirinya sendiri. Mahasiwa akanberusaha untuk menganalisis permasalahan yang ada, kemudian mencari alternatif pemecahan masalah.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->