Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
23Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Blended Learning Untuk Menyiapkan Siswa Hidup Di Abad 21

Blended Learning Untuk Menyiapkan Siswa Hidup Di Abad 21

Ratings: (0)|Views: 704 |Likes:
Published by Mochammad Haikal

More info:

Published by: Mochammad Haikal on Nov 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/15/2013

pdf

text

original

 
 
SEMINAR NASIONAL 2011
PENGEMBANGAN PEMBELAJARANBERBASIS
 BLENDED LEARNING
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Jl. Semarang No 5, Malang Telepon : 0341 - 551312 Laman : www.um.ac.id
Materi I:
 Blended Learning 
untuk Menyiapkan Siswa Hidupdi Abad 21
Oleh:
 Prof. Dr. Herawati Susilo, M.Sc., Ph.D.
Presented by:HMJ Biologi “Lebah Madu” Universitas Negeri MalangWebsite: bioonline.wordpress.com | email: hmjbiologi.um@gmail.com
 
2
 Blended Learning 
untuk Menyiapkan Siswa Hidup di Abad 21
1
 Herawati Susilo
2
 
Guru dan dosen perlu sekali-sekali memikirkan kembali pertanyaan penting:“Apakah yang perlu dipelajari, dianggap bernilai, dan mampu dilakukan olehsiswa atau mahasiswa kita?” dan “Apakah kita mempersiapkan siswa ataumahasiswa kita untuk hidup di dunia yang akan mereka hadapi pada saat merekalulus dan setelah mereka lulus?” Guru dan dosen perlu terus menerusmeningkatkan pengetahuan dan keterampilannya membelajarkan siswa danmahasiswanya dalam kerangka pikir 
Technological, Pedagogical, and Content  Knowledge (TPCAK)
agar dapat membelajarkan siswa dan mahasiswanya secaraefektif. Oleh karena itu guru dan dosen perlu terus menerus belajar sepanjanghayat agar dapat meningkatkan layanannya terhadap siswa dan mahasiswa yangdipercayakan kepadanya untuk dibelajarkan. Salah satu cara peningkatan layananyang dapat dilakukan guru dan dosen pada saat sekarang adalah denganmengembangkan
blended learning. Blended learning 
atau
hybrid learning 
adalah pembelajaran yang memadukan pembelajaran tatap muka di kelas dengan pembelajaran
on-line
. Ada berbagai cara yang dapat dipilih dan dipelajari guru dandosen untuk menyajikan
blended learning 
dengan tujuan memaksimalkanketerlibatan siswa dan mahasiswa secara aktif mempelajari materi yangdibelajarkan untuk mereka pelajari di dalam dan luar kelas. Dalam pengembangan
blended learning 
perlu dilakukan pengembangan ulang mata pelajaran atau matakuliahnya (
redesign the course
) dengan mengacu pada suatu model.Kata-kata kunci:
blended learning,
TPACK, Kecakapan hidup abad 21.Mungkin banyak dari kita belum menyadari bahwa dunia saat kita membelajarkan siswaatau mahasiswa kita sekarang ini sudah berbeda dengan dunia sepuluh tahun yang lalu, sehingga kitatidak risau dengan cara kita membelajarkan siswa atau mahasiswa kita. Kita tetap menggunakancara mengajar yang lama, dengan metode mengajar klasik yaitu ceramah dengan komponen
online
sedikit saja atau sama sekali tidak ada. Atau banyak dari kita sudah sadar bahwa dunia saat ini sudah
1
Makalah disajikan dalam Seminar 
Blended Learning 
tanggal 13 November 2011 di Universitas Negeri Malang.
2
Prof. Dra. Herawati Susilo,. M. Sc., Ph. D adalah dosen Biologi di Jurusan Biologi FMIPA dan Program Pasca SarjanaUniversitas Negeri Malang.
 
3
 berbeda dengan dunia sepuluh tahun yang lalu, namun kita lamban berpikir bagaimanamenyesuaikan kondisi kelas kita dengan kondisi yang “ideal” atau kondisi “yang diharapkan dapatmembekali siswa atau mahasiswa kita dengan kecakapan hidup abad 21”. Mungkin pemikiran untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada siswa dan mahasiswa kita inilah yang mendorong kitasekarang ini hadir di sini untuk bertukar pikiran mengenai bagaimana membelajarkan siswa danmahasiswa lebih baik untuk hidup di abad 21 yang sudah berjalan lebih dari satu dekade.Berbeda dengan di negeri kita yang masih belum mempunyai “Asosiasi Pendidik IPA”, diAmerika Serikat sudah ada National Science Teacher Association (NSTA) yang mempunyai pernyataan posisi NSTA dalam pengembangan kecakapan hidup abad 21. Pernyataan posisi(Position statement) mereka mengenai kecakapan hidup abad 21 itu berbunyi sebagai berikut “
 NSTAacknowledges the need for and importance of 21st-century skills within the context of scienceeducation and advocates for the science education community to support 21st-century skillsconsistent with the best practices across preK-16 science education system”
(NSTA, 2011).Bagaimana kita mendidik siswa kita agar mereka dapat mempersiapkan diri untuk sukseshidup di abad 21 yang penuh tantangan? Bagaimana kita mempersiapkan mereka untuk hidup diabad informasi? Bagaimana memberdayakan mereka agar dapat menggunakan pengetahuan danketerampilan yang telah dimiliki di masa lalu dengan menggunakan teknologi masa kini untuk menemukan hal-hal baru di masa depan? Bagaimana mempersiapkan siswa kita agar dapat berpikir untuk dirinya sendiri, membuat keputusan yang tepat, mengembangkan keahlian, dan terus menerus belajar sepanjang hayat? Pertanyaan ini dikemukakan oleh pendidik, pemberi kerja, orang tua, danmasyarakat di negara-negara maju. Menurut mereka, keunggulan masyarakat, kualitas kehidupansehari-hari, kehidupan ekonomi, dan kemampuan berkompetisi dalam bisnis bergantung pada penyiapan warga negara dan angkatan kerja untuk hidup di abad 21.Mungkin tidak banyak dari antara kita yang memikirkan hal-hal di atas. Namun di Amerika,mereka sudah memikirkannya sejak awal abad 21. Mereka membentuk suatu kelompok yang diberinama
 Partnership for 21st Century Skills
, yang merupakan suatu organisasi yang dibentuk padatahun 2002 untuk memikirkan bagaimana model pembelajaran yang sukses untuk abad 21, yaitudengan mengintegrasikan keterampilan abad 21 ke dalam sistem pendidikan mereka. Anggotaorganisasi itu adalah personel dari
 AOLTW Foundation, Apple Computer, Cable in the Classroom,Cisco System, Inc., Dell Computer Corporation, Microsoft Corporation, National Education Asscociation, dan SAP.
Menurut laporan mereka, terdapat enam unsur pembelajaran abad 21 yang perlu diperhatikan guru yaitu menekankan pada pembelajaran mata pelajaran utama,mengembangkan keterampilan belajar, memanfaatkan alat belajar abad 21 untuk mengembangkanketerampilan belajar, membelajarkan materi belajar abad 21 dalam konteks pembelajaran abad 21,

Activity (23)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Matius BiuSarra liked this
ikbalfauzi146458 liked this
Agil Lepiyanto liked this
Yakoeza HanZou liked this
Isma Mecca liked this
smurakata liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->