Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
10Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Karakteristik Pembelajaran Berbasis Ctl

Karakteristik Pembelajaran Berbasis Ctl

Ratings: (0)|Views: 2,090|Likes:
Published by Helmi Snackerz

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Helmi Snackerz on Nov 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/25/2013

pdf

text

original

 
Pada Posting sebelumnya saya tuliskan tentangkomponen
 , sekarang pada postingan kali ini kami ingin ingatkan pada kawan-kawan guru mengenai
 Karakteristik Pembelajaran Berbasis Ctl 
 Mengapa saya hanya mengingatkan …? karena saya yakin bahwa kawan-kawan gurutelah mahir dan biasa dengan metode pembelajaran
CTL
ini . 
 KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN BERBASIS CTL
 
Kerjasama
 
Saling menunjang
 
Menyenangkan
 
Tidak membosankan
 
Belajar dengan bergairah
 
Pembelajaran terintegrasi
 
Menggunakan berbagai sumber 
 
Siswa aktif 
 
Sharing dengan teman
 
Siswa kritis, guru kreatif 
 
Dinding kelas dan lorong-lorong penuh dengan hasil karya siswa, peta-peta, gambar,artikel, humor dll
 
Laporan kepada orang tua bukan hanya raport, tetapi hasil karya siswa, laporan hasil praktikum, karangan siswa dll.Diantara karakteristik Pembelajaran
Kontekstual
(
Contextual Teaching and  Learning 
)1.Kerjasama.2.Saling menunjang3.Menyenangkan, tidak membosankan.4.Belajar dengan bergairah.5.Pembelajaran terintegrasi.6.Menggunakan berbagai sumber.7.Siswa aktif.8.Sharing dengan teman.9.Siswa kritis guru kreatif.10.Dinding dan lorong-lorong penuh dengan hasil kerja siswa, peta-peta, gambar,artikel, humor dan lain-lain.11.Laporan kepada orang tua bukan hanya rapor tetapi hasil karya siswa, laporanhasil pratikum, karangan siswa dan lain-lainDalam pembelajaran kontekstual, program pembelajaran lebih merupakan rencanakegiatan kelas yang dirancang guru, yang berisi skenario tahap demi tahap tentangapa yang akan dilakukan bersama siswanya sehubungan dengan topik yang akandipelajarinya. Dalam program tercermin tujuan pembelajaran, media untuk mencapaitujuan tersebut, materi pembelajaran, langkah- langkah pembelajaran, dan authenticassessment-nya.Dalam konteks itu, program yang dirancang guru benar-benar rencana pribadi tentang
 
apa yang akan dikerjakannya bersama siswanya. Secara umum tidak ada perbedaanmendasar format antara program pembelajaran konvensional dengan program pembelajaran kontekstual. Program pembelajaran konvensional lebih menekankan pada deskripsi tujuan yang akan dicapai (jelas dan operasional), sedangkan programuntuk pembelajaran kontekstual lebih menekankan pada skenario pembelajarannya
Karakteristik Pembelajaran Terpadu
OPINI| 01 October 2010 | 17:53 1152 2 Nihil
SERI PEMBELAJARAN TERPADU 04
Pembelajaran terpadu di Sekolah Dasar lebih dikenal denganpembelajaran tematik. Kali ini, sebelumnya akan penulis utarakanbeberapa kelebihan dan kelemahan dari pembelajaran tematik yangdilaksanakan di Sekolah Dasar (terutama di kelas rendah).
Kelebihan dan kelemahan pembelajaran tematik menurutKunandar (2007) adalah :
1.Menyenangkan karena berangkat dari minat dan kebutuhanpeserta didik.2.Memberikan pengalaman dan kegiatan belajar mengajar yangrelevan dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan pesertadidik.3.Hasil belajar dapat bertahan lama karena lebih berkesan danbermakna.4.Mengembangkan keterampilan berfikir anak didik sesuaidengan persoalan yang dihadapi.5.Menumbuhkan keterampilan sosial melalui kerja sama.6.Memiliki sikap toleransi komunikasi dan tanggap terhadapgagasan orang lain.7.Menyajikan kegiatan yang bersifat nyata sesuai denganpersoalan yang dihadapi dalam lingkungan peserta didik.Adapun kelemahan pembelajaran tematik terjadi jika dilakukan olehguru tunggal. Misalnya seorang guru kelas kurang menguasaisecara mendalam penjabaran tema yang akan diajarkan sehinggaguru merasa kesulitan pada pembelajaran tematik untukmengaitkan tema dengan materi pokok setiap mata pelajaran.
Karakteristik Pembelajaran Terpadu
1.
 
Pembelajaran terpusat pada anakPada dasarnya pembelajaran terpadu merupakan suatu systempembelajaran yang memberikan keleluasaan pada siswa, baiksecara individu maupun secara kelompok. Siswa dapat aktif mencari, menggali, dan menemukan konsep serta prinsip-prinsip
 
dari suatu pengetahuan yang harus dikuasainya sesuai denganperkembangannya. Siswa dapat mencari tahu sendiri apa yangdia butuhkan.2.
 
Belajar melalui proses pengalaman langsungPembelajaran terpadu diprogramkan untuk melibatkan siswasecara langsung pada konsep dan prisip yang dipelajari danmemungkinkan siswa belajar dengan melakukan kegiatan secaralangsung sehingga siswa akan memahami hasil belajarnyasecara langsung. Siswa akan memahami hasil belajarnya sesuaidengan fakta dan peristiwa yang mereka alami, bukan sekedarmemperoleh informasi dari gurunya. Guru lebih banyak bertindaksebagai fasilitator yang membimbing ke arah tujuan yang ingindicapai. Sedangkan siswa sebagai aktor pencari fakta sertainformasi untuk mengembangkan pengetahuannya.3.
 
Sarat dengan muatan saling keterkaitan, sehingga batasanantarmata pelajaran tidak begitu jelasPembelajaran terpadu memusatkan perhatian pada pengamatandan pengkajian suatu gejala atau peristiwa dari beberapa matapelajaran sekaligus, tidak dari sudut pandang yang terkotak-kotak/dibatasi. Sehingga memungkinkan siswa untuk memahamisuatu fenomena pembelajaran dari segala sisi, yang padagilirannya nanti akan membuat siswa lebih arif dan bijak dalammenyikapi atau menghadapi kejadian yang ada.4.
 
Lebih menekankan kebermaknaan dan pembentukanpemahamanPembelajaran terpadu mengkaji suatu fenomena dari berbagaimacam aspek yang membentuk semacam jalinan antarskemayang dimiliki oleh siswa, sehingga akan berdampak padakebermaknaan dari materi yang dipelajari siswa. Hasil yangnyata didapat dari segala konsep yang diperoleh danketerkaitannya dengan konsep-konsep lain yang dipelajari siswa.Hal ini mengakibatkan kegiatan belajar menjadi lebih bermakna.Dari kegiatan ini diharapkan dapat berakibat pada kemampuansiswa untuk dapat menerapkan apa yang diperoleh daribelajarnya pada pemecahan masalah-masalah yang nyata dalamkehidupan siswa tersebut sehari-hari.5.
 
Lebih mengutamakan proses daripada hasilPada pembelajaran terpadu dikembangkan pendekatan
discovery inquiry 
(penemuan terbimbing) yang melibatkansiswa secara aktif dalam proses pembelajaran yaitu mulai dariperencanaan, pelaksanaan sampai proses evaluasi.Pembelajaran terpadudilaksanakan dengan melihat keinginan, minat, dan kemampuasiswa sehingga memungkinkan siswa termotivasi untuk belajarterus-menerus. Bila guru merasa kesulitan karena jumlah muridyang terlalu banyak guru bias meminta bantuan guru yang lainatau membagi-bagi anak dalam beberapa kelompok.
Landasan Pelaksanaan Pembelajaran Terpadu
1.
 
Progresivisme

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->