Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
101Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Contoh Variabel-Variabel Penelitian

Contoh Variabel-Variabel Penelitian

Ratings:

3.0

(1)
|Views: 6,638 |Likes:
Published by Muhamad Umar Chatab
Contoh Variabel-Variabel Penelitian dan penjelasannya.
Contoh Variabel-Variabel Penelitian dan penjelasannya.

More info:

Published by: Muhamad Umar Chatab on Nov 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/11/2013

pdf

text

original

 
LLRM STUDYCompiled By: Muhamad Umar ChatabJur. BSI, smt. 7 (FAH NR)Bayu Jati pameling, danKonsentrasi TranslationFata Mujahid
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
1.Contoh masing-masing variable yang kami dapatkan:Contoh Variabel Moderator
Misalnya pelatihan yang diikuti karyawan sebuah perusahaan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan menyelesaikan tugas-tugas administrasi. Seluruh karyawan yangmengikuti pelatihan tersebut memiliki jenjang pendidikan yang sama. Tetapi setelah selesaimengikuti pelatihan dan dilakukan uji keterampilan, ternyata kemampuan karyawan yang berasal dari sekolah kejuruan, memiliki keterampilan yang lebih baik dibandingkan dengankaryawan yang berasal dari Sekolah Umum. Perbedaan keterampilan karyawan yang berasaldari sekolah Kejuruan, dibendingkan dengan Keterampilan Kerja disebabkan oleh adanya perbedaan kemampuan menyerap materi yang disampaikan ketika melaksanakan pelatihan.Kondisi ini bisa saja terjadi karena ada variabel moderator yang bisa menyebabkan karyawanyang berasal dari Sekolah Umum memiliki motivasi yang lebih rendah untuk mengikuti pelatihan jika dibandingkan dengan Karyawan yang berasal dari sekolah Kejuruan. Dalamcontoh di atas pelatihan adalah variabel independen, prestasi kerja adalah variabel dependen,dan motivasi untuk mengikuti pelatihan adalah variabel moderator.Contoh lainnya bila suami istri mempunyai anak, maka anak dapat disebut sebagaivariabel moderator, karena dapat memperkuat hubungan emosional antara suami dan istri.
1
Contoh Variabel Intervening
Secara teori setiap variabel memang ada dan memiliki satuan ukur. Akan tetapi adasebagian variabel yang nilainya secara satuan relatif tidak dapat diukur secara pasti, misalnyakecewa, gembira, sakit hati, stress, frustasi, marah, sedih dan sebagainya. Variabel seperti itudinamakan variabel variabel intervening. Contoh: meningkatnya hasil produksi padi dalamsuatu lahan sawah yang diukur dengan satuan penggunaan biaya pupuk tinggi, biaya
1
suhartoumm.wordpress.com
1
 
 pembelian bibit padi tinggi, dan pengairan yang baik, tetap tidak mengalami peningkatanhasil produksi padi secara signifikan. Kemudian setelah diteliti secara seksama, ternyatasebagian besar lahan sawah sedang terserang hama.
Contoh Variabel Kontrol
Variabel yang sering digunakan dalam penelitian mahasiswa, selain variabelmoderator dan variabel intervening adalah variabel kontrol. Variabel control ini, kualitas dankuantitasnya bisa dikendalikan oleh peneliti sesuai dengan waktu dan tempat yangdikehendaki. Misalnya saja produktivitas lahan sawah sebagai variabel tak bebas yang diukur dengan satuan penggunaan bibit sebagai variabel. Peneliti menggunakan variabel kontroldalam bentuk penggunaan pupuk, tentunya dalam kualitas dan kuantitas yang sama, akantetapi penggunaan bibit sebagai variabel bebas, kualitas dan kuantitasnya berbeda. Kualitasdan kuantitas bibit padi sebagai variabel bebas diukur dalam satuan kg (kilogram), sedangkan produktivitas lahan sawah merupakan variabel tak bebas yang diukur dalam satuan ton.
2
Contoh Variabel Dimensi/Kuantitatif 
Pada penelitian kuantitatif, umumnya yang dipilih sebagai variabel adalah konsep berdimensi tunggal. Konsep berdimensi tunggal (unidimensional) adalah konsep yangspesifik (bukan bersifat general) yang hanya mengandung satu jenis gejala. Sebagai contoh, pelaksanaan shalat fardhu. Konsep ini sudah spesifik, karena tidak bercampur aduk denganshalat sunat, zikir dan sebagainya. Jika variabel penelitian adalah seperti ‘pengamalanagama’, maka konsep ini termasuk kategori berdimensi majemuk (multidimensional). Konsep‘pengamalan agama’ mengandung banyak jenis gejala, seperti pelaksanaan shalat fardhu, pelaksanaan shalat sunat, pelaksanan puasa, pelaksanaan zakat, kepatuhan kepada orangtua,hubungan antara sesama dan banyak lagi yang lain. Setiap jenis gejala pada ‘pengamalanagama’ adalah satu variabel, karena itu sangat kompleks dan sulit untuk diuji dengan metodastatistik. Karena itu, konsep multidimensional hanya mungkin dijadikan variabel dalam penelitian yang berskala besar dan bermaksud untuk menperoleh hasil yang mendalam.
3
Contoh Variabel Independen dan Dependen
Variabel independen, khususnya dalam eksperimen, dapat dimanipulasi oleh peneliti.Di sini dianut keyakinan, bahwa variabel dependen akan diketahui tingkat perubahannya bila
2
 
http://suhartoumm.blogspot.com/2009/07/pengertian-variabel-variabel-definisi_30.html
3
http://www.scribd.com/doc/21945521/VARIABEL-PENELITIAN
2
 
variabel terlebih dahulu dipersiapkan. Bila seorang ahli farmakologi, misalnya, ingin tahudosis pemakaian dan khasiat suatu obat yang baru diraciknya, maka ia harus terlebih dahulumenakar obat yang akan diberikannya kepada ‘kelinci’ percobaannya. Karena itu dapat puladikatakan, bahwa variabel independen adalah variabel yang meramalkan, sedangkan variabeldependen adalah variabel yang diramalkan.
4
2.
Beberapa pertanyaan dalam penelitian dalam bidang penerjemahan yangmenggambarkan variabel-variabel diatas:Pertanyaan penelitian pertama
“Bagaimanakah tingkat penguasaan dan pemahaman bahasa Inggris yang baik dan benar antara sebagian Mahasiswa/i jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta, yang dimana mereka sering mengikuti seminar tentang caramenterjemahkan bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia jika dibandingkan dengan sebagian Mahasiswa/i dari jurusan, fakultas dan kampus yang sama tetapi mereka tidak  pernah/jarang sekali mengikuti seminar tersebut?”
Pertanyaan penelitian kedua
“Bagaimanakah tingkat produktivitas terjemahan dari seorang penerjemah professional dantersumpah, jika pada saat menerima pesanan untuk menterjemahkan sebuah buku, tapi iamengalami keadaan tertekan/depressed? Apakah pada saat ia tertekan/depressed ia mampumenterjemahkan sebuah buku itu dengan kualitas dan kuantitas hasil terjemahan yang baik dan akurat?”
3.HipotesisHipotesis pertanyaan penelitian pertama
Ternyata hasil hipotesis dari tingkat penguasaan dan pemahaman bahasa Inggris yang baik dan benar antara sebagian Mahasiswa/i jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Adabdan Humaniora UIN Jakarta yang sering mengikuti seminar tentang cara menterjemahkan bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia dengan sebagian Mahasiswa/i dari jurusan,fakultas dan kampus yang sama tetapi mereka tidak pernah/jarang sekali mengikutiseminar tersebut, hasilnya adalah sebagian mahasiswa/i yang sering mengikuti seminar tersebut menunjukkan dampak signifikan yang positif dalam menambah tingkat
4
 
Ibid.
3

Activity (101)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Wahyu Adani liked this
Karudin Darasi liked this
Deva Eva liked this
Wahyudi Syahrir liked this
Abdul Shomad liked this
Nickmat As Imat liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->