Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
21Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Membuat Rumusan Masalah Dalam Penelitian

Membuat Rumusan Masalah Dalam Penelitian

Ratings: (0)|Views: 5,056|Likes:
Published by Muhamad Umar Chatab
Membuat Rumusan Masalah Dalam Penelitian.
Membuat Rumusan Masalah Dalam Penelitian.

More info:

Published by: Muhamad Umar Chatab on Nov 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

 
14.08 Diposkan oleh Bidan FebriMerumuskan masalah merupakan pekerjaan yang rumit dan sulit bagi setiap peneliti.Merumuskan judul dan masalah merupakan pengetahuan yang luas dan terpadu mengenai teori-teori dan hasil-hasil penelitian para ahli terdahulu dalam bidang –bidang yang terkait denganmasalah-masalah yang akan diteliti.Perumusan masalah merupakan titik tolak bagi perumusan hipotesis nantinya, dan dari rumusanmasalah dapat menghasilkan topik penelitian dan judul penelitian.Masalah sebenarnya adalah hal pertama yang dipikirkan oleh peneliti-peneliti ketikamerencanakan proyek penelitian. Walaupun di atas kertas, yang pertama muncul adalah juduldan pendahuluan, tetapi yang lebih dahulu timbul pada penelitian adalah masalah penelitian.
 Membuat masalah penelitian merupakan hal yang sukar, antara lain karena:
1. Tidak semua masalah dilapangan dapat di uji secara empiris.2. Tidak ada pengetahuan atau tidak diketahui sumber atau tempat mencari masalah-masalah.3. Kadang kala si peneliti dihadapkan kepada banyak sekali masalah penelitian, dan sang penelititidak dapat memilih masalah mana yang lebih baik untuk dipecahkan.4. Adakalanya masalah cukup menarik, tetapi data yang diperlukan untuk memecahkan masalahtersebut sukar diperoleh.5. Peneliti tidak tahu kegunaan spesifik yang ada di kepalanya dalam memilih masalah.
 Rumusan masalah penelitian mempunyai beberapa syarat:
1. Dikemukakan dalam kalimat tanya (interogatif); rumusan dalam kalimat tanya sangatdianjurkan, karena dapat lebih bersifat khas dan tajam.2. Rumusan hendaknya bersifat khas, tidak bermakna ganda. Suatu pertanyaan penelitian;Bagaimanakah pengaruh pemberian obat A pada fungsi ventrikel kiri? Tidak bersifat khas,karena fungsi ventrikel kiri dapat dilihat dari pelbagai segi. Pertanyaan penelitian; Apakah pemberian obat berhubungan dengan peningkatan curah jantung? Lebih bersifat khas dan tidak dapat ditafsirkan lain.3. Bila terdapat banyak pertanyaan penelitian, maka harus ditanyakan secara terpisah. Contoh penggabungan pertanyaan penelitian ini sulit untuk dijawab dengan satu uji hipotesis. “Apakah pemberian kalium intravena akan menurunkan tekanan darah, menaikkan frekuensi nadi, dantidak berpengaruh pada penampilan miokardium? Penguraian pertanyaan tersebut menjadi tiga pertanyaan terpisah akan lebih mudah dimengerti, yang masing-masing dapat diuji dengan ujihipotesis yang sesuai secara terpisah.4. Rumusan hendaklah padat dan jelas.5. Rumusan masalah harus berisi implikasi adanya data untuk memecahkan masalah.6. Perumusan masalah haruslah dibatasi lingkupnya, sehingga memungkinkan penarikansimpulan yang tegas. Kalau disertai rumusan masalah yang bersifat umum, hendaknya disertai penjabaran-penjabaran yang spesifik dan operasional.
 Pada umumnya rumusan masalah diawali dengan kalimat sebagai berikut:
1
 
a. Berdasarkan uraian dalam latar belakang masalah tersebut di atas, dapat dirumuskan pertanyaan penelitian sebagai berikut:
 Atau:
 b. Uraian ringkas dalam latar belakang masalah di atas memberi dasar bagi peneliti untuk merumuskan pertanyaan-pertanyaan penelitian berikut:
 Atau:
c. Dengan memperhatikan latar belakang masalah di atas, dapat dirumuskan masalah penelitiansebagai berikut:
Contoh
a. Apakah bayi yang lahir dari wanita yang suaminya merokok mempunyai berat lahir yang lebihrendah dibandingkan dengan bayi yang lahir dari wanita yang suaminya bukan perokok? b. Apakah penambahan obat A pada regimen standar berhubungan dengan penurunan angkakematian pasien meningitis tuberkulosa?c. Apakah terdapat hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan tingkat keberhasilan programkeluarga berencana di suatu daerah urban?
Sumber  Nazir M. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia;Bogor;2005. Budiarto E. Metodologi penelitian kedokteran. EGC; Jakarta;2004. Riyanto Y. Metodologi penelitian pendidikan. SIC; Surabaya; 2001Sumber:http://bidanshop.blogspot.com/2010/01/membuat-rumusan-masalah-dalam.html (Diakses 21 October 2010)
16.38 Diposkan oleh Bidan Febri
Merumuskan masalah merupakan pekerjaan yang rumit dan sulit bagi setiappeneliti. Merumuskan judul dan masalah merupakan pengetahuan yang luas danterpadu mengenai teori-teori dan hasil-hasil penelitian para ahli terdahulu dalambidang –bidang yang terkait dengan masalah-masalah yang akan diteliti.Perumusan masalah merupakan titik tolak bagi perumusan hipotesis nantinya, dandari rumusan masalah dapat menghasilkan topik penelitian dan judul penelitian.Masalah sebenarnya adalah hal pertama yang dipikirkan oleh peneliti-peneliti ketikamerencanakan proyek penelitian. Walaupun di atas kertas, yang pertama munculadalah judul dan pendahuluan, tetapi yang lebih dahulu timbul pada penelitianadalah masalah penelitian.
A. Mencari dan membuat masalah penelitianMembuat masalah penelitian merupakan hal yang sukar, antara lainkarena:
2
 
1. Tidak semua masalah dilapangan dapat di uji secara empiris.2. Tidak ada pengetahuan atau tidak diketahui sumber atau tempat mencarimasalah-masalah.3. Kadang kala si peneliti dihadapkan kepada banyak sekali masalah penelitian, dansang peneliti tidak dapat memilih masalah mana yang lebih baik untuk dipecahkan.4. Adakalanya masalah cukup menarik, tetapi data yang diperlukan untukmemecahkan masalah tersebut sukar diperoleh.5. Peneliti tidak tahu kegunaan spesifik yang ada di kepalanya dalam memilihmasalah.
B. Sumber Masalah
 
Menurut Turney dan Noble (1971, dalam Danim 2003),sumber masalah penelitian empiris dapat berasal dari:
1. Pengalaman pribadi.2. Keterangan yang diperoleh secara kebetulan.3. Kerja dan kontrak professional.4. Pengujian dan pengembangan teori yang ada.5. Analisis literatur profesional dan hasil-hasil penelitian sebelumnya.6. Laporan masyarakat.7. Keluhan pasien.8. Diskusi ilmiah dan seminar keilmuan.
C. Pertimbangan dalam memilih masalah penelitian agar masalah yangdipilih layak dan relevan untuk diteliti, meliputi:
a. Masalah masih baru.Masalah yang akan diteliti masih baru dalam arti belum pernah diteliti oleh oranglain,b. Aktual.Masalah tersebut benar-benar terjadi di masyarakat.c. Praktis.Masalah penelitian harus mempunyai nilai praktis, artinya hasil penelitian harusbermanfaat terhadap kegiatan praktis.d. Memadai/proporsional.Masalah penelitian harus dibatasi ruang lingkupnya tidak terlalu luas dan tidakterlalu sempit.e. Sesuai dengan kemampuan peneliti.Seseorang yang akan meneliti harus mempunyai kemampuan penelitian dankemampuan pada bidang yang akan ditelitinya.f. Sesuai dengan kemampuan pemerintah.Masalah-masalah yang bertentangan dengan kebijaksanaan pemerintah, undang-undang atau adat-istiadat sebaiknya tidak diteliti, karena akan menemukanhambatan.g. Ada yang mendukung.Setiap penelitian membutuhkan biaya, tidak jarang penelitian yang menarik akanmendapat sponsor dari instansi-instansi pemerintah dan swasta.3

Activity (21)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ismal liked this
Rizma Aynun liked this
dwybagus20 liked this
Niki Cahya liked this
Khalil Kusairi liked this
Syamys liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->