Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
11Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Disfagia

Disfagia

Ratings: (0)|Views: 275|Likes:
Published by doraemon tembem

More info:

Published by: doraemon tembem on Nov 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/06/2014

pdf

text

original

 
PROGNOSIS DISFAGIAPENDAHULUAN
Aspirasi adalah suatu keadaan dimana muatan lambung atauorofaring kembali ke dalam laring atau bahkan trakea dan paru. Olehkarenanya bisa saja terjadi atau tidak terjadi infeksi saluran pernafasan(tracheobronchitis atau pneumonia). Infeksi terjadi bila kolonisasibakteri di orofaring masuk ke dalam saluran pernafasan.
1
 Fungsi menelan dan reflek batuk yang baik penting untukmencegah aspirasi dari orofaring, dimana gangguan keduanya dapatmeningkatkan risiko infeksi. Dari penelitian yang sudah dilakukan,terdapat kesan bahwa ada hubungan yang kuat antara disfagia danperkembangan infeksi paru. Oleh karenanya perlu diketahuipenanganan disfagia yang tepat untuk menghindari perkembangankondisi pasien ke arah yang lebih buruk.
1
Penanganan disfagia sendiri secara garis besar terbagi menjadidua metode, yaitu metode yang mengutamakan kompensasi(pengaturan diet, posisi saat makan) serta metode yangmengutamakan stimulasi (terapi listrik neuromuskuler). Hingga saat inimasih sedikit penelitian yang membandingkan kedua jenis metodeterapi disfagia tersebut.
2
EPIDEMIOLOGI
Disfagia terjadi pada 55% penderita stroke akut, denganterjadinya aspirasi, sebagaimana telah dibuktikan dengan
videofluoroscopic swallow study 
(VSS), pada penderita tersebutsebanyak 40%. Dengan adanya kejadian aspirasi dapat terjadipeningkatan risiko terjadinya pneumonia aspirasi dan peningkatanlama perawatan di RS. Sebanyak 7% penderita stroke terjadi disfagia 6bulan setelah onset stroke, dan 19% dari penderita stroke yangdisfagia tersebut dilakukan pemasangan
gastrostomy tube
. Hal inimenunjukkan bahwa disfagia umum terjadi pada penderita setelahmengalami stroke, sehingga hal ini meningkatkan morbiditas dandapat menetap pada beberapa pasien.
3
1
 
PENANGANAN DISFAGIA
Proses menelan merupakan kegiatan yang memerlukankoordinasi sejumlah otot dan saraf kranial. Oleh karenanya meskipunpara klinikus berusaha melihat otot apa yang terganggu, namun tetapsaja harus dipahami bahwa proses menelan merupakan suatu kegiatanyang membutuhkan kerjasama berbagai otot sehingga dapatberlangsung dengan baik. Sangat mengherankan bahwa meskipungangguan proses menelan banyak terjadi pada penderita stroke,parkinson dan
cerebral palsy 
namun penelitian yang memuat buktiklinis yang terkait dengan penatalaksanaan gangguan menelan masihsedikit jumlahnya. Ada sejumlah cara latihan atau manuver yangberguna untuk melatih fungsi motorik otot-otot yang bertugas dalamproses menelan dan seringkali para klinikus menambahkan jugasejumlah cara-cara kompensasi dalam menangani penderita dengankasus disfagia. Bahkan sesungguhnya gabungan yang seimbangantara kedua cara tersebut, pelatihan fungsi motorik dan kompensasi,akan meningkatkan fungsi menelan penderita disfagia.
2
 Tabel 1. Bermacam terapi disfagia
2
Latihan / terapi otot atau kelompok ototTerapi gabungan (meliputi latihandan cara kompensasi)
Latihan motorik oralModifikasi diet dan latihanManuver MasakoStimulasi suhu + menelan supraglotik +latihan mendorong bolusLatihan “angkat kepala”Manuver MendelsohnModifikasi diet + latihan + konselingManuver menelan paksaModifikasi diet + latihan motorik oral +teknik menelan + penempatan posisi
Rehabilitasi Disfagia Berdasarkan
Evidence-Based Practice
 
Evidence-based practice
didefinisikan sebagai “penggunaan cara-cara yang telah dibuktikan secara klinis secara sadar, jelas danbijaksana dalam merawat setiap penderita” (Knottnerus dan Dinant,1997). Secara sederhana dapat dikatakan, para dokter harusmenggunakan teknik perawatan yang telah terbukti baik sebelumnya.Bukti ini harus berdasarkan jumlah partisipan yang besar, metodepenelitian yang dirancang dengan baik, dikendalikan dengan baik, dandianalisis secara ilmiah. Penanganan disfagia masih merupakan suatu2
 
hal yang baru dan oleh karenanya saat ini masih merupakan masapengumpulan bukti-bukti klinis dalam bidang penanganan disfagia.
2
Banyak klinikus yang berpendapat bahwa latihan motorik oralakan meningkatkan kekuatan motorik oral dan oleh karenanya akanmemperbaiki kekuatan mulut dalam berbicara dan menelan. Latihanmotorik oral tersebut biasanya meliputi pendorongan lidah ke depan,samping dan ke atas. Jadi bila bila seorang penderita inginmemperbaiki kemampuan lidahnya untuk mendorong ke depan, makapenderita harus melatih lidahnya dengan cara mendorong ke depan.Namun dalam proses menelan tidak ada kegiatan lidah yang semacamitu. Bukti-bukti klinis yang menunjang latihan motorik oral seperti inibelum mencukupi. Karenanya latihan motorik oral seperti ini belumdapat direkomendasikan sebagai penanganan disfagia. Adapun halyang dapat dilakukan ialah melatih penderita untuk menelan secarabenar dengan mempertimbangkan proses-proses fungsional yangterjadi pada fase oral, faringeal, respirasi, atau memindahkan bolusdari rongga mulut atau faring.
2
Rehabilitasi Fase Oral Yang termasuk dalam tujuan rehabilitasi fase oral ialah :
Membuka mulut untuk menerima bolus makanan ;
Mengambil bolus makanan dari sendok atau garpu ;
Menutup bibir untuk mempertahankan agar bolusmakanan/cairan tetap di dalam mulut ;
Latihan mengunyah ;
Latihan mendorong bolus untuk selanjutnya ditelan; dan
Membersihkan rongga mulut setelah bolus makanan yangutama telah ditelanRehabilitasi Fase Faringeal Yang termasuk dalam tujuan rehabilitasi fase faringeal ialah :
Menutup palatum molle sehingga tidak terjadi regurgitasisaat atau setelah menelan ;
Mencegah penyimpangan hyolaringeal dengan manuver :
o
manuver Mendelsohn
o
mengangkat kepala (
head lift 
)3

Activity (11)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Afiqah Shukri liked this
Prela Fitraf liked this
Riezt Qy Byhq liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->