Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
167Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan Praktikum PP

Laporan Praktikum PP

Ratings: (0)|Views: 10,897 |Likes:
Published by Atta Cahya P
Laporan Proses Manufaktur Teknik Industri Brawijaya 2010
Laporan Proses Manufaktur Teknik Industri Brawijaya 2010

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Atta Cahya P on Nov 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/25/2013

pdf

text

original

 
 
Laporan Praktikum Proses Manufaktur IProgram Studi Teknik Industri Semester Ganjil 2011/2012Laboratorium Proses Produksi 1Teknik Mesin Universitas Brawijaya 1
BAB ISISTEM MANAJEMEN KESEHATAN DAN KESELAMATANKERJA
1.1
 
Latar Belakang
K3 atau Kesehatan dan Keselamatan Kerja merupakan salah satu faktoryang sangat penting dalam suatu pekerjaan, karena dengan tidak adanya K3 atauKesehatan dan Keselamatan Kerja akan tidak diragukan lagi banyak terjadikecelakaan dalam kerja yang bersifat ringan sampai yang berat. Kebanyakanperusahaan juga merasa keberatan dengan adanya K3 atau Kesehatan danKeselamatan Kerja karena setiap perusahaan atau industri merasa mereka harusmengeluarkan biaya tambahan padahal tidak demikian K3 merupakan langkahpenghematan dan meningkatkan produktifitas. Karena dengan K3 perusahaan tidak di bebani dengan biaya kesehatan atau kecelakaan tenaga kerja atau karyawankarena kesehatan dan keselamatan dalam kerja sudah terjamin. Pemerintahmembuat aturan K3 seperti pada Pasal 3 Ayat 1 UU No. 1 Tahun 1970 tentangkeselamatan kerja, yaitu : mencegah dan mengurangi kecelakaan; mencegah,mengurangi dan memadamkan kebakaran; mencegah dan mengurangi bahayapeledakan; memberi kesempatan atau jalan menyelamatkan diri pada waktukebakaran atau kejadian-kejadian lain yang berbahaya; memberikan pertolonganpada kecelakaan; memberi alat-alat perlindungan diri pada para pekerja; mencegahdan mengendalikan timbul atau menyebarluaskan suhu, kelembaban, debu kotoran,asap, uap, gas, hembusan angin, cuaca, sinar atau radiasi, suara dan getaran.Pada praktikum proses manufaktur perlu diterapkan sistem manajemenkesehatan dan keselamatan kerja untuk menghindari terjadinya kecelakaan kerja.Selain itu juga untuk memberikan pengetahuan kepada praktikan tentang apa sajaalat pendukung yang digunakan dalam sistem manajemen kesehatan dankeselamatan kerja beserta fungsinya.
1.2
 
Landasan Hukum Kesehatan dan Keselamatan Kerja
 
Undang-undang No. 3 tahun 1951Tentang Pernyataan Berlakunya UU Pengawasan Perburuhan Tahun 1948 DariRI Untuk seluruh Indonesia. Pengawasan perburuhan antara lain diadakan gunamengawasi berlakunya UU dan Peraturan Perundangan Perburuhan pada
 
2
Laporan Praktikum Proses Manufaktur IProgram Studi Teknik Industri Semester Ganjil 2011/2012Laboratorium Proses Produksi 1Teknik Mesin Universitas Brawijaya
khususnya. Menteri yang diserahi urusan perburuhan atau pegawai yangditunjuk olehnya akan menetapkan pegawai-pegawai mana yang diberikewajiban untuk menjalankan pengawasan perburuhan.
 
Undang-undang No. 21 Tahun 2003tentang Pengesahan ILO Convention No. 81 concerning Labour Inspection inIndustry and Commerce (Konvensi ILO No. 81 mengenai PengawasanKetenagakerjaan Di Industri dan Perdagangan).1
 
Sistem pengawasan ketenagakerjaan harus diterapkan di semua tempat kerjaberdasarkan perundang-undangan.2
 
Sistem pengawasannya dilakukan oleh Pengawas Ketenagakerjaan
 
Undang-undang No. 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan kerja :1
 
Syarat-syarat Keselamatan Kerja berisi lebih dari 50% syarat-syaratKesehatan Kerja. Dirjen Binwasnaker melakukan pengawasan umumterhadap UU ini. Pegawai Pengawas dan Ahli K3 ditugaskan menjalankanpengawasan Langsung thd ditaatinya UU ini dan membantu pelaksanaannya.2
 
Pemeriksaan Kesehatan TK dilakukan oleh Dokter yang mempunyaikualifikasi dan kompetensi khusus (dokter pemeriksa kesehatan tenagakerja).3
 
Kebijakan Nasional menjadi tanggung jawab Menteri Tenaga Kerja shgterjamin pelaksanaannya secara seragam dan serasi bagi seluruh Indonesia.
 
Kepmendagri No. 130-67 Tahun 2002Pasal 86(1) Setiap pekerja / buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas:
a
 
Keselamatan dan Kesehatan Kerja;
b
 
Moral dan Kesusilaan
c
 
Perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai agama.(2)Untuk melindungi keselamatan pekerja/buruh guna mewujudkanproduktivitas kerja yang optimal diselenggarakan upaya keselamatan dankesehatan kerja.(3)Perlindungan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2)dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
 
3
Laporan Praktikum Proses Manufaktur IProgram Studi Teknik Industri Semester Ganjil 2011/2012Laboratorium Proses Produksi 1Teknik Mesin Universitas Brawijaya
Penjelasan Pasal 86 :Upaya keselamatan dan kesehatan kerja dimaksudkan untuk memberikan jaminan keselamatan dan meningkatkan derajat kesehatan para pekerja buruh dengan cara pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja,pengendalian bahaya di tempat kerja, promosi kesehatan, pengobatan danrehabilitasi.Pasal 87(1) Setiap perusahaan wajib menerapkan sistem manajemen keselamatan dankesehatan kerja yang terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan.(2) Ketentuan mengenai penerapan sistem manajemen keselamatan dankesehatan kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur denganPeraturan Pemerintah.
 
PP. 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah Dan Kewenangan PropinsiSebagai Daerah Otonom. Kewenangan Pemerintah di bidang Ketenagakerjaanadalah seperti pada Pasal 2 ayat 3 yaitu :a
 
Penetapan kebijakan hubungan industrial, perlindungan pekerja dan jamsos pekerja.b
 
Penetapan standar keselamatan kerja, kesehatan kerja, hygiene perusahaan,lingkungan kerja dan ergonomi.c
 
Penetapan pedoman Penentuan kebutuhan fisik minimum.
 
Kepmendagri No. 130-67 tahun 2002 tentang Pengakuan KewenanganKabupaten dan Kota.Kewenangan Bidang
Ketenagakerjaan
khususnya perlindungan tenaga kerja :1.
 
Bimbingan pencegahan kecelakaan kerja2.
 
Bimbingan kesehatan kerja3.
 
Bimbingan pembentukan P2K34.
 
Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja5.
 
Pemeriksaan Kecelakaan kerja6.
 
Pemberdayaan pelaksanaan kegiatan Ahli K37.
 
Pemberdayaan pelaksaan kegiatan PJK38.
 
Pelaksanaan Penerapan SMK39.
 
Pemberian ijin Pengesahan Sertifikat K310.
 
Penyidikan Pelanggaran Norma K3

Activity (167)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Rafid Muhammad liked this
Erick Kaisar liked this
Yunus Mahardika liked this
Tiyan V-ian liked this
Amalia Sharfina liked this
Amalia Sharfina liked this
Nahnu Aslamia liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->