Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
19Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PERANCANGAN KETEL UAP TIPE PIPA AIR DENGAN KAPASITAS UAP 500 TON / JAM

PERANCANGAN KETEL UAP TIPE PIPA AIR DENGAN KAPASITAS UAP 500 TON / JAM

Ratings: (0)|Views: 3,450|Likes:
Published by idham_JTU

More info:

Categories:Types, Research
Published by: idham_JTU on Nov 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

08/18/2013

pdf

text

original

 
TUGAS RANCANGPERANCANGAN SIKLUS ENERGI PADA KETEL UAPTIPE PIPA AIR DENGAN KAPASITAS UAP 500 TON / JAM Disusun oleh :DANANG RONY SAPUTRA2471015015TEKNIK MESINFAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRIINSTITUT TEKNOLOGI BUDI UTOMOJAKARTA2011BAB IPENDAHULUANI.1. Latar BelakangTelah berabad-abad lamanya manusia berusaha untuk mendapatkan tenaga yang makinlama makin besar, guna membantu dalam memperkembangkan kebudayaannya. Pertama-tama tenaga manusialah sebagai tenaga utama, kemudian tenaga manusia dibantu dengan tenaga hewan ( kuda ) dan tenaga alam ( angin, air ) yang sederhana, namun manusia selalu berusaha dengan tenaga yang didapatnya tersebut dan diperbesar sesuai dengan keadaan dan penggunaannya, yang tidak tergantung oleh tekanan alam tersebut.Untuk memenuhi kebutuhannya manusia kemudian menciptakan berbagai jenis mesin. Salah satunya adalah kombinasi antara ketel uap, turbin uap, generator, dan alatbantu lainnya. Berarti dalam hal ini ketel uap memegang peranan penting dalam menanggulangi kebutuhan manusia tersebut.Pada tahun 1712 Thomas New Comen dan John Calley telah membuat sebuah mesin uapuntuk pertama kalinya dengan sukses. Yang mana uap yang dihasilkan oleh alat pemanas (boiler), dialirkan kedalam mesin uap yang mengangkat piston sampai kepuncak, setelah itu diinjeksikan air ke dalam mesin uap maka tekanan menjadi turun sehingga piston tersebut tertarik kembali kebawah. Sisitem ini akan menimbulkan turun naiknya piston (reciprocating).Pada tahun 1760 dimana pada saat itu dimulainya revolusi industri eropa, model dari New Comen di reparasi oleh James Watt pada tahun 1764. Dan pada tahun 1769 James Watt mulai mengembangkannya. Menurut teorinya, bahwa uap adalah suatu mediayang elastis dan dapat mengembang hingga vacum. Banyak rancangan-rancangannya dibuat dengan memakai silinder ( tabung ). Kemudian pada tahun1843 dikembangkan lagi oleh Lancashire dan Cornwall dengan berbentuk silinder bergelombang yang dipasang membujur dalam tangki air. Dalam kebutuhan pemakaian ketel-ketel uap semakin hari semakin bertambah besar, maka jumlah yang dihasilkan uap / jam, tekanan,suhunya pun bertambah besar. Dalam konstruksi ketel-ketel tangki seperti Lancashire dan Cornwall tidak dapat mengikuti perkembangan, karena tekanan dan jumlahuap yang makin tinggi karena disebabkan dinding - dinding dari ketel tersebut tebal dan besar sekali sehingga harga dari konstruksi dari ketel - ketel Lancashire dan Cornwall terlalu mahal.Ketel uap adalah suatu alat atau pesawat konversi energi dimana energi kimia dar
 
i bahan bakar dirubah menjadi energi termal dan pemindahan energi termal yang dihasilkan itu ke fluida kerja ( air ) untuk dipakai pada proses-proses bertemperatur tinggi, dan untuk selanjutnya dirubah menjadi energi mekanis dalam sebuah turbin uap. Oleh karena itu prinsip-prinsip yang menguraikan tentang perancangan dan proses kerja system ketel uap merupakan bahasan utama dalam penyusunan perancangan ini.I.2. Masalah PerancanganUntuk memenuhi kurikulum yang merupakan syarat dalam menyelesaikan studi tugas merancang dan seminar. Penulis akan melakukan proses perancanganyang antara lain mencakup ; analisa perhitungan, pemilihan bahan dan proses perakitan komponen-komponen hingga menjadi sebuah mesin ketel uap yang siap pakai.I.3. Pembatasan MasalahUntuk membatasi ruang lingkup permasalahan, penulis hanya memberikan simulasi perancangan sebuah ketel uap pipa air jenis siklus uap. Dimana pembahasan masalahnya antara lain adalah pengertian ketel siklus uap, analisa perhitungan yang diperlukan, bahan bakar yang digunakan dan bagian-bagian ketel uap.I.4. Tujuan Penulisan PerancanganTujuan dari penulisan perancangan ini adalah :Untuk mengetahui secara mendalam dan juga studi kasus pada ketel uap yang akan coba dirancang, dan sebagai sarana penerapan pengetahuan yang sangat penting tentang sebuah ketel uap untuk penulis selama mengikuti perkuliahan.Untuk menerapkan ilmu - ilmu yang didapat dibangku kuliah tentang proses perencanaan yang sesungguhnya.Melihat kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam sebuah perancangan dan bagaimana cara mengatasi masalah tersebut.
 
BAB IITINJAUAN PUSTAKAII.1. Klasifikasi Ketel UapAda banyak klasifikasi ketel uap, berikut ini diberikan beberapa klasifikasi ketel uap yang utama ;II.1.1. Ketel - ketel lorong Api dan Ketel-ketel Pipa ApiYaitu ketel-ketel api dan gas asap yang digunakan untuk memanasi air dan uap, akan melalui silinder api, lorong - lorong api, dan pipa - pipa ataupun tabung - tabung api ( fire cylinder, fire duct, fire pipes and fire tube ), yang di bagianluarnya terdapat air dan uap.Jenis ketel - ketel uap yang tergolong dalam ketel lorong api atau ketel pipa api adalah ketel - ketel uap kecil serta sederhana, yang hanya mampu memproduksi uap sampai maksimum sebanyak 10 ton uap / jam, dengan tekanan maksimum 24 kg / cm2. Jadi tergolong ketel - ketel untuk tekanan rendah.Ketel - ketel ini merupakan awal dari pembuatan ketel-ketel selanjutnya. Ketel - ketel ini umumnya mempunyai isi air yang cukup besar, sehingga merupakan tangki, dan karena itu sering disebut ketel - ketel tangki.Yang termasuk dalam golongan ini ialah ketel - ketel :ketel cornwall dan ketel Lancashireketel schots dan ketel schots kembarketel kombinasi antara silinder api, lorong api, dan pipa api, serta pipa uap, beserta beberapa variannyaketel lokomotip dan lokomobilKetel - ketel tegak, ketel cochran dan variannyaUmumnya ketel - ketel tersebut masih dapat dilayani dengan tangan ( manual ).II.1.2. Ketel-ketel Pipa Api yang BiasaYaitu ketel - ketel air atau uap didalam pipa-pipa atau tabung - tabung, yang dipanasi oleh api atau asap dibagian luarnya. Ketel - ketel pipa air ini pada umunya bertekanan sedang antara 45 kg / cm2 sampai dengan 140 kg / cm2, dengan produksi uap mencapai 1.000 ton uap / jam nya. Jenis-jenis ketel ini mempunyai efisien total yang lebih besar dari ketel - ketel pipa api. Peralatan - peralatan padaketel ini umunya sudah tidak lagi dilayani oleh tangan ( manual ).II.1.3. Ketel - ketel Pipa Air dengan Perencanaan KhususKetel - ketel pipa air jenis ini direncanakan dengan berbagai maksud, antara lain :digunakan untuk tekanan - tekanan tinggi dan tekanan superkritis, melebihi 225 kg / cm2untuk dapat menggunakan bahan bakar nuklir

Activity (19)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
anwarmmf liked this
Joe Arie liked this
Joe Arie liked this
Dhayank Jessie liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->