Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
28Activity
P. 1
KONSELING TEMAN SEBAYA

KONSELING TEMAN SEBAYA

Ratings:

4.0

(1)
|Views: 5,524|Likes:
Published by JAMRIDAFRIZAL
Konseling sebaya muncul bersamaan dengan konsep bantuan sebaya (peer support) pada tahun 1939 yang bertujuan membantu para penderita alkoholik (Carter, 2005:2). Selanjutnya istilah konseling sebaya dipopulerkan (Varenhorst (1976; Carr, 1981; Tindall dan Gray, 1985; dan Kan, 1996). Dalam konsep awal konseling sebaya diyakini mampu membantu individu yang sedang mencoba mengatasi kecanduan alkohol. Dalam perkembangannya, konsep dan penerapan konseling sebaya merambah ke sejumlah adegan (setting) dan permasalahan (issue).
Menurut Varenhorst (1976: 542) konseling sebaya merupakan suatu upaya mempengaruhi perubahan (intervention) sikap dan perilaku yang cukup efektif untuk membantu siswa yang mengikuti pembekalan dalam menyelesaikan masalah diri mereka sendiri. Konseling sebaya pada dasarnya merupakan suatu cara bagi para siswa belajar memperhatikan dan membantu siswa lain, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari (Carr, 1981: 3). Sementara itu, Tindall dan Gray (1985: 5) mendefinisikan konseling sebaya sebagai suatu ragam tingkah laku membantu secara interpersonal yang dilakukan oleh individu nonprofesional yang berusaha membantu orang lain. Menurut Tindall & Gray, konseling sebaya mencakup hubungan membantu yang dilakukan secara individual (one–to–one helping relationship), kepemimpinan kelompok,
Konseling sebaya muncul bersamaan dengan konsep bantuan sebaya (peer support) pada tahun 1939 yang bertujuan membantu para penderita alkoholik (Carter, 2005:2). Selanjutnya istilah konseling sebaya dipopulerkan (Varenhorst (1976; Carr, 1981; Tindall dan Gray, 1985; dan Kan, 1996). Dalam konsep awal konseling sebaya diyakini mampu membantu individu yang sedang mencoba mengatasi kecanduan alkohol. Dalam perkembangannya, konsep dan penerapan konseling sebaya merambah ke sejumlah adegan (setting) dan permasalahan (issue).
Menurut Varenhorst (1976: 542) konseling sebaya merupakan suatu upaya mempengaruhi perubahan (intervention) sikap dan perilaku yang cukup efektif untuk membantu siswa yang mengikuti pembekalan dalam menyelesaikan masalah diri mereka sendiri. Konseling sebaya pada dasarnya merupakan suatu cara bagi para siswa belajar memperhatikan dan membantu siswa lain, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari (Carr, 1981: 3). Sementara itu, Tindall dan Gray (1985: 5) mendefinisikan konseling sebaya sebagai suatu ragam tingkah laku membantu secara interpersonal yang dilakukan oleh individu nonprofesional yang berusaha membantu orang lain. Menurut Tindall & Gray, konseling sebaya mencakup hubungan membantu yang dilakukan secara individual (one–to–one helping relationship), kepemimpinan kelompok,

More info:

Published by: JAMRIDAFRIZAL on Dec 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as ODT or read online from Scribd
See more
See less

02/21/2014

original

You're Reading a Free Preview
Pages 4 to 64 are not shown in this preview.
You're Reading a Free Preview
Pages 68 to 79 are not shown in this preview.

Activity (28)

You've already reviewed this. Edit your review.
Abdul Malik Laur added this note
Terimakasih bu, buku ini sangat bermanfaat sekali bagi saya.... lanjutkan perjuangan ini bu...
1 thousand reads
1 hundred reads
Inayah Prihatin added this note
bravo...ibuku...teruskan perjuangan wat konsep terbaik tuk perkembangan BK di indonesia dan kancah internasional
Diah Ratnawati liked this
Toni El Lion liked this
Dian Ekowaty liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->