Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Allah Tritunggal

Allah Tritunggal

Ratings: (0)|Views: 123|Likes:
Published by Gilbert Hanz
Mereka saling membandingkan dewa-dewa mereka, dan mereka dapat berpindah ke dewa yang mereka anggap lebih besar atau lebih hebat. Dewa-dewa yang terkenal pada waktu itu adalah Baal, Dagon, Asyera, Asytoret, dan banyak lagi lainnya.
Mereka saling membandingkan dewa-dewa mereka, dan mereka dapat berpindah ke dewa yang mereka anggap lebih besar atau lebih hebat. Dewa-dewa yang terkenal pada waktu itu adalah Baal, Dagon, Asyera, Asytoret, dan banyak lagi lainnya.

More info:

Published by: Gilbert Hanz on Dec 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/17/2014

pdf

text

original

 
 
Refleksi Teologis
 
 
ALLAH TRITUNGGAL ( TRINITY )
 
"Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan RohKudus; dan ketiganya adalah satu."( I Yohanes 5:7)
 
Salah satu keunikan Kekristenan adalah kepercayaan terhadap Allah Tritunggal, yangtidak ada pada agama-agama lain. Doktrin yang begitu jelas diajarkan dalam Alkitab iniselalu menjadi kesulitan yang besar bagi orang Kristen maupun bukan Kristen. Memangsecara terminologi istilah ini tidak muncul dalam Alkitab. Namun seluruh Alkitabmengandung ajaran yang penting ini.Melalui penganiayaan dan tantangan dari ajaran, baik filsafat maupun bidat-bidat, mengakibatkan selama beratus-ratus tahun gereja abadpermulaan menginstropeksi ke dalam iman yang sudah dimiliki sehingga menemukanpengertian Allah Tritunggal yang sedalam-dalamnya. Doktrin ini sudah diteguhkan pada jaman Agustinus untuk menjadi dasar pengajaran gereja segala abad. 
 
Agama Kristen mempunyai konsep Tritunggal yang tidak dimiliki oleh agama lain.Agama Hindu mempunyai 3 (tiga) ilah yang paling tinggi, yaitu : Brahma, Wisnu dan Syiwa.Tetapi konsep ini sama sekali berbeda dari konsep Tritunggal Kristen.
Kekristenan bukanpercaya kepada 3 Allah, melainkan kepada satu Allah (esa) yang mempunyai 3 pribadi.Ketiga oknum Allah dalam Allah Tritunggal tidak dicipta.
Ketiganya berada dari kekalsampai kekal.Kristus selaku Oknum Kedua Allah Tritunggal, tidak lebih rendah dari AllahBapa yang adalah Oknum Pertama Allah Tritunggal. Roh Kudus, bukanlah suatu Kuasa atauHukum Alam yang dipakai oleh Allah di dalam segala karya-Nya, melainkan Diri Allah itusendiri, yaitu Allah Oknum Ketiga. Kristus bukanlah sebutan bagi Allah Oknum Pertamapada saat datang kedunia, sehingga Ia menjadi Oknum Kedua. Juga salah jika kita mengertibahwa setelah Kristus kembali ke surga, Ia turun lagi ke dunia sebagai Oknum Ketiga, yaituRoh Kudus. Roh Kudus bukanlah Kristus, dan Kristus bukanlah Allah Bapa.Allah Tritunggalmerupakan doktrin, ajaran yang sedemikian unik di dalam Kekristenan. Doktrin inimerupakan suatu konsep yang tidak ada pada agama-agama lain, bukan suatu konsep yangditarik sebagai kesimpulan dari hasil pikiran manusia melalui kemampuann rasio yangdiciptakan oleh Allah, tetapi hal ini adalah suatu konsep yang tidak dapat dihindari olehmanusia karena Allah telah demikian menyatakan Diri, memperkenalkan Diri-Nya kepadamanusia. Allah yang benar adalah Allah yang tidak terbatas, Allah yang melampaui segalasesuatu, Allah Yang Esa, Allah yang tidak ada bandingnya, dan Allah yang menyatakan dirisebagai Allah Tritunggal. Istilah Tritunggal memang tidak ada di dalam Alkitab, baik Perjanjian Lama maupun Prjanjian Baru. Yang tidak muncul di dalam Alkitab secara istilahbukan berarti bukan konsep Alkitab. Sebaliknya, istilah yang muncul di dalam Alkitab jikaditafsir secara keliru menjadi bukan kebenaran Firman Tuhan. Faktanya, konsep atau doktrinTritunggal ini terus-menerus muncul di dalam Alkitab. 
Tritunggal berarti Tiga Pribadi di dalam Satu Allah, atau di dalam satu esensi diri
 
Allah, ada 3 Pribadi.
Sebelum abad pertengahan, gereja di Timur (Yunani Orthodox) danBarat (Roma Khatolik) mempunyai pengertian yang sangat berbeda dalam hal ini. Di TimurGereja Orthodox banyak dipengaruhi oleh filsafat-filasafat Yunani, di Barat Gereja Katolik banyak dipengaruhi oleh pikiran-pikiran Latin. Ini mengakibatkan adanya dua carapendekatan yang berbeda, yang akhirnya menimbulkan dua pandangan ekstrim terhadapdoktrin Allah Tritunggal yaitu : 1.
 
Pandangan yang menganggap adanya tiga Allah2.
 
Pandangan yang mengangap adanya satu Allah yang menyatakan diri di dalam tigapribadi yang berbeda.Doktrin Allah Tritunggal adalah doktrin Monotheisme (percaya hanya kepada 1Allah), dan bukan politheisme (percaya kepada banyak allah). Doktrin Allah Tritunggaltermasuk monotheisme, yang percaya kepada Allah Yang Maha Esa. Dan Allah Yang Maha
 
Esa itu mempunyai 3 pribadi, bukan 1 pribadi yaitu : Pribadi pertama adalah Allah Bapa,Pribadi Kedua adalah Allah Anak (Yesus Kristus), dan Pribadi Ketiga adalah Allah RohKudus. Tiga Pribadi bukan berarti tiga Allah, dan satu Allah tidak berarti satu Pribadi. Tigapribadi itu mempunyai sifat dasar atau esensi ( Yunnani = Ousia, Inggris= Substance) yang
sama yaitu “Allah”. Allah Bapa adalah Allah, Allah Anak adalah Allah, dan Allah Roh
Kudus adalah Allah, namun ketiganya memiliki Satu Ousia, yaitu esensi Allah. Maka KetigaPribadi itu adalah satu Allah. 
A. Konsep Allah Yang Esa
 Tiga hal penting mengenai konsep allah Yang Esa ini perlu kita perhatikan. 1.
 
Pertama
, konsep Allah Yang Esa ini merupakan sumbangsih terbesar dari orang-orang Israel (Ibrani) kepada dunia. Inilah konsep yang terbesar yang diberikan bangsaIsrael kepada dunia. Jikalau kita mempelajari sejarah bangsa Israel di jamanPerjanjian Lama, kita akan menemukan bahwa setiap suku bangsa yang tinggal disekitar daerah Israel mempunyai dewa-dewa mereka sendiri, dan mereka menyembahlebih dari satu dewa. Mereka saling membandingkan dewa-dewa mereka, dan merekadapat berpindah ke dewa yang mereka anggap lebih besar atau lebih hebat. Dewa-dewa yang terkenal pada waktu itu adalah Baal, Dagon, Asyera, Asytoret, dan banyak lagi lainnya. Dewa-dewa yang sangat banyak ini dianggap sebagai dewa-dewapemelihara, baik dalam bidang politik, sosial, ekonomi, militer (dalam peperangan),maupun dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, mereka bisa berpaling memuja danmenyembah dewa-dewa yang dianggap sesuai dengan kesejahteraan yang merekabutuhkan.
Tetapi bangsa Israel tidak demikian. Mereka berbeda dari bangsa-bangsa di sekitarnya.
 
Orang Israel tidak mempunyai : “Kita mempunyai Allah kita,
mereka (bangsa-bangsa lain) mempunyai allah mereka. Allah kita adalah Allah Israel,
allah mereka bukan Allah kita”. Sebaliknya mereka mepunyai konsep :
“ Allah orang
Israel adalah All
ah seluruh alam semesta”.
Ini konsep yang sangat besar dansangat penting. Konsep ini menerobos semua konsep agama yang ada pada saat itu.
Sejak permulaan Perjanjian Lama sudah tertulis ayat seperti demikian : “Allah
Yahweh yang mengadili seluruh bumi, buk 
ankah Dia adil adanya ? “ ( Kej 18:25).
Konsep ini tidak terdapat pada suku-suku bangsa yang lain. Mereka hanya bersembahsujud kepada suatu dewa atau ilah yang berhubungan dengan lingkup kesejahteraanmereka yang kecil dan terbatas. Tetapi, di dalam bangsa Israel, konsep Allah YangEsa merupakan konsep yang bersifat universal dan supranatural. Konsep Allah Yangsatu-satunya ini bukan satu untuk satu suku, melainkan satu untuk seluruh alamsemesta. Konsep Allah Yang satu-satunya ini diulangi terus-menerus, sampai sebelumMusa mati, dia mengulanginya lagi sekali di dalam satu ayat yang disebut sebagai

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
Yonas Boky liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->