Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
6Activity
P. 1
Pembimbing Teologi Sistimatika - By Stefanus Suheru MA

Pembimbing Teologi Sistimatika - By Stefanus Suheru MA

Ratings: (0)|Views: 5,544|Likes:
Published by Gilbert Hanz
Teologi sistematika memungkinkan orang-orang Kristen untuk mempertahankan kepercayaan mereka secara rasional melawan terhadap para musuh iman. Pada awalnya orang-orang beriman pada jaman gereja mulamula menggunakan kepercayaan sistimatis mereka untuk menghadapi para lawan mereka yang tidak percaya.
Teologi sistematika memungkinkan orang-orang Kristen untuk mempertahankan kepercayaan mereka secara rasional melawan terhadap para musuh iman. Pada awalnya orang-orang beriman pada jaman gereja mulamula menggunakan kepercayaan sistimatis mereka untuk menghadapi para lawan mereka yang tidak percaya.

More info:

Published by: Gilbert Hanz on Dec 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/17/2014

pdf

text

original

 
Stefanus Suheru A.S., S.Th., M.A. Pembimbing Teologi Sistimatika
1
DAFTAR ISI
Daftar Isi 101 Pendahuluan 202 Bibliologi 603 Inspirasi ( Pengilhaman ) Alkitab 1204 Inerransi ( Ketidak-keliruan ) Alkitab 1705 Otensitas & Kredibilitas Alkitab 1906 Kanonitas Alkitab 2307 Apocrypha 3208 Terjemahan-terjemahan Alkitab 3609 Beberapa Data Berkaitan Dengan Alkitab 4210 Kesaksian Gulungan Laut Mati 4311 Bagaimana Alkitab Sampai Kepada Pembacanya 4612 Keunikan Alkitab Dibandingkan Kitab Suci Yang Lain 4713 Isue-isue Kontemporer Tentang Status Alkitab 5314 Manfaat Alkitab Dalam Kehidupan Manusia 66Daftar Pustaka 68
 
 
Stefanus Suheru A.S., S.Th., M.A. Pembimbing Teologi Sistimatika
2
PEMBIMBING TEOLOGI SISTIMATIKA
1. Pendahuluan
Untuk jangka waktu yang cukup lama, Teologi telah diakui sebagai
ratu dari segalailmu pengetahuan dan
Teologi Sistimatika sebagai mahkotanya.
 a.
 
Definisi Teologi SistimatikaIstilah “teologi” diturunkan dari kata Yunani “theos”, yang berarti “Allah”, dan“logos”, yang berarti “uraian”, “perkataan”, atau “pengajaran”. Dengandemikian, teologi dapat diartikan “pengajaran tentang penyataan Allah dankarya-karya-Nya”. Sedangkan kata “sistimatika” berasal dari kata kerja Yunani“sunistano”, yang berarti “berdiri bersama” atau “mengorganisir”, karena itu,Teologi Sistimatika menekankan sistimatisasi/pengaturan teologi.Chafer menyediakan sebuah definisi yang tepat tentang teologi sistimatika.
“Teologi Sistimatika dapat ditegaskan sebagai pengumpulan, penyusunan secara ilmiah, membandingkan, memperlihatkan, dan mempertahankan semua fakta dari mana pun dan setiap sumber berkenaan dengan Allah dan pekerjaan-Nya”.
 
1
 Dengan demikian, Teologi Sistimatika merupakan sajian teratur dari hasil penelitian teologi. b.
 
Perlunya Teologi Sistimatika1. Sebagai Sebuah Penjelasan Tentang KekristenanTeologi sistematika diperlukan sebagai penjelasan yang dapat dipelajari danditeliti seperti halnya suatu penyusunan sistematis doktrin-doktrin yangmendasar dan diperlukan bagi Kekristenan. Sebagai hasil teologi sistematika,orang-orang bisa mempunyai suatu pemahaman yang jelas tentangkepercayaan-kepercayaan pokok Iman Kristen.2. Sebagai Suatu Apologi Bagi KekristenanTeologi sistematika memungkinkan orang-orang Kristen untuk mempertahankan kepercayaan mereka secara rasional melawan terhadap paramusuh iman. Pada awalnya orang-orang beriman pada jaman gereja mula-mula menggunakan kepercayaan sistimatis mereka untuk menghadapi paralawan mereka yang tidak percaya. Lebih penting lagi sekarang dengan1. Enns, Paul,
The Moody Handbook of Theology
, (Chicago, Ill.: Moody Press) 1996.
 
 
Stefanus Suheru A.S., S.Th., M.A. Pembimbing Teologi Sistimatika
3
kemunculan humanisme, komunisme, penyembahan berhala, dan agama-agama timur. Ajaran-ajaran iman Kristen yang disusun secara teratur harusditeliti, dilukiskan, dan diperkenalkan sebagai sebuah pertahanan dariKekristenan yang historis.3. Sebagai Sarana Kedewasaan Bagi Orang-orang KristenTeologi sistematika adalah suatu pernyataan Kebenaran Kristen; kebenaranyang sama ini adalah penting bagi kedewasaan orang-orang percaya ( 2Timotius 3:16-17 ). Tulisan-tulisan Paulus membuatnya jelas bahwa doktrin( teologi ) adalah dasar bagi Kedewasaan Kristen. Itu sebabnya Paulus secaranormal membangun suatu dasar berkenaan dengan doktrin di dalam surat-suratnya ( misalnya Efesus 1-3 ) sebelum ia mendesak orang-orang percayauntuk hidup dengan benar ( misalnya Efesus 4-6 ). Juga banyak orang-orangKristen sudah dengan setia menghadiri ibadah-ibadah di gereja selama puluhan tahun namun demikian hanya mempunyai sedikit pemahamantentang ajaran-ajaran iman Kristen yang utama. Padahal, suatu pengetahuantentang ajaran yang benar adalah penting di dalam Kedewasaan Kristen; lebihdari itu, ajaran itu melindungi orang-orang percaya dari kesalahan ( bd 1Yohanes 4:1, 6; Yudas 4 ).c.
 
Sumber-sumber Teologi Sistimatika1.
 
Sumber-sumber Primer Alkitab merupakan sumber teologi yang utama di dalam pewahyuan Allahdan persekutuan manusia dengan-Nya. Bila Allah telah mengungkapkandiri-Nya ( dan Ia telah melakukannya ), dan bila penyataan diri itu denganteliti disandikan di dalam 66 kitab dari Alkitab ( dan itulah yang terjadi ),maka Alkitab adalah sumber utama dari pengetahuan manusia tentang Allah.Alam juga sumber utama tentang pengetahuan akan Allah ( Mazmur 19 ).Alam, di dalam penyataan harmonisnya, adalah suatu saksi yang tetapmengenai atribut , kuasa yang kekal, dan sifat ilahi ( Roma 1:20 ).2.
 
Sumber-sumber Sekunder Pengakuan doktrinal, seperti pengakuan iman Nicea, pengakuan imanWestminster, dan banyak lagi yang lain, adalah penting di dalam pemahaman bagaimana orang-orang Kristen lain selama berabad-abad telahmemahami konsep-konsep teologis yang dapat dimengerti.Tradisi, kendati ada kemungkinan kekeliruannya, adalah penting di dalam pemahaman penegasan tentang Iman Kristen. Apa yang individu, gereja, dandenominasi telah ajarkan adalah suatu pertimbangan yang perlu di dalammerumuskan pernyataan-pernyataan teologis.

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
Maria Agustina liked this
Yusakl Lany liked this
Yehezkiel Dwi V liked this
Janes Sinaga liked this
de6dd liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->