Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Draft Ketiga RUU Desa DPD Pasca Intercontinental

Draft Ketiga RUU Desa DPD Pasca Intercontinental

Ratings: (0)|Views: 1,658 |Likes:
Published by desatunasmudo
RUU Desa Versi DPD
RUU Desa Versi DPD

More info:

Categories:Types, Legal forms
Published by: desatunasmudo on Dec 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/09/2014

pdf

text

original

 
 DEWAN PERWAKILAN DAERAHREPUBLIK INDONESIA_______
DRAFT RANCANGAN UNDANG-UNDANG DESA
DEWAN PERWAKILAN DAERAH REPUBLIK INDONESIA
Menimbang
: a.
 
bahwasecara historis, desa atau yang disebut dengan nama lainmerupakan kesatuan-kesatuan masyarakat hukum yangmenjalankan fungsi-fungsi pengaturan kehidupanbersamaberdasarkan hukum adat dan atau kebutuhan masyarakat dan kearifan lokal;b.
 
bahwa secara sosiologis, keberadaan kesatuan-kesatuanmasyarakat hukum adat masih hidup dan berkembang,ditunjukkan dari pengakuan masyarakat setempat pada sistempengaturan kehidupan dan penghidupan bersama, baik berbetuk sistem kepercayaan, sistem kekerabatan, susunan pemerintahanasli dan sistem ekonomi ;c.
 
bahwa pegakuan dan penghormatan terhadap desa atau dengannama lain dimaksudkan untuk menjawab tantangan masa depanterutama untuk memajukan kesejahteraan umum danmencerdaskan kehidupan bangsa yang adil dan merata gunamewujudkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat sebagaimanadiamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar NegaraRepublik Indonesia Tahun 1945;d.
 
bahwa Pasal 18B ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menegaskan bahwa negara mengakui danmenghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat besertahak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai denganperkembangan masyarakat dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang diatur dalam Undang-undang;e.
 
bahwa berdasarkan pertimbangan pada huruf a sampai denganhuruf e perlu ditetapkan Undang-undang tentang Desa;
 
 
- 1 -
Mengingat 
: 1.
 
Pasal 1, Pasal 4, Pasal 5, Pasal 18, Pasal 18 A, Pasal 18 B, Pasal 20,Pasal 22 D, Pasal 23 E ayat (2), Pasal 31 ayat (4), Pasal 33 danPasal 34 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945;2.
 
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang PenyelenggaraanNegara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75,Tambahan lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851);3.
 
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47,Tambahan lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);4.
 
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang PerbendaharaanNegara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor5, Tambahan lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);5.
 
Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang PemeriksaanPengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);6.
 
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang SistemPerencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4421);7.
 
Undang-undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang PembentukanPeraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4309);8.
 
Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang PemerintahanDaerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor125, Tambahan lembaran Negara Republik Indonesia Nomor4437) sebagaimana diubah terakhir kalinya dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atasUndang-undang Nomor 32 Tahun 2004 (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan LembaranNegara Nomor 4844);9.
 
Undang-undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khususbagi Provinsi Papua (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun2001 Nomor 135, Tambahan lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4151)dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentangPemerintahan Aceh(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun2006 Nomor 62, Tambahan lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4633).10.
 
Undang-Undang No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian NegaraRepublik Indonesia.Dengan Persetujuan BersamaDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAdanPRESIDEN REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN:
Menetapkan
: UNDANG-UNDANG TENTANG DESA.
 
 
- 2 -
BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam Undang-undang ini yang dimaksudkan dengan:1.
 
Pemerintah pusat, yang selanjutnya disebut Pemerintah, adalah Presiden Republik Indonesia yang memegang kekuasaan Pemerintahan Negara Republik Indonesiasebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun 1945.2.
 
Pemerintahan daerah adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh pemerintahdaerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menurut asas otonomi dan tugaspembantuan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsip NegaraKesatuan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang DasarTahun 1945.3.
 
Pemerintah daerah Provinsi adalah gubernur dan perangkat daerah pemerintahdaerah provinsi sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah provinsi.4.
 
Pemerintah daerah Kabupaten/Kota adalah bupati/walikota dan perangkat daerahkabupaten/kota sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah kabupaten/kota.5.
 
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota, yang selanjutnya disebut DPRDKabupaten/Kota, adalah lembaga perwakilan rakyat daerah kabupaten/kota sebagaiunsur penyelenggara pemerintahan daerah kabupaten/kota.6.
 
Desa atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya disebut desa adalah kesatuanmasyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang mengatur danmengurus urusan pemerintahan dan/atau kepentingan masyarakat setempatberdasarkan prakarsa masyarakat, asal usuldan/atauadat istiadat, yangdiakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.7.
 
Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan pemerintahandan/ataukepentingan masyarakat setempat oleh Pemerintah Desa dan Badan Perwakilan Desaatau lembaga-lembaga adatmenurut asas rekognisi, subsidiaritas dan delegasi dalamsistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.8.
 
Pemerintah desa adalah Kepala Desa atau yang disebut dengan nama lain danPerangkat Desa sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Desa.9.
 
Badan Perwakilan Desa atau yang disebut dengan nama lain, adalah lembagaperwakilan masyarakat Desa sebagai perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraanpemerintahan desa.10.
 
Musyawarah Desa adalah forum pengambilan keputusan Desa yang bersifat strategisyang dihadiri oleh masyarakat dan/atau wakil masyarakat, lembaga kemasyarakatan,Pemerintah Desa, dan BPD.11.
 
Keuangan Desa adalah semua hak dan kewajiban Desa yang dapat dinilai dengan uangdan segala sesuatu berupa uang dan barang yang dapat dijadikan milik Desa yangberhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban Desa.12.
 
Peraturan Desa adalah peraturan perundang-undangan yang dibuat oleh BPD bersamaKepala Desa.13.
 
Badan Usaha Milik Desa adalah dan hukum usaha desa yang dikelola oleh PemerintahDesa bersama masyarakat.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->